[Series] Something Has Happend Chapter Fourteen

”  Cinta adalah Persahabatan, jika aku bisa menjadi sahabatnya maka aku bisa mencintainya “

Tapi bagaimana jika dua sahabat yang sebenarnya jatuh cinta justru mengingkarinya dan terpisah dalam luka. Mereka berdua selalu bersama sejak kecil, Kris dan Sooyoung adalah sahabat. Mereka tumbuh bersama dalam suka dan duka, saling berbagi dan menjaga. Namun saat mulai mengenal cinta, keduanya harus mengalami banyak kesalahpahaman.

Bagaimana kisah cinta mereka akan berakhir ?

Akankah cinta dua sahabat akan bersatu ?

*

*

*

Untitled-2

Something Has Happend

Title : Something Has Happend || Casting : Choi Sooyoung, Kris Wufan, Shim Changmin, Hwang Tiffany, Summer (OC) || Sub Cast : SMEntertaiment || Rate : 17 (Teenagers) || Genre : Romance, Angstr, Friendship || Disclaimer : ©Cast milik Tuhan || Lenght : 3716 words

NB : Coment please ^^ and follow me here

*

**

San_Diego_Zoo_entrance_elephant

Summer melewatkan beriwsata paling menyenangkan dalam hidupnya, dia tidak pernah sesenang ini bahkan hanya untuk mengunjungi kebun binatang. Dia terus menempel pada Sooyoung dan tidak mau terpisahkan bahkan untuk sedetik. Mereka mengunjungi banyak kandang hewan yang lucu dan menyeramkan, seperti beruang, zebra, kuda, ular, harimau dan panda.

“ Panda itu mirip sekali paman Tao “ celetuk Summer

Sama halnya dengan Summer, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Kris merasakan kebahagiaan yang sudah lama tidak dia rasakan. Dia tidak sempat jalan-jalan bertiga bersama Summer dan Tiffany karena putrinya bahkan belum bisa membuka mata saat Tiffany tiada. Dia tidak lagi merasa iri pada keluarga kecil lain yang berpapasan dengannya, dia merasa sempurna, lengkap dengan Sooyoung disampingnya.

Setelah puas mengunjungi semua binatang yang ada, Summer menarik ayahnya dan Sooyoung untuk menaiki beberapa wahanya yang ada seperti kereta mini, marry go around dan ayunan.

Dua jam setelah itu, Summer merengek pada Sooyoung karena perutnya yang mulai kalaparan. Mereka akhirnya berhenti di sebuah taman dan duduk di bawah pohon besar yang meneduhkan. Kris menggelar karpet sementara Sooyoung membuka semua bekal yang mereka bawa.

img_1554 (1) gimbap-recipe-2

“ Aku akan makan kimbab dulu “ kata Summer sambil mengambil kotak bekal berwarna merah muda.

“ Kau boleh makan semuanya, sayang “ kata Sooyoung

“ Lalu bagaimana dengan daddy dan unnie? “

“ Kami sudah kenyang melihat kau makan “ Kris menambahkan

Summer hanya memerlukan waktu satu jam untuk menghabiskan tiga jenis bekal dan satu botol jus melon di depannya. Merasa sudah kenyang dan seluruh energinya telah kembali, Summer berdiri dan bicara pada ayahnya, “ Daddy, boleh aku ke sana sebentar ? “ Summer menunjuk kedai permen.

candy_shop

“ Kau mau makan permen lagi ? “

“ Tidak, hanya melihat-lihat “ Summe nyengir

“ Baiklah,, jangan membuat masalah oke? “

“ Hmm!! “

Setelah mengangguk dengagn cerah Summer berlari meninggalkan Kris dan Sooyoung yang membereskan kotak bekal mereka.

“ Summer tidak pernah seceria itu, aku berterima kasih padamu “ kata Kris sambil memasukan kelmbali kotak bekal ke dalam kantong tas.

“ Bukan karena aku,, semua anak-anak suka kebun binatang “

“ Tidak,, aku sungguh-sungguh. Aku pernah mengajaknya pergi dengan beberapa wanita yang dikenalkan omma padaku dan pada akhirnya Summer selalu menemukan cara untuk membuat semua wanita itu jengkel dan meninggalkan kami berdua “

Sooyoung terkekeh dan membantu Kris melipat karpet mereka,, “ Mungkin karena dia tahu aku sahabat ibunya “

“ Atau mungkin karena dia ingin kau menggantikan ibunya “ Kris berbisik sangat lirih, tanpa dia sadari.

“ Apa ? “ Sooyoung berkedip beberapa kali

“ Bukan apa-apa “

Mereka sudah selesai memasukan peralatan piknik mereka ke dalam bagasi belakang mobil namun Summer belum juga kembali.

“ Apa dia membuat masalah lagi? “ kata Kris

“ Kris! “ Sooyoung memukul lengan Kris pelan, “ sebaiknya kita cari saja, aku takut terjadi sesuatu padanya “ dia menambahkan sambil berjalan mendahului Kris.

Kris terdiam untuk bebeapa saat menatap sosok Sooyoung yang berjalan di depannya, ada yang aneh di dalam hatinya. Dia memang telah jatuh cinta pada Sooyoung, tapi lebih dari itu cara Sooyoung memperlakukan Summer membuatnya merasakan kehangatan sebuah keluarga utuh.

“ Kris, kau tidak ikut ? “

Kris tersadar dari lamunannya,, “ oh ? neh,, aku di belakangmu “

Kris menyusul Sooyoung dan mereka berjalan bersama mencari Summer ke kedai permen yang tadi dia tunjuk.

“ Dia tidak di sini “ kata Sooyoung dengan khawatir

“ Dia akan baik-baik saja, Soo “ kata Kris

Namun Sooyoung bahkan tidak mendengarkan karena dia sudah berbalik untuk mencari lagi. Mereka kembali melewati beberapa kandang hewan dan kedai-kedai makanan namun Summer tetap tidak ada.

“ Bagaimana ini, Kris ? “ kata Sooyoung dengan panik

“ Tenanglah dulu, kita sebaiknya ke pusat informasi dan bertanya “

Sooyoung mengagguk, namun mereka baru beberapa langkah saat mendengar suara tangisan yang mereka kenal. Mereka menoleh ke sebelah kanan dan menemukan Summer sedang menunduk sambil terisak kecil, di depannya berdiri seorang wanita yang menunjuk-nunjuk padanya dan seorang anak laki-laki kecil yang melongo menatap ibunya.

“ Kau harus memperhatikan langkahmu, anak nakal!! “ kata wanita itu, “ Lihatlah! air dari bungamu menyiram anakku! “

“ Aku minta maaf, aku tidak sengaja “ kata Summer lirih sekali

“ Apa dengan minta maaf baju anakku akan kering ? “

“ Maaf “

Kris yang pertama bergerak, dia sudah akan maju dan menyelesaikan perkelahian konyol itu. Namun Sooyoung lebih cepat darinya, dia menangkap lengan Kris dna menhannya, “  biar aku saja “ katanya

Sooyoung melangkah dengan wajah tajam dan mendekati Summer,, “ Permisi,, apa yang terjadi ? “ kata Sooyoung dengan sopan

“ Kau siapa ? “ kata wanita itu tajam

“ Aku ibunya “ Sooyoung berjongkok dan menarik Summer ke dalam pelukannya, “ Kenapa dengan putri saya ? “

“ Putrimu ini sudah menumpahkan air pada anak saya “

Sooyoung mengerling Summer yang menggeleng kecil dalam tangisannya lalu menghela nafas dalam.

“ Apa putri saya melakukannya dengan sengaja ? “

Wanita tua itu tampak ragu,, “ entahlah,, aku rasa tidak “

“ Apa anak anda terluka dan berdarah? “

“ Ermm,, t-tidak “

“ Dan kau, pria kecil .. “ Sooyoung menoleh pada pria kecil di belakang wanita tua itu, “ Kau baik-baik saja? “

“ Hmm,, aku baik-baik saja “

Si wanita tua menoleh pada anaknya cepat,, nampak jengkel namun dia tetap menjaga wajahnya tetap kaku dan kasar.

“ Lihat, lalu apa yang anda permasalahkan? “

“ Tentu saja, dia sudah membuat putraku basah kuyup dengan air dari vas bunga yang dia bawa. Bagaimana jika dia terkena demam atau penyakit yang lainnya? “

Sooyoung tidak bisa menahan diri untuk tidak memutar matanya dan menatap wanita paruh baya itu dengan jengkel. Dia berdiri namun tetap memegang Summer di sampinya, “ Maaf Bu, tapi pertama, anak saya sudah minta maaf kepada anda dan putra anda. Kedua, putri saya melakukannya dengan tidak sengaja. Ketiga, putra anda baik-baik saja dan dia tidak akan terkena demam atau penyakit karena ini adalah musim panas dan air itu bukan racun dan sejenisnya. Dan terakhir, anda tidak seharusnya berteriak pada anak-anak!! “

Si wanita tua itu tampak tersinggung,, “ Aku hanya memberitahu anakmu karena sudah berbuat salah dan .. “

“ Dengan berteriak padanya? Bagaimana jika putra anda diteriaki orang lain hanya kerena menumpahkan air tanpa sengaja? “

Si wanita tua itu langusung diam, Sooyoung kemudian merogoh dompetnya dan mengeluarkan kartu nama, “ Jika memang kerena putri saya, putra anda terkena demam atau penyakit apapun, anda bebas menghubungi saya “

Sooyoung membungkuk sopan sebelum menarik Summer dengan kembut menuju Kris yang sedari tadi berdiam diri untuk menyaksikan.

“ Kita pulang sekarang “ kata Sooyoung singkat sambil menggendong Summer

Sepanjang perjalanan puang, Sooyoung duduk di belakang untuk menenangkan Summer yang ketakutan hingga beberapa menit kemudian dia jatuh tertidur. Kris hanya melihat mereka berdua dari kaca mobilnya.

Setelah sampai di rumah, Kris mengambil Summer dari pangkuan Sooyoung dan menggendongnya masuk ke dalam rumah. Mereka berdua berjalan bersama untuk menidurkan Summer di kamarnya.

“ Pastikan dia meminum obat demannya setelah dia bangun, kau juga bisa memberinya cokelat panas agar dia bisa merasa lebih tenang “ kata Sooyoung saat Kris mengantarnya berjalan keluar dari kamar Summer.

“ Hmm, terima kasih banyak, Sooyoung “

Sooyoung menyelipkapkan poninya di belakang telinganya dan tersenyum manis sekali,, “ Sebaiknya aku pulang sekarang “

“ Aku akan mengantarmu sampai ke depan “

Kedua orang itu berjalan beriringan dalam dia hingga beberapa menit kemudian mereka sudah tiba di pintu gerbang.

“ Aku benar-benar berterima kasih untuk hari ini “ kata Kris tulus

“ Sama-sama, Kris, aku senang melakukannya “

“ Itu sangat berarti bagiku dan Summer, kau memasakan untuk kami, menemani Summer bermain dan membelanya dari wanita mengerikan itu. Kau benar-benar seperti .. ibunya “

Sooyoung tertegun sejenak namun dengan cepat kembali tenang, “ Kalau begitu .. sampai jumpa “

Kris tersenyum sedih dan mengangguk,, dia melambai pada Sooyoung sebelum menatapnya berjalan menjauh. Untuk sejenak Kris mendadak merasa bimbang,, sedang terjadi peperangan besar di dalam hatinya. Bagaiman dia harus mengakhiri ini adalah sebuah pertanyaan yang membuatnya gelisah. Sooyoung sedang tidak berada jauh darinya, meskipun dia sudah bertunangan, tapi dia tidak bisa menahan diri untuk tidak ikut bersaing untuk mendapatkan gadis sebaik dia. Lalu akhirnya dia memutuskan ..

“ Youngie “

Sooyoung yang sudah memegang gagang pintu mobilnya berhenti dan menoleh,, “ Iya ? “

“ Aku ingin bicara sesuatu “

Sooyoung  nampak bingung,, “ Apa ? “

“ A-aku .. aku  tidak tahu harus mulai dari mana atau bagaimana aku akan menjelaskan bagaimana ini di mulai, hanya saja .. ” Kris meneguhkan hatinya sekali lagi, ” Kau ingat saat aku bilang telah terjadi sesuatu padaku? Aku tidak pernah melihatmu sebagai Sooyoung yang dulu lagi walaupun aku ingin, aku sangat merindukan sahabatku yang dulu. Tapi .. sekarang kau berbeda di mataku .. kau seorang wanita dan – “

Sooyoung memandang Kris dengan khawatir, takut jika ayah Summer juga terkena demam atau semacammnya karena seluruh wajah Kris sekarang mulai memerah dan bibirnya sedikit pucat.

” Kris, kau baik-baik saja? ” Sooyoung bertanya

” Oh yeah,, aku baik-baik saja, sungguh. Aku hanya harus .. ” Kris berhenti lagi

” Kris, sebaiknya kau ma- “

” Aku jatuh cinta padamu, Sooyoung .. ” Kris mengucapkan kalimatnya dengan cepat, ” Aku mencintaimu

6120993-heart-vector-illustration

Sooyoung berbaring di kamarnya, menatap langit kamarnya dengan pikirannya yang penuh. Matanya sedikit berair dan ketakutan melanda seluruh hatinya.

“ Aku jatuh cinta padamu, Sooyoung .. “ kalimat Kris terus terngiang dibenaknya,,

Sooyoung tidak tahu apa yang harus dia rasakan, sedih? bahagia? Semua hal ini membuatnya merasa sulit, Changmin dan Kris terus muncul di depan matanya. Membuatnya terasa seakan sulit bernafas, ada perasaan bimbang yang mengikatnya.

“ Kenapa Kris ? kenapa kau membuat ini menjadi begitu sulit bagiku ? “ dia bergumam

Butuh waktu lama bagi Sooyoung untuk berfikir, dia terjaga hampir hingga tengah malam hanya untuk memandang langit-langit kamarnya. Namun kemudian, saat kantuk sudah hinggap di kedua mata cokelatnya, dia mendengar handphoennya berdering, “ Oppa ? “

“ Kau sudah tidur ? “ suara Changmin terdengar lemah

“ Belum, kenapa? “

“ Bukan apa-apa, hanya saja .. aku rasa aku demam, Soo “

Setelah menutup teleponnya, Sooyoung berjalan keluar kamar dan menuju kamar Changmin di lantai bawah. Dia membuka pintu dan melihat Changmin berbaring di kasurnya.

“ Kau baik-baik saja? “ Sooyoung bertanya dengan cemas

Dia mendekat ke sisi tempat tidur dan memnyetuh dahinya,, dia memekik kecil dan segera menarik tangannya lagi, “ Demammu tinggi sekali, oppa, biar aku ambilkan obat dan kompres “

Namun Sooyoung hanya baru berdiri saat Changmin menahan tangannya, “ Aku tidak butuh obat, aku hanya membutuhkanmu “

Sooyoung membeku di tempatnya, merasakan sengatan kecil di hatinya. Namun detik berikutnya dia  melepaskan tangan Changmin perlahan sambil tersenyum, “ Aku tidak akan lama “

Sooyoung berjalan ke dapur untuk mengambil kotak obat, handuk dan es batu. Dia kembali lagi ke kamar Changmin beberapa menit kemudian. Dengan lembut dia meletaka handuk berisi es di dahi Changmin dan mengukur suhu badanya.

“ Astaga oppa, kau harus ke rumah sakit “

“ Tidak perlu,, hanya istirahat semalaman demamku pasti hilang. Lagipula aku sudah punya dokter terbaik disini, kau “

“ Tapi .. “

Changmin menarik Sooyoung sekali lagi hingga dia terjatuh ke sisinya sebelum memeluknya erat.

“ Oppa ? “

“ Aku banyak mengingatmu hari ini dan aku sangat-sangat merindukanmu “ Changmin berbisik

“ Kenapa ? “

Sooyoung membiarkan Changmin bersandar di bahunya, “ Entahlah,, tapi aku harap itu bukan pertanda buruk. Karena aku tidak akan bisa bertahan tanpamu “

Sooyoung tidak bisa menahan gelombang rasa bersalah yang merayap ke dalam hatinya, dia tidak sanggup membayangkan bagaimana hancurnya perasaan Changmin yang sudah mencintainya dengan seluruh hatinya jika tunangannya itu tahu tentang perasaannya pada Kris.

“ Oppa ? “

“ Ng? “

“ Ada yang harus kau tahu tentang aku .. “

“ Apa itu? “

Sooyoung melepaskan tangan Changmin dan duduk di sisinya,, perlahan dengan lemah Changmin juga berdiri dari tidurnya dan menatap Sooyoung, “ Aku pernah jatuh cinta dan cinta itu melukaiku sangat dalam, itulah kenapa aku tidak bisa dengan mudah menerimamu sejak awal dan itulah kenapa .. “ Sooyoung terhenti, mulai ragu pada dirinya sendiri, “ aku hanya .. mungkin saja aku masih takut “

Changmin tersenyum dan mengeluarkan tangannya,, dia membelai pipi Sooyoung dengan penuh kasih, “ Karena itulah aku di sini, aku akan menjadi orang yang menyembuhkan lukamu “

Sooyoung menatap Changmin tepat di kedua mata hitamnya, selalu beginilah cara Changmin menatapnya, tidak pernah berubah. Tatapan penuh kasih dan perlindungan, tatapan tulus dan menghangatkan. Sooyoung harusnya tidak perlu berfikir lagi tentang Kris saat sudah ada Changmin di sampingnya. Dia mungkin masih mencintai Kris, tapi Changmin sudah melakukan terlalu banyak yang bisa dia terima.

“ Tapi bagaimana jika .. “

“ Aku tidak perduli apapun yang kau rasakan pada pria itu, yang aku tahu aku hanya sudah teranjur mencintaimu dan aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku mungkinlah bukan cinta pertama yang akan kau kenang selama hidupmu, tapi aku akan jadi yang terakhir yang akan menjagamu selamanya. Aku akan menghapus lukamu dan membahagiakanmu seumur hidupku “

Dan Changmin bergerak perlahan mendekatkan wajahnya untuk mengecup bibir Sooyoung lembut sebelum bergerak mundur lagi, “ Aku sangat mencintaimu “

Air mata Sooyoung sudah meleleh di pipinya, air mata penyesalah akan semua cinta Changmin yang telah dia sia-siakan, “ Aku minta maaf “ dia bergumam dalam tangisan

“ Bukannya aku tidak bisa melepasmu, Soo, aku hanya tidak punya cukup kekuatan untuk hidup tanpamu. Bukan karena aku tidak bisa melupakanmu, aku hanya terlalu takut jika aku tidak bisa mengingatmu. Dan bukan aku tidak bisa meninggalkanmu, aku hanya tidak bisa hidup tanpamu. Kau telah menjadi nyawa dalam hidupku dan tanpa kehadiranmu maka aku akan mati “

Dan saat itu Sooyoung mengambil keputusan, dia akan dan harus melakukannya. Dia telah berjanji dan Changmin lebih berhak atasnya dari pada siapapun. Changminlah yang telah menunggu dan bersabar untuknya selama ini, Changminlah yang selalu ada saat dia membutuhkan perlindungan. Dan sebelum dia berubah pikiran lagi ..

“ Aku ingin kembali ke Jepang lusa dan aku ingin pernikahan kita dipercepat “

6120993-heart-vector-illustration

Kris sedang menemani Summer di ruang keluarga untu menonton kartun kesukaannya, namun meski tubuhnya duduk di sana, pikiran Kris sedang melayang entah dimana. Banyak hal yang muncul di otaknya membuatnya terus melamun seperti orang bingung.

Flashback,,

“ Aku jatuh cinta padamu, Sooyoung .. “

Sooyoung membuka matanya lebar, menggeleng kepalanya kecil dan menatap Kris dengan campuran rasa sedih dan tersiksa.

“ Aku tahu kita adalah sahabat, aku juga sudah berulang kali meyakinkan hatiku tapi .. aku tidak bisa menahannya, Soo, aku memang telah jatuh cinta padamu “

Sooyoung mengenyakkan tangan Kris dengan keras, melangkah mundur perlahan. Beberapa bulir air mata sudah menetes di pipi putihnya.

 “ Tidak Kris, ini tidak benar! Kau tahu kalau aku .. “

“ Aku tahu tapi aku tidak bisa menahannya, aku jatuh cinta padamu dan aku .. “

“ Berhenti! “ Sooyoung memekik dalam tangisan, “ Jangan teruskan lagi, hentikan Kris!! Aku tidak mau dengar lagi “

Dan sebelum Kris mengucapkan hal lain untuk meyakinkannya, Sooyoung lebih memilih pergi dan tidak mendengar apapun. Gadis itu berbalik, membuka pintu mobilnya yang detik berikutnya menghilang dalam kegelapan malam.

Flashback end,,

 

“ Daddy!! “

Kris tersadar dari lamunannya tiba-tiba untuk melihat Summer menatapnya dengan aneh.

“ N-ng? “

“ Ada yang datang “ Summer sejak tadi berteriak pada ayahnya mengulangi kalimatnya untuk kesekian kali.

“ Ng? “ Kris malah berkedip beberapa kali dan menatap putrinya dengan bingung

Summer memutar bola matanya, “ Ada yang memencet bel pintu, sepertinya ada tamu yang datang “

“ oh? okeh .. biar daddy yang membuka “

Kris berdiri dari duduknya dengan canggung dan melangkah ke ruang depan. Namun seluruh tubuhnya seketika menjadi membeku saat melihat seseorang di balik pintunya.

“ S-sooyoung ? “

Summer yang mendengar nama Sooyoung disebut segera melonjak berdiri dan berlari ke tempat ayahnya,, “ unnie !! “

Sooyoung hanya tersenyum tipis, dengan terpaksa mengacuhkan Summer dan menatap pria di depannya.

“ Aku tidak akan lama, aku hanya ingin menyerahkan ini “ Sooyoung mengulurkan undangan putih  dengan pita perak di bagian tengah, “ ini undangan pernikahanku “

wedding-invitation-white-wedding-1

Dan bukan hanya Kris yang terkejut tapi Summer juga kehilangan senyum di wajahnya seketika.

“ k-kau .. apa ? “

“ Aku tidak tahu apakah sebaiknya aku memberitahumu atau tidak, tapi karena aku ingat kau adalah sahabatku jadi aku rasa aku sebaiknya memberitahumu “

Sooyoung berjuang sekuat tenaga untuk tetap tegar menatap mata Kris meskipun hantinya benar-benar telah hancur berkeping-keping. Bukan hanya Kris yang membuatnya lemah, tapi juga Summer yang mulai terisak di sebelahnya.

“ Aku .. aku tidak – “ Kris tidak tahu harus mengucapkan apa

“ Unnie .. “

Dan keduanya menoleh bersamaan saat mendengar Summer mengisak di sisi Kris, “ Kenapa ? Bukankah unnie bil- “

“ Summer!! “ Kris memotong kalimat putrinya dan menggeleng perlahan

“  Aku harus pergi sekarang, aku akan kembali ke Jepang hari ini dan .. dan aku harap kau akan datang “

Sooyoung berbalik tanpa melihat keduanya lagi untuk terakhir kali, dia mendekap mulutnya untuk menutupi suara tangisannya yang telah pecah. Sementara itu di belakangnya, Kris telah memeluk Summer yang menangis pada ayahnya.

“ Daddy, Sooyoung unnie tidak boleh menikah, dia .. dia – “

Kris menghapus air mata di pipi Summer dengan lembut,, “ Akan ada waktunya nanti dimana kau akhirnya akan mengerti bahwa daddy telah membuat kesalahan dan andai masih ada kesempatan … daddy ingin memperbaikinya “

6120993-heart-vector-illustration

Kris perlahan membuka matanya,, samar-samar dia bisa melihat di mana dia berada. Tempat itu nampak seperti sebuah hutan dengan banyak pohon besar di sekelilinya. Kris sedang duduk di sebuah bangku panjang di depan jalan setapak, sendirian.

Dia bisa merasakan sejuk angin menyentuh tubuhnya, dia tidak tahu dimana tempat ini, tapi untuk sebuah alasan, Kris merasa nyaman berada di sana.

“ Kris “

Kris melonjak kecil saat mendengar namanya di panggil,, dia menoleh untuk melihat Tiffany tersenyum padanya.

tumblr_lpudchaXb41qa6urlo1_500

“ Tiffany? “

Tiffany hanya tersenyum padanya, namun saat Kris bergerak untuk memeluknya, Tiffany menggeleng dengan cepat, “ Kau tidak akan bisa menyentuhku “

Kris tertegum, “ Kenapa ? “

“ Karena aku hanya bayangan dalam mimpimu, sayang “

“ Mimpi? jadi ini adalah mimpi ? “

“ Hmm “

Kris sekali lagi melihat sekelilingnya,, kabut putih tipis mulai menyelimuti seluruh taman. Dia lalu menoleh lagi pada Tiffany, “ Kenapa kita di sini ? “ dia bertanya

tumblr_mrf54kIIRQ1sp76hoo1_500

“ Entahlah,, kau yang memanggilku. “ Tiffany tersenyum manis pada suaminya, “ Ada yang ingin kau ceritakan padaku? “

Kris ragu sejenak, “ A-aku .. aku hanya .. “

“ Apa ini tentang Sooyoung? “ Tiffany mencoba menebak

“ Darimana kau tahu? “

“ Aku selalu tahu “

Tiffany membiarkan suaminya menatapnya dengan bingun sementara dia malah mengalihkan pandangannya ke seluruh penjuru taman, lebih memilih membiarkan Kris yang memulai berbicara.

“ Aku tidak tahu dengan perasaanku .. “ Kris akhirnya bersuara

“ Kau sebenarnya sudah tahu sejak awal, hanya saja sekarang kau tidak bisa mengakuinya dengan bebas seperti dulu “

“ Apakah yang aku rasakan ini salah? “ Kris bertanya polos

Tiffany tertawa kecil, “ Cinta tidak pernah salah, hanya kita yang memperlakukan cinta dengan salah atau mencintai orang yang salah “

“ Jadi Sooyoung adalah orang yang salah? “

“ Tidak, jika kau bertanya pendapatku, sayang. Mungkin akulah kesalahan yang telah kau lakukan “ Tiffany mengakhiri dengan senyum pahit

“ Tiffany … “

Menyadari Kris telah mengubah ekpresi wajahnya, Tiffany segera tersenyum sebelum bertanya, “ Apa yang kau rasakan sekarang? “

“ Aku? “ Kris bimbang sejenak, “ Entahlah .. sepertinya aku mulai jatuh cinta padanya “

Tiffany menggeleng untuk kedua kalinya, “ Kau memang selalu jatuh cinta padanya “

“ eh ? “ Kris mengerutkan alisnya

“ Kau hanya tidak menyadarinya, Kris “

“ Aku? “

Tiffany tertawa kecil melihat suaminya yang polos, “ Ada cinta yang telah tumbuh di antara persahabatan kalian, sejak awal bahkan hingga hari ini, perasaan kalian tidak pernah hilang. Kau tidak menyadarinya dulu, Kris, karena kau salah mengartikan perasaanmu padaku. Aku menyesal untuk itu .. “

“ Aku tulus mencntaimu .. “

“ Aku tahu, tapi cinta sejatimu bukan aku dan kau masih punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang telah kita buat “

“ Maksudmu ? “

“ Kau harus membawa Sooyoung kembali padamu “

“ Tapi dia sudah akan menikah “

“ Dia belum sepenuhnya menikah,, pria itu mungkin memiliki Sooyoung secara fisik tapi hatinya hanya untukmu sepenuhnya, sekeras apapun dia mencoba melupakanmu “

“ Kau yakin? “

“ Aku selalu sekali. Dia masih memandangmu dengan tatapan yang sama dengan bertahun-tahun yang lalu, dia masih punya cinta untukmu “

“ Tapi aku akan menghancurkan pernikahannya “

“ Dan menyelamatkannya dari kepalsuan di masa depannya, dia bisa saja menyesali kesalahannya untuk kedua kalinya “

Kris hanya terdiam dan menatap Tiffany dalam, mempertimbangkan tentang apa yang harus dia lakukan dan keputusan apa yang akan dia ambil.

Tiffany kemudian mengulurkan tangannya dan menutup kedua mata Kris, “ Sekarang lihat baik-baik ke dalam hatimu dan kau akan menemukan jawabannya “

Kris terpejam untuk beberapa saat sebelum dia merasakan semua gelap di sekitarnya dan saat dia membuka mata perlahan dia sudah kembali ke kamarnya. Dia menoleh hanya untuk melihat di sebelahnya tergeletak figura fotonya dan Sooyoung.

“ Aku sudah pernah kehilanganmu sekali dan itu tidak akan terjadi lagi “

6120993-heart-vector-illustration

“ Kau akan datang ? “ Lay bertanya

“ Kau hanya akan membuatnya merasa semakin terbebani “ Tao menambahi

“ Tapi bukankah Sooyoung yang mengundangnya? “ kata Kai kepada yang lain

“ Itu justru adalah caranya untuk memberitahu Kris agar menjauh darinya “ Sehun menambahi.

Kris hanya terdiam tanpa sepatah katapun, menatap teman-temannya yang lain. Sementara itu, Suho memperhatikan satu persatu dari mereka dan menghela nafas panjang, “ Kalian semua hanya memperburuk keadaan “ kata Suho pelan

Keempat yang lain menoleh pada Suho kemudian Kris, “ Maaf “ Tao nyengir

“ Kami hanya mengkahwatirkan kalian berdua “

“ Kenapa ini semua bisa terjadi ? “

Kria menghela nafas panjang untuk kesekian kalinya, “ Aku hanya menyesali semua yang sudah aku lewatkan “

“ Kami minta maaf karena tidak membantu apapun “ kata Suho

Kria hanya tersenyum pahit, “ Bukan salah kalian “

“ Tapi kau yakin kau akan datang ? Bagaimana dengan Sumer ? “

“ Itu yang membuatku semakin bingung, aku tidak tega membawanya tapi aku juga tidak bisa meninggalkannya sendirian “

Mereka terdiam beberapa saat, mencoba menemukan paling tidak sebuah solusi untu mengatasi masalah rumit yang dihadapi salah satu sahabat mereka.

“ Kau sebaiknya membawanya atau dia akan merasa buruk, kau bilang dia sangat menyukai Sooyoung “ kata Lay dengan bijak.

“ Tapi dia akan sangat kecewa, aku rasa dia ingin Sooyoung yang menggantikan Tiffany “ Sehun menambahkan.

Kris menggigit bibir bawahnya dengan frustasi, sama sekali tidak menemukan apapun untuk dilakukan.

“ Semua keputusan ada di tanganmu, Kris “ kata Suho

“ Kami hanya bisa mendukungmu “ kata Kai

Kria butuh pertimbangan panjang sebelum mengambil keputusan. Dia hanya harus mencoba seklai lagi dan setelah itu dia kan menyerahkannya pada takdir. Apakah mereka memang tercipta untuk bersama atau hidup di jalan mereka masing-masing. bahkan jika kahirnya buruk sekalipun, setelah mencoba sekali lagi, Kris akan berusaha menerimanya.

“ Aku akan datang, aku akan mencoba sekali lagi “ katanya mantap

6120993-heart-vector-illustration

Masih ada satu chapter lagu sebelum cerita ii sampai di akhir ^^ Happy Reading 😀

*

*

*

Bersambung

Advertisements

10 thoughts on “[Series] Something Has Happend Chapter Fourteen

  1. Annyeong.. Uwaaaah dag dig dug ser baca chapter ini. Kocak tuh pas part Soo eonnie belain Summer dari ibu2 noh. Hahaha
    Wah tersisa last part ya? Ditunggu aja deh last partnya. Semoga happy ending aja. Fighting yaa

  2. tinggal satu part lagi ya??? nggak terasa banget. entah kenapa aku lebih pengen endingnya changsoo, meskipun udah tau klo pasti ini akan berakhir dengan sookris. fighting ya chingu…

  3. KERENNN KERENNN!!!!!!!! feelnya dapattt banget!!!!
    Sisa satu chap lagi ya? Gak terasa yaaa._.
    Aduhh bingung milih ke mana ChangSoo atau SooKris-_-
    eehh ini ceritanya Krisnya bakal berusaha lagi?? Di pernikahannya Sooyoung?? Wihhhh kerenn kerenn, thanks to Tiffany yang sudah nyadarin Kris=)
    kasian Summer duhhh:”” sampe nangis gituuu kan dia anaknya ceriaa:(
    Ku kira nanti Changminnya meninggal-_- *jahatbanget* kasian sm Changmin dia udah berusaha gituu buat dapatin Soo eonni

    next partnya ditunggu^^

  4. Dan Kris harus membawa Summer. Haha~
    Itu keputusan yang harus diambil. Agar Summer bisa membantu rencana yang ada. Aku harap Soo eonnie bisa menentukan pilihan yang tepat. Dan Changmin oppa, juga bisa mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. Bukan sekedar kepalsuan belaka.
    Sip. Ditunggu kelanjutannya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s