Closer [OneShoot]

poster

Cast : Sooyoung GG | Luhan EXO – M | Kris EXO – M | Yoona GG

Length : Oneshoot

Genre : Romance, Sad, Angst

Rate : T

Author : Dellia

 A man is lucky if he is the first love of a woman and a woman is lucky if she is the last love of a man. ” 
― Charles Dickens

.

.

Dia hanya menatap pria yang dia suka dari jauh. Cara dia tersenyum,, cara dia berbicara, cara dia bergerak,, semua terlihat menarik di matanya. Sudah sejak lama perasaan itu ada, dan sudah sejak lama pula dia menyimpan persaan itu sendiri hanya untuknya. Sama sekali tidak ada yang tahu tentang cintanya pada pria ini, bahkan sahabat baiknya sendiri. Pria itu hanya tinggal beberapa blog dari rumahnya. Setiap hari, saat berjalan pulang sekolah, Choi Sooyoung akan berjalan melewati depan rumahnya, berharap jika dia beruntung dia bisa melihat pujaan hatinya walaupun hanya sebentar. Begitu juga jika sedang bertemu di sebuah acara. Sooyoung memang tidak satu sekolah dengan pria idamannya, itulah sebabnya dia bergabung dengan klub musik di sekitar rumahnya hanya agar bisa melihat Xi Luhan, cinta pertamanya.

large (1)

Selama ini, dia selalu menyimpannya sendiri, diam-diam mengaguminya, diam-diam memperhatikannya. Terkadang hal ini jadi begitu sulit baginya,, memendam perasaan yang telah lama dia rasakan sendiri. Terkadang banyak halangan yang dia sadari membuat hatinya begitu sakit, Luhan adalah pria yang cukup terkenal di kalangan wanita, meskipun Luhan sendiri adalah orang yang pendiam tapi Sooyoung bisa melihat bahwa gadis-gadis di sekitarnya sangat mengagumi Luhan. Belum lagi di sekolah, Sooyoung tidak tahu bagaimana kehidupan Luhan di sekolahnya, salah satu teman baik Sooyoung bersekolah di sekolah yang sama dengan Luhan tapi .. ya, Sooyoung tidak berani bertanya. Sekali lagi, dia tidak menceritakan pada siapapun tentang perasaannya

Choi Sooyoung masih memperhatikan pria itu dengan baik,, pria itu sedang berkumpul bersama teman temannya yang lain, sedang bercanda.

“ Soyoung ah “ seseorang memanggil namanya. Sooyoung tersadar dari lamunannya,, dan menyadari Taeyeon berlari ke arahnya, “ Ne unnie ? “

taeyeon-airport-68

“ apa yang kau lakukan di sini ? “

“ aku .. aku .. aku hanya .. “ Sooyoung mencoba mencari alasan

“ yang lainya mencarimu, mereka butuh bantuanmu, ayo kesana “

“ O-okay a-ayo ! “

10801132-christmas-star-shape-made-with-social-media-icons

Sooyoung akhir-akhir ini selalu pulang ke rumah menjelang sore hari,, dia sedang sibuk membantu yang lain untuk menyiapkan pementasan.  “ aku pulang .. “

“ kau sudah pulang sayang “ kata nyonya Choi

“ neh omma “

“ cepat mandi dan bersihkan dirimu, makan malam sebentar lagi siap “

“ neh “

Sooyoung berlari ke kamarnya dan mulai membersihkan diri. Tiga puluh menit kemudian dia sudah turun menuju ruang makan, “ omma membuat apa hari ini ? “

“ ada jjampong kesukaanmu “

“ benarkah ?? “ Sooyoung terdengar bersemangat

“ unnie selalu bersemangat jika itu untuk makanan “ kata adik perempuan Sooyoung, Choi Soojin, yang entah muncul dari mana. “ kita harus makan agar tetap hidup Soojin ah !! “ jawab Sooyoung

“ sudahlah, jangan mulai bertengkar. Ayo kita makan “ Tuan Choi datang dan melerai mereka berdua yang sudah siap berdebat. “ baik ayah ! “ jawab Sooyoung dan Soojin bersamaan.

Mereka mulai makan bersama sama,, Sooyoung yang sudah kelaparan nampak siap menghabiskan semua hidangan di meka.

“ Yeobo “ kata Nyonya Choi tiba-tiba

“ ada apa ? “ jawab Tuan Choi

“ kau tahu hari ini aku bertemu lagi dengan keluarga Xi “

Sooyoung berhenti sejenak,, dia melihat ke arah ibunya namun kemudian kembali menunduk menghadap makanannya

“ mereka memamerkan kekayaan mereka lagi, mereka selalu seperti itu setiap waktu,, Nyonya Xi bahkan bilang mereka akan menyekolahkan anak mereka di luar negeri. “

Sooyoung langsung tersedak makanannya. “ ada apa denganmu sayang ? “ tanya Nyonya Choi

“ huk uhuk huk .. aku .. t- tidap apa apa omma “ kata Sooyoung terbata-bata

Sooyoung meminum minuman di sampingnya,, dia berusaha mengatur nafasnya.

“ Keluarga Xi memang seperti itu, mereka selalu menutup diri seolah merekalah yang terbaik. Seluruh tetangga di sini sudah membicarakan mereka, keluarga itu memang benar-benar ..  “

“ aku sudah kenyang ” kata Sooyoung mengagetkan semua orang di meja makan ” aku akan naik ke kamar. Selamat malam semua “ dia menambahkan. Sooyoung berdiri dan segera berjalan menuju kamarnya, “ Luhan akan sekolah di luar negeri ? “ Sooyoung bergumam

W12.43b

Sooyoung melemparkan diri ke atas tempat tidurnya,, dia menatap langit langit kamarnya yang dipenuhi dengan tempelan berbentuk bintang. Ini juga menjadi salah satu hal yang membuatnya terluka. Menyadari bahwa keluarganya dan keluarga Luhan memang tidak akrab bahkan saling tidak menyukai satu sama lain,, membuat Sooyoung merasa semakin jauh dari harapannya bisa bersama Luhan. Ini juga kenapa Sooyoung tidak pernah mengatakan perasaannya pada siapapun. Lalu tiba-tiba sebutir air mata mengalir di pipinya,, Sooyoung menghapus air matanya dan menengelamkan wajahnya ke dalam bantal. ‘ apa yang harus aku lakukan ? 

10801132-christmas-star-shape-made-with-social-media-icons

Hari hari berikutnya berjalan seperti biasa,, Sooyoung melewati rumah Luhan saat berangkat dan pulang sekolah, Sooyoung terus memperhatikan Luhan saat berkumpul di klub musik, Sooyoung memikirkan Luhan saat sedang sendirian di kamar. Sooyoung benar-benar jatuh cinta pada Luhan, tapi dia merasa sama sekali tidak punya harapan. Sooyoung sudah berusaha melupakan Luhan saat pertama kali tahu bahwa kedua orang tua mereka tidak akrab satu sama lain, Sooyoung sudah pernah berpacaran dengan beberapa pria. Ada Sehun, teman sekelasnya saat SMP,, ada Kai, kakak kelasnya juga di SMP,, dan terakhir Changmin, kakak kelasnya saat SMA. Selama berpacaran dengan mereka Sooyoung selalu merasa berhasil melupakan Luhan, nama pada akhirnya nanti, hanya dengan sekali saja bertemu dengan Luhan, Sooyoung akan segara tahu bahwa perasaanya sama sekali tidak berubah.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, dan begitu seterusnya. Selama itulah Sooyoung terus menjaga perasaannya untuk dirinya sendiri. Dia masih sangat ingat saat pertama kali mereka bertemu, Sooyoung dan keluarganya baru saja pindah dan beberapa tetangga sekitar datang untuk menyapa. Sooyoung sangat pemalu dan selalu bersembunyi di balik ibunya, namun dengan berani Luhan datang dan menghampirinya,,

Flashback

“ hai kau yang di sana “

Sooyoung yang sedang duduk sambil memakan kue di halaman belakang sangat terkejut saat mendengar seseorang datang.

“ boleh aku minta sedikit kue milikmu ? “ tanya Luhan

Sooyoung hanya menunduk tanpa mengucap sepatah katapun, dia menyerahkan toples kuenya. Sementara Luhan mengambil beberapa kue dengan riang

“ terima kasih “

“ sama-sama “ Sooyoung bergumam sangat lirih

Luhan memakan kuenya dengan ceria, namun kemudian dia menyadari gadis kecil di hadapannya hanya menundukan kepala, “ kamu kenapa ? “

Sooyoung hanya menggeleng,,

“ kenapa kau terus menunduk ? apa aku menakutimu ? “

Sooyoung menggeleng lagi,,

“ kenapa kau tidak bicara ? kau terus mengeleng kepala sedari tadi “

Sooyoung hanya diam saja. Luhan pun mencoba mendekatti Sooyoung, dia berjalan perlahan dan memiringkan kepalanya, mencoba melihat wajah Sooyoung. Sooyoung yang sangat ketakutan hanya bisa terpaku di tempatnya.

“ kau cantik “

Mata Sooyoung terbuka lebar,,

“ kenapa kau menyembunyikan wajahmu yang cantik itu ? “

“ … “

Luhan memberanikan diri untuk mengangkat wajah Sooyoung dengan kedua tangannya,, dia meletakan kedua tangannya di pipi Sooyoung dan kemudian melihat matanya.

“ kau punya mata yang indah “ Luhan tersenyum lebar

“  a- aku t- takut “ Sooyoung akhirnya bicara

“ Ohh !! suaramu juga bagus. Kenapa harus takut ?? “

Sooyoung mengegelengkan kepala,,

“ kau tidak perlu takut, tidak akan ada yang menyakitimu, kau hanya perlu menunjukan pada orang lain matamu yang indah maka mereka akan menjadi baik padamu, jika kau terus menyembunyikan wajahmu mereka justru akan merasa takut padamu “ kata Luhan dengan polos

“ benarkah ? “ Sooyoung bertanya

“ hmm “ Luhan mengangguk mantap

IMG_4897

Flashback end,,

 

10801132-christmas-star-shape-made-with-social-media-icons

 

Tidak terasa Sooyoung sekarang sudah lulus SMA dan akan melanjutkan kuliah,, dia akan melanjutkan kuliah di Seoul dan tinggal sendiri disana bersama salah satu sahabatnya.

Suatu sore Sooyoung sedang duduk sebuah ayunan di taman tidak jauh dari rumahnya,, “ mungkin aku tidak akan pernah melihatmu lagi “ Sooyoung bergumam lirih.

Hatinya terasa sakit, matanya sudah mulai berair. Luhan benar-benar akan pindah dan melanjutkan kuliahnya ke Paris. Luhan akan pergi di hari yang sama dengan hari kepergian Sooyoung ke Seoul,, mereka akan terpisah sangat jauh.

“ bukankah aku terbiasa terpisah darimu ? tapi kenapa rasanya masih sakit ? “

Sooyoung berjalan lunglai menuju rumahnya,, tanpa di sadari kakinya membawanya berjalan melewati rumah Luhan. Sooyoung berhenti di depan gerbang dan mendongak ke atas, melihat ke arah jendela kamar Luhan.

“ aku tidak tahu apa-apa tentangmu, tapi yang aku tahu hanya aku sangat mencintaimu. Kau dan aku mungkin ditakdirkan bukan untuk bersama, tapi aku masih tetap mencintaimu. Kau tidak akan pernah tahu tentang perasaanku karena aku terlalu pengecut untuk mengatakannya … Semoga pada akhirnya yang terbaiklah yang akan terjadi .. “ Sooyoung menarik nafas panjang “ Selamat Tinggal cinta pertamaku, Xi Luhan “ air mata mulai membasahi seluruh wajahnya.

 

10801132-christmas-star-shape-made-with-social-media-icons

 

8 tahun kemudian,,

Sebuah mobil berwarna hitam berhenti di sebuah gedung yang ramai dengan banyak orang,, dari dalamnya keluar sepasang suami istri dan dua anak mereka.

1.0x0 2011022115053558

EXO_M_KRIS_3  20120809_seoulbeats_sooyoung

“ yeobo .. aku akan memarkirkan mobil dulu di sebelah sana, kau tunggu disini sebentar “ kata sang suami

“ hmm .. “ sang istri hanya mengangguk

Sang suami mencium binir istrinya dengan cepat dan kemudian berlari ke dalam mobil untuk memarkirkannya.

“ mom .. “ salah satu dari ke dua anak tadi menarik tangan ibunya

“ ne Summer ?? “

“ apakah di dalam sana ada banyak makanan ?? “ tanya gadis kecil bernama Summer dengan polos

Sang ibu hanya tersenyum dan mengelus rambut putrinya,, “ tentu sayang,, akan ada banyak sekali makanan di sana “. Mendengar jawaban ibunya Summer tersenyum sangat lebar

“ momy .. “ sekarang giliran sang kakak yang memanggil ibunya. Sang ibu berbalik dan menghadap anaknya yang lain,, “ ne Kevin ?? “

“ apa aku dan Summer boleh ke tempat bermain itu sebentar ? “ tanya Kevin sambil menunjuk taman bermain di depan gedung. “ tentu saja sayang, tiga puluh menit lagi daddy dan mommy akan menjemputmu di sana “

“ iya mom “ Keving mengangguk

“ jaga adikmu dengan baik Kevin “

“ ne “ Kevin berteriak sambil berlari bersama adik perempuannya ke taman bermain

“ Youngie baby “

“ ne Krisie ? kau sudah memarkirkan mobilnya ? “

“ jangan panggil aku dengan nama panggilan itu “ bukannya menjawab pertanyaan istrinya, Kris malah merengus

“ ahh .. mianhe Kris baby “ kata Sooyoung dengan manja

“ kita masuk sekarang ? “ ajak Kris

Sooyoung hanya terdiam di tempat,,

“ tidak apa apa Youngie,, aku bersamamu “

Sooyoung menatap tepat di kedua mata Kris, selalu ada ketenangan yang akan mengalir di seluruh tubuhnya saat dia melihat kedua mata tersebut.

“ aku tahu “

wedding-decoration-white

Mereka berjalan memasuki gedung tersebut, dekorasi berwarna putih memenuhi seluruh penjuru ruangan. Dan alunan musik mengalun dengan indah, sebuah pernikahan telah berlangsung di gedung tersebut. Kris dan Sooyoung masuk hingga ke tengah tengah kerumunan tamu,, “ Kris!! “

Kris dan Sooyoung yang sedang mengobrol menoleh kebelakang,, “ Ohh ..  Xiumin !! “

large

Kris merangkul Xiumin, temannya saat SMA. “ kenapa kau disini ? “ Xiumin bertanya. “ ini pernikahan temanku “ jawab Kris. “ ohh benarkah ? lalu siapa gadis cantik ini ?? “ tanya Xiumin penasaran

“ ahh ini ,, ini istriku Sooyoung Wu “

“ wuuahh .. kau sangat beruntung Kris “

Mereka bertiga tertawa bersama,, Xiumin mengajak Kris untuk bertemu dengan teman-teman yang lain sementara Sooyoung ijin untuk menemui dua anaknya.

“ aku ke sana sebentar Youngie “

“ hmm .. “ Sooyoung mengangguk sambil tersenyum

Kris berjalan bersama Xiumin meninggalkan Sooyoung,, Sooyoung berjalan menuju jendela besar dan melihat kearah taman bermain dari sana. Kevin dan Summer sedang bermain bersama anak-anak lainnya, ‘ sebaiknya kubiarkan mereka bermain lebih lama ‘ batin Sooyoung. Dia kemudian berjalan menuju meja makanan, seketika itu juga matanya terbuka lebar melihat banyak makan enak di hadapannya. Meski sudah berumur 25 tahun, sudah menikah dan memiliki dua anak, Sooyoung tetaplah Sooyoung, seorang monster makanan. Naun saat dia sudah akan mengambil beberapa makanan di meja saat itulah tanpa sengaja matanya melihat ke arah pelaminan. Sooyoung terpaku di tempatnya, dari situ dia bisa melihat sepasang pengantin yang sedang tersenyum sangat bahagia menyambut tamu-tamu mereka. Luhan dan Yonna saling bergandengan dan tersenyum bahagia kepada semua orang, mereka terlihat sangat serasi. Sooyoung tersenyum kecil,, hatinya terasa sedikit perih.

Sooyoung duduk di bangku di belakang gedung, dia memandang lautan biru di depannya.

Kau terlihat sangat bahagia

20120530_kfashionista_loverain4  BAdyu1ICEAAfN5V

Flashback,,

Sooyoung sedang menunggu orang tua dan adiknya di depan rumah, mereka akan ikut mengantarkan Sooyoung ke stasiun. Sooyoung berulang kali menghela nafas, dia menendang-nendang batu kerikil yang ada di depannya dengan gelisah. Entah sudah berapa kali di memperhatikan jalan di sebelahnya, seolah-olah berharap ada yang akan muncul dari sana.

“ Omma … apa kalian masih lama ?? “ Sooyoung berteriak

“ sebentar lagi sayang “ jawab Nyonya Choi

Sooyoung mendesah lagi,, dan tiba-tiba dia melihat  Xi Yixing,, adik Luhan,, berjalan menuju rumahh mereka. Hari ini juga hari kepergian Luhan,,, Sooyoung sudah memutuskan untuk melupakan semua dan memulai hidupnya yang baru,, dia tahu Luhan memang bukan untuknya. Namun hati Sooyoung tidak dapat di bohongi,, dia berusaha sekuat tenaga untuk tidak berlari ke rumah Luhan dan melihatnya pergi,, dia tidak ingin pikirannya berubah. Sooyoung memejamkan mata,, ‘aku tidak boleh kesana !! aku tidak boleh kesana !! ‘ Sooyoung berulang kali memikirkan kata-kata itu

1

2

3

Gadisitu akhirnya berlari secepat mungkin, meninggalkan pamannya yang sedang menunggu di dalam mobi, “ kau mau kemana Sooyoung ah ? “

“ sebentar saja paman !! katakan pada ibu aku akan segera kembali “ Sooyoung berteriak

Dia berlari melewati dua blog dari rumahnya, dan berhenti di ujung gang. Sooyoung bisa melihat dari sana, sama seperti di rumahnya, keluarga Luhan sedang sibuk menyiapkan kepergian Luhan. Sooyoung memutuskan untuk menunggu disana,, jauh dari sana sudah cukup baginya.

Beberepa menit kemudain,, Luhan akhirnya keluar dari rumahnya bersama ayah dan ibunya. Mereka memasukan barang terakhir ke dalam mobil angkut. Sooyoung bisa melihat dari jauh, pria yang selama ini dicintainya berdiri tidak jauh darinya, dan sebentar lagi akan meninggalkannya. Sooyoung ingin berlari kesana, memeluk Luhan dan mengucapkan selamat tinggal, atau bahkan mengutarakan perasaannya selama ini, berterima kasih karena telah mengenalkannya pada cinta. Tapi Sooyoung tidak bisa,, hati dan seluruh tubuhnya tertahan di sana. Air mata mulai mengalir di pipinya,,

maxresdefault (1)

“ jika suatu hari nanti kita akan bertemu lagi,, dan kita memang ditakdirkan untuk tidak bersama,, aku harap aku bisa mencintai pria lain sama seperti aku mencintaimu “

Luhan sudah masuk ke dalam mobil,, dan beberapa detik kemudian mobil melaju pergi. Sooyoung terjatuh di lututnya,, “ aku mencintaimu “ gumamnya lirh dalam tangisan

Flashback end,,

10801132-christmas-star-shape-made-with-social-media-icons

“ kau disini ? “ kata suara yang tiba-tiba terdengar entah dari mana

“ oh .. Kris “ Sooyoung sediit terkejut

“ kenapa kau disini ? “

“ aku hanya ingin melihat pemandangan “

“ kau sudah bertemu mereka ? “

“ hmm .. “ Sooyoung mengangguk

“ kau baik baik saja ? “

“ aku hanya sedikit lelah “

“ kemarilah “

Kris menarik Sooyoung ke dalam pelukannya,, sementara Sooyoung menyandarkan kepalanya di bahu Kris

“ aku mencintaimu sayang “ kata Kris tiba

“ aku tahu “ jawab Sooyoung

“ aku akan terus mencintaimu walau kau tidak pernah mengatkan ‘aku mencintaimu’ padaku “

Sooyoung tersenyum kecil, dia kemudian menarik diri dari pelukan Kris dan menatap suaminya itu. Dengan cepat dan tanpa peringatan apapun Sooyoung meletakan bibirnya di bibir Kris, Kris yang sempat terkejut kemudian memejamkan mata dan membalas ciuman itu.

“ terima kasih Kris “ kata Sooyoung

“ untuk ? “

“ untuk menjadi pria yang aku cintai “

“ aku juga berterima kasih padamu “ kata Kris

“ untuk apa ? “ kata Sooyoung sambil memiringkan kepalanya

“ untuk menerimaku sebagai suamimu “

Kris menarik Sooyoung dalam pelukannya lagi,, dan kini jauh lebih erat. Sooyoung bisa merasakan betapa cinta Kris padanya begitu besar, ini sudah waktunya bagi dia untuk mengubur kenangan tentang Luhan dan membiarkannya menjadi masa lalu. Sekarang ada Kris di dalam hidupnya, pria inilah yang akan menghabiskan sisa hidunya bersama Sooyoung dan membuatnya bahagia. Luhan akan tetap ada, dia akan menjadi masa lalu yang Sooyoung simpan di bagian kecil dalam hatinya, sementara seluruh hatinya yang lain akan menjadi milik Kris saja.

.

.

.

TAMAT

NB : Ini sebenarnya diambil dari kisah  nyata, hanya bedanya sampai saat ini gadis itu masih mencintai pria yang sama dengan cinta yang sama. Dia belum bisa menemukan orang lain seperti Sooyoung menemukan Kris. Dia masih menunggu dan menyerahkan pada takdir, akhir dari cinta pertamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s