[Series] Something Has Happend Chapter Thirteen

” Cinta adalah Persahabatan, jika aku tidak bisa menjadi sahabatnya maka aku tidak bisa mencintainya “

Tapi bagaimana jika dua sahabat yang sebenarnya jatuh cinta justru mengingkarinya dan terpisah dalam luka. Mereka berdua selalu bersama sejak kecil, Kris dan Sooyoung adalah sahabat. Mereka tumbuh bersama dalam suka dan duka, saling berbagi dan menjaga. Namun saat mulai mengenal cinta, keduanya harus mengalami banyak kesalahpahaman.

Bagaimana kisah cinta mereka akan berakhir ?

Akankah cinta dua sahabat akan bersatu ?

.

.

.

Untitled-2

Something Has Happend

Title : Something Has Happend || Casting : Choi Sooyoung, Kris Wufan, Shim Changmin, Summer (OC) || Sub Cast : SMEntertaiment || Rate : 17 (Teenagers) || Genre : Romance, Angstr, Friendship || Disclaimer : ©Cast milik Tuhan || Lenght : 4536 words

NB : Coment please ^^ and follow me here

.

.

Sooyoung bangun pada keesokan harinya dan menemukan Changmin sudah menunggunya di depan pintu, tersenyum hangat seperti biasa dan segera meraih tangannya untuk turun ke lantai bawah.

Kedua sejoli itu menikmati sarapan mereka bersama di meja paling ujung. Sooyoung menjadi serba salah saat bersikap pada Changmin, sementara Changmin nampaknya tidak menyadari apa yang sedang terjadi pada tunangannya.

“ Suapkan ini untukku “ kata Changmin seperti anak kecil

“ Ohhh hentikalah oppa, makanlah dengan tanganmu sendiri “

Changmin mengerutkan bibirnya,, “ Aku tidak akan makan jika kau tidak menyuapkannya untukku “ katanya keras kepala.

Sooyoung mendengus keras,, “ Hanya sekali saja “

Dia mengambil sendok di piring Changmin dan menyuapkan sesendok penuh bubur labu ke mulutnya tepat saat Summer muncul di meja mereka.

“ Unnie ? “ Summer mengerutkan alisnya

“ Oh Summer “ Sooyoung terkejut

“ Siapa dia, sayang ? “ Changmin bertanya sambil mengunyah makanannya

Sooyoung mencoba menjawab namun melihat keterkejutn dan kesedihan di wajah Summer membuat tenggorokannya kehilangan suara.

Dan saat itu, bahkan sebelum Sooyoung bisa mengembalikan suaranya, seseorang lain datang ke meja mereka

“ Summer, sedang apa kau disini ? “, Kris datang ke arah mereka dengan wajah yang sulit.

“ Daddy, aku hanya ingin menyapa Sooyoung unnie dan paman ini “

Sooyoung benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan, dia berulang kali menatap Kris dan Changmin bergantian sambil meremas-remas buku-buku jarinya dengan gugup. Dia berharap tanah bisa menelannya sekarang sehingga dia tidak harus terjebak dalam situasi seperti ini. Namun Sooyoung tidak punya pilihan lain, dia manarik nafas dengan putus asa.

“ Oppa .. “ dia menoleh pada Changmin, “ ini Kris, temanku serta putrinya Summer. Dan .. “ Sooyoung beralih memandang Kris dengan tersiksa, “ Kris, Summer .. Ini Changmin oppa, tunanganku “

Kris tahu pasti ada bagian hatinya yang hancur sat itu juga, namun dia tidak yakin dengan alasannya, dia hanya membenci dirinya sendiri untuk sebuah alasan. Sementara Summer, dia tidak segan menyembunyikan keterkejutan di wajahnya yang segera berganti dengan wajah sedih dan air mata mulai menggenang di pelupuk matanya.

Changmin berdiri dari duduknya dan mengulurkan tangan,, “ Hai,, aku Shim Changmin “

Kris perlahan juga mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Changmin, “ Hai, aku Kris Wu “

“ Dan malaikat kecil ini ? “ Changmin menoleh pada Summer

Summer tertegun untuk beberapa saat, gadis kecil sepertinya jelas tidak bisa menyembunyikan rasa sedih yang dia terima, namun Summer cukup dewasa untuk bersikap sopan dan pada akhirnya dia mencoba tersenyum meski tipis dan lemah.

“ Selamat pagi paman, namaku Summer “

“ Selama pagi juga, Summer, kau cantik sekali “ kata Changmin dengan ramah

“ Terima kasih, paman “

Kris berdeham pelan,, “ Sepertinya Summer sudah mengganggu sarapan kalian, sebaiknya kami pergi sekarang .. “

“ Oh, tidak, tidak sama sekali “ Changmin memotong kalimat Kris, “ Kalian bisa bergabung dengan kami untuk sarapan “

Baik Kris, Sooyoung dan Summer semuanya tampak tidak setuju dengan ide makan bersama itu. Tapi Changmin bersikap keras kepala lagi dan semuanya berakhir menjadi sarapan yang canggung.

“ Jadi .. kau sahabat Sooyoung saat SMA? “ Changmin memecah keheningan dan kecanggungan di meja mereka

“ Hmm “ Kris mengangguk

“ Kau pasti tau banyak tentangnya “

“ Oppa .. “ Sooyoung mencoba menghentikan basa-basi yang menyakitkan itu namun Changmin hanya tersenyum dan mengacak rambutnya dengan sayang

Kris semakin merasakan sakit di hatinya, tepat dimana dia juga merasa ragu pada perasaan yang mulai tumbuh tanpa dia sadari.

“ Bisakah kau ceritakan padaku semua hal tentang Sooyoung? “

Sooyoung menoleh pada Changmin dengan putus asa sebelum kemudian melirik Kris dengan khawatir. Summer hanya diam saja sejak tadi,, tidak tahu harus bicara atau berbuat apa.

“ Tentu saja “ kata Kris akhirnya

Kris meletakan sendoknya dan mengelus kepala Summer dengan lembut, detik kemudian dia menatap Sooyoung yang segera merundukan kepalanya, “ Sooyoung adalah gadis luar biasa, keceriaannya selalu bisa mengobati kesedihan teman-temannya. Dia sahabat yang sangat setia, penyayang dan terkadang berisik. Sooyoung suka sekali makan, terutama cokelat dan teh susu. Dia takut pada hewan melata dan sangat suka pada hewan berbulu. Sooyoung selalu menghabiskan beberapa jam sebelum tidur untuk menulis, dia suka sekali Pororo dan Conan. Dan .. “ Kris menghela nafas pelan, “ dia sahabat terbaik yang pernah aku kenal “

Sooyoung yang sedari tadi menunduk menatap piring perlahan mengangkat wajahnya, Kris masih menatapnya dengan tatapan yang aneh dan sulit dijelaskan, tapi dia sendiri tidak yakin bahwa dia juga bisa melihat sekilas kesedihan di sana.

“ Woow, kalian pasti sahabat baik dulu – Sayang, aku tidak tahu kau suka Pororo “ Changmin menoleh pada Sooyoung

large

Sooyoung masih menatap Kris dengan tajam, mencoba menahan air matanya sendiri dan membenci kenyataan dalah hidupnya, “ Itu adalah masa lalu, sekarang aku sudah melupakan semua “

Sooyoung mengucapkan kalimatnya dengan lirih dan menatap nanar pada Kris.

6120993-heart-vector-illustration

Yoona, Sooyoung, Donghae dan Kyuhyun sedang menemani anak-anak memetik buah-buahan di kebun belakang. Untuk pertama kalinya sejak perkemahan di mulai, Summer tidak berusaha mendekati Sooyoung dan malah menyibukan dirinya bersama Ken dan Key. Sooyoung tampaknya juga ragu untuk mendekati Summer, ada sedikit rasa bersalah yang entah kenapa dia rasakan.

1-vegetable garden looking northeast

“ Soo “

Sooyoung terlonjak kecil saat sebuah suara muncul di belakangnya, dia berputar dan melihat Kris berdiri dengan senyum canggung di wajahnya.

“ Ohh, Kris. Ada apa ? “

“ Bukan apa-apa, hanya ingin menagmbil keranjang tomatmu. Yoona yang menyuruhku “ kata Kris sambil menggaruk belakang lehernya.

Lebih daripada canggung, suasana di anatar mereka tidak dapat di jelaskan dengan kata-kata. Rasanya aneh harus tiba-tiba merasa jauh padahal sejak empat hari yang lalu mereka begitu dekat. Namun seperti ada penghalang yang tidak nampak di antara mereka berdua. Penghalang yang terlalu kokoh yang memisahkan hati mereka.

“ Oh yeah, ini “ Sooyoung mengulurkan keranjang kayu di tangannya

“ Terima kasih “

Sooyoung hanya tersenyum kecil dan membalikan badan untuk kembali menyibukan diri memetik tomat merah di dekatnya.

“ Soo .. “ terdengar suara Kris lagi

“ Ya ? “Sooyoung berbalik untuk kedua kalinya

“ Selamat atas pertunanganmu dengan Changmin, kau pasti sangat bahagia “ Kris berusaha tersenyum tulus, meski ada kesedihan mendalam yang dia rasakan.

Sooyoung sejenak tertegunm dan hanya menatap kosong pada Kris, berusaha mengartika senyuman di wajahnya. Ada kekecewaan dalam hatinya saat mendengar Kris mengucapkan selamat atas pertunangannya.

“ Kris, aku rasa kita memang sudah terlalu lama berpisah hingga sudah tidak bisa memahami perasaan satu sama lain lagi seperti dulu “

“ Ng? “

“ Atau kau memang tidak pernah bisa memahami perasaanku “

Sooyoung berjalan melewati Kris begitu saja dan menghilang di balik bangunan utama.

60ac2310gw1e1fhfc0704j

“ Bukannya aku tidak bisa memahami persaanmu, Soo, aku justru tidak bisa memahami perasaanku sendiri “

6120993-heart-vector-illustration

Summer meninggalkan kebun diam-diam dan menyelinap ke dalam gedung utama, dia masuk ke kantor staf dan menemukan yang orang dia cari.

“ Paman Changmin “

Changmin yang sedang duduk di meja Sooyoung menoleh dengan cepat, “ Hai Summer, ada apa, cantik ? “

“ Bisakah paman membantuku membereskan pakaiaan? “

“ Dengan senang hati, dimana kemahmu ? “

Chagmin dan Summer berjalan bersama menuju tendanya dan membereskan beberapa pakaiaan dan boneka Summer untuk dimasukan ke dalam koper.

“ Jadi paman adalah tungangan Sooyoung unnie ? “

“ Hmm, kenapa ? “

“ Tidak, aku hanya merasa heran “

“ Heran? “

“ Hmm, kenapa paman yang tampan ini mau dengan Sooyoung unnie? “ kata Summer dengan polos.

Changmin tertawa kecil sebelum berjalan mendekati Summer dan duduk di sebelahnya, “ Memangnya kenapa ? “

“ Sooyoung unnie kan tidak terlalu cantik, dia sangat kurus, agak hitam, makan banyak dan cerewet sekali “ celoteh Summer

“ Benarkah ? “

“ Tentu “ Summer menagguk bersemangat

Changmin sekali lagi tertawa kecil dan mengacak-acak rambut Summer, “ Tapi Sooyoung sudah berhasil mencuri hati paman sejak pandangan pertama “

“ Neh ? “

“ Meskipun banyak gadis yang jauh lebih baik dari Sooyoung, paman tidak akan pernah berubah dan hanya akan mencintai Sooyoung selamanya “

Dan seketika itu juga, keceriaan di wajah Summer menghilang dan berganti dengan kesedihan yang jelas terlihat. Dia berterima kasih pada Changmin sebelum memintanya keluar dari tenda.

“ Mum, apa yang harus aku lakukan? “

6120993-heart-vector-illustration

Semua anak sudah melewati upacara perpisahan dan mulai berkumpul di depan gerbang, bersiap untuk pulang. Namun berbeda dengan siapapun, Summer justru duduk di depan tendanya tanpa bergerak sedikitpun.

“ Sudah waktunya pulang, sayang “ kata Kris

“ Aku tidak mau pulang, daddy “ Summer cemberut

“ Kenapa ? “

“ Aku ingin tetap bersama Sooyoung unnie “

Kris tersenyum sedih, dia mengelus kepala Summer dengan sayang, “ Tapi kita harus pulang, kau tidak mungkin tinggal di sini “

“ Daddy .. “ Summer yang matanya mulai berair memeluk ayahnya dengan erat, “ aku tidak mau berpisah dengan Sooyoung unnie “

Meski tidak bisa mengatakannya tapi dalam hati Kris tidak bisa berbohong bahwa dia juga memiliki rasa takut kehilangan yang sama bahkan lebih dari Summer, menginginkan Sooyoung untuk tinggal di dekatnya.

“ Sooyoung harus kembali ke rumahnya, sayang, sama seperti kita “ kata Kris dengan bijak

“ Apa itu artinya kita tidak akan bertemu lagi ? “ Summer mendongak

“ Entahlah “

Dan setelah dengan susah payah, Kris berhasil membujuk Summer untuk pulang. Mereka baru saja tiba di mobil dan Kris sedang memasukan koper-koper Summer saat Changmin mendekati mereka.

“ Hai, gadis cantik “ Changmin menyapa Summer dengan riang

“ Hai, paman Changmin “ jawab Summer lesu

“ Ada apa, sayang ? kau sakit ? “ Changmin bertanya dengan khawatir

“ Dia baik-baik saja “ kata Kris yang muncul dari belakang mobilnya, “ hanya kelelahan “

“ Aku harap dia segera membaik, aku suka putrimu, Tuan Kris, dia manis sekali “

“ Terima kasih “

“ Oh ya, ngomong-ngomong bukankah kau adalah ketua Grup Wu kan? “

“ Neh “ Kris mengangguk

Changmin kemudian mengulurkan tangannya,, “ senang bertemumu kalau begitu, Tuan Wu “

Kris mengerutkan alisnya dengan bingung tapi dia tetap mengulurkan tangannya juga, “ Aku juga senang bertemu anda, Tuan Changmin “

“ Kita akan jadi rekan bisnis setelah ini “

Baik Kris maupun Summer semuanya menunjukan ekspresi keterkejutan yang sama, “ k-kau ? “ Kris mencoba mengingat-ingat.

“ Aku dari Perusahaan Trex di Jepang yang akan bekerja sama denganmu untuk cabang kami di Korea “

Kris tersenyum lebar dan setelah cukup lama dia akhirnya menghilangkan wajah bingungnya, “ Oh, maaf, aku lupa tadi “ kata Kris

“ Bukan masalah, syukurlah kau sudah mengingatku“

“ Unnie!! “

Kris dan Changmin sama-sama menoleh saat tiba-tiba Summer berteriak di dekat mereka, Summer sudah tidak berada di tempatnya dan sedang berlari ke arah Sooyoung yang mendekat dari kejauhan.

“ Tampaknya putrimu sangan menyukai tunanganku “ Changmin berbisik

“ Aku rasa begitu “ kata Kris lirih

Sooyoung mendekati mereka berdua dengan Summer dalam pelukannya, dia berusaha keras menghindari untuk bertatapan langsung dengan mata Kris.

“ Tidak bisakah Sooyoung unnie menginap di rumah kita, dad? “

Pertanyaan Summer tidak hanya mengagetkan Kris tapi juga Changmin dan Sooyoung. Kris kemudian mendekati Sooyoung tanpa menatapnya dan mengambil Summer dari tangannya.

“ Aku minta maaf untuk kata-kata Summer tadi “ kata Kris

Changmin tersenyum dan berjalan mendekati Sooyoung, mencium pipinya sekilas dan menatap Summer, “ Maaf, Summer sayang, tapi Sooyoung harus menemani paman “

Summer nampak tidak peduli, dan kerena dia tidak mendaoat jawaban dari Sooyoung, dia memohon pada ayahnya “ daddy, bisakah kita .. “

“ Cukup, sayang!! “ Kris sedikit meninggikan suaranya dan membuat Summer menundukan kepalanya dengan takut.

“ Daddy sudah janji tidak akan berteriak padaku lagi “ Summer hampir menangis

“ Dengar sayang ,, daddy tidak bermaksud untuk – “

Tapi Kris baru saja mengulurkan tangannya saat Summer mulai terisak kecil dalam pelukan Sooyoung. Dia memeluk si rambut cokelat itu lebih eras, seolah mencoba memohon dan mencari perlindungan. Sooyoung membelai punggung Summer dengan lembut, “ Tidak apa-apa sayang, ayahmu tidak sengaja “ kata Sooyoung lirih.

Summer menegakkan tubuhnya dan menghapus air matanya sendiri sebelum mendeongak menatap Changmin, “ Paman, apakah Sooyoung unnie akan tinggal di Korea juga selama paman bekerja di sini ? “ dia bertanya

“ Aku rasa begitu. Kenapa, sayang ? “

“ Bolehkah sesekali aku bertemu dengan Sooyoung unnie ? “

Kris mulai merasa cemas dengan tingkah Summer yang terlalu dekat dengan Sooyoung, dia tidak mau menimbulkan kecurigaan apapun dari Changmin. Namun Changmin justru bereaksi lain, dia tersenyum dan mengambil Suuer dari dekapan Sooyoung, “ tentu saja sayang, asalkan Sooyoung unnie sedang tidak sibuk “

Wajah Summer berubah menjadi cerah dan dia menoleh pada Sooyoung, “ mau kan unnie ? “

Sooyoung hanya mengangguk kecil dan membuat Summer bertambah kegirangan. Dia melompat turun dari Changmin dan berdiri di depan Sooyoung sambil mengulurkan jari kelingkingnya,, “ janji ? “ kata Summer

Sooyoung mengerutkan alisnya dan ikut mengelurkan jari telunjuknya. Kris hanya tersenyum pahit di tempatnya berdiri.

Kenapa Sooyoung begitu terasa jauh darinya padahal saat ini dia jelas-jelas ada di depan matanya ? Kenapa justru dulu saat Kris tidak bisa melihat Sooyoung, dia justru terasa sangat dekat.

Summer mengecup pipi Sooyoung dan membungkuk pada Changmin sebelum masuk ke dalam mobil bersama Kris. Belum ada sepuluh menit perjalanan, Summer sudah tertidur di pangkuan ayahnya. Kris mengambil jaketnya dan menyelimutkannya ke tubuh Suumer sambil bergumam, “ Jangan membuat ini sulit bagi daddy “

6120993-heart-vector-illustration

Dua hari berikutnya Kris sudah kembali pada kesibukan kantornya, melakukan banyak rapat, menandatangani banyak dokumen dan memimpin perusahaannya. Semua kesibukannya ini tidak satupun yang membuatnya melupakan Sooyoung, bahkan tidak sedetikpun.

vintage-reading-room-4758893

Dia suatu malam yang tenang, Kris sedang membaca saat tiba-tiba pintu kamarnya berayun terbuka,, “ daddy ? “

“ Iya, sayang ? “

“ Daddy sedang sibuk ? “ kepala Summer mengintip dari balik pintu

Kris meletakan bukunya di meja dan membalik kursinya menghadap pintu,, “ Tidak, kemarilah “

Summer berlari dengan riang dan melompat kepangkuan ayahnya, senyumnya nampak cerah dan seketika itu juga seluruh kelelahan yang sejak pagi dirasakan Kris hilang seketika.

“ Ada apa ? “

“ Besok daddy ada pekerjaan ? “

Kris berfikir sebentar, “ Errmm .. tidak, kenapa ? “

“ Aku ingin ke kebun binatang dan taman bermain “ Summer tersenyum manis

Kris mengacak-acak rambu Summer dengan sayang,, “ Baiklah,, daddy akan menemanimu besok “

“ Yippiee!! “ Summer memekik riang

Kris tertawa dengan tingkah putrinya, “ Kita minta nenek untuk membuatkan bekal makanan lalu kemudian .. “

“ Daddy .. “ Summer memotong perkataan ayahnya

“ Ng? “

“ Bisa kita ajak juga Sooyoung unnie ? “ Summer bertanya penuh harap

Kris tidak segera menjawab, sejak semenit tadi untuk pertama kalinya dia melupakan Sooyoung dalam beberapa hari ini. Namun kini Sooyoung muncul lagi bersamaan dengan perih di hatinya,, “ Entahlah, sayang, Sooyoung bisa saja sedang sibuk “

“ Tapi dia sudah janji “

“ Daddy tahu sayang, hanya saja .. “

Kris tidak melanjutkan kalimatnya saat Summer menatapnya dalam,, berharap penuh bahwa dia bisa bertemu dengan Sooyoung lagi.

“ Baiklah,, kita akan mengajak Sooyoung “ Kris menghela nafas panjang

Summer tersenyum lebar dan menari secarik kertas dari sakunya lalu memberikannya pada Kris,, “ nomor apa ini ? “

“ Ini nomor telepon Sooyoung unnie “ kata Summer polos

Kris membelalak dengan kaget,, “ Fari mana kau mendapatkannya ? “

“ Yonna unnie “

“ Kau memintanya begitu saja ? “

“ Hmm!! “ Summer mengangguk beberapa kali

“ Tapi .. “ Kris tampak ragu-ragu

“ Ayolah dad,, aku ingin sekali bertemu Sooyoung unnie. Aku sangat merindukannya “ Summer merengek

aku juga ‘ Kris membatin

Summer memeluk ayahnya erat sekali sambil terus merengek,, sementara Kris hanya berkedip beberapa kali dengan bingung.

“ daddy … “

“ Oke sayang,, kita ajak Sooyoung “

Summer melonjak senang sementara Kris mengambil handphonenya dengan gugup, mencet nomor yang ada di secarik kertas yang diberikan Summer padanya.

“ Kau mau bicara ? “ Kris menatap Summer dan mengulurkan handphone nya

“ Aku? tidak dad,, terima kasih “

Kris mendekatkan handphonenya ke telinga dan menunggu salurannya tersambung dengan cemas.

“ Hallo ? “ terdengar suara lembut dari ujung saluran

“ h-hallo .. “ suara Kris bergetar saking gugupnya

“ Siapa ini ? “

Kris tidak langsung menawab dan menoleh pada Summer,, ingin meminta bantuan namun Summer hanya mengedikan bahunya dengan polos

“ Lanjutkan daddy “ Summer berbisik

“ Ini aku, Soo, Kris “

tumblr_mfq9xmTR9h1s17saqo1_500

Di tempat lain, Sooyoung kaget dan hampir menjatuhkan handphone, “ K-kris ? “ Sooyoung mengulangi untuk meyakinkan diri.

“ Hmm, ini aku “

Mereka berdua terdiam setelahnya,, sama-sama merasa gugup dan canggung.

“ Apa aku mengganggumu ? “ Kris bertanya pertama

“ Tidak, ada apa Kris ? “

“ Bukan apa-apa, hanya saja .. “ Kris menoleh Summer untuk kesekian kalinya dan Summer mengangguk dalam “ apa kau sibuk untuk besok ? “

Sooyoung terdiam beberapa saat, mencoba mengingat-ingat jadwalnya, “ Tidak aku rasa, kenapa ? “

“ Maukah unnie berkunjung ke rumahku besok ? “

Summer hanya merenges lebar saat Kris yang kaget karene putrinya tiba-tiba berteriak mendelik padanya, sementara di ujung telepon Sooyoung hanya tertawa geli.

“ Apa itu Summer ? “

“ Yeah, dia di sebelahku. Ehmm .. jadi, kau bisa datang ? “

Sooyoung terdiam beberapa saat, “ Aku sudah berjanji pada Summer untuk bermain dengannya, jadi aku rasa aku harus datang “

“ Kau tidak harus datang jika kau sedang sibuk “ kata Kris cepat

“ Tidak, aku akan datang “

“ Benarkah ? “

“ hmm .. “

Kria tersenyum sendiri dan Summer tau sesuatu yang baik sudah terjadi,, dia mengecup pipi ayahnya dengan cepat sebelum berlari keluar.

“ Ehmm .. kau masih di korea ? “

“ Yeah, aku masih di sini untuk sebulan lagi “

Sesuatu yang menyesakan tiba-tiba dirasakan keduanya, “ Kau akan kembali ke Jepang lagi ? “ Kris bertanya

“ Tentu, rumahku di sana sekarang “ Sooyoung menjawab lirih

Kris sudah lupa bahwa sekarang Sooyoung tinggal jauh darinya, keadaan mereka sudha berbeda. Lalu sebuah ingatan terlintas lagi di kepalanya, dia menarik nafas dalam sebelum memberanikan diri untuk berbicara pertama, “ Soo .. “

“ Hmm ? “

“ Aku .. aku ingin minta maaf untuk malam itu “

Sooyoung kaget saat Kris mendadak membahas lagi tentang kejadian malam itu, dia merasa canggung tapi juga gugup.

“ Aku pasti sudah membuatmu takut dengan tindakanku yang tiba-tiba,, aku ha – hanya .. entahlah, aku sendiri tidak tahu apa yang merasukiku “

Terdengar suara Sooyoung menghela nafs di ujung sambungan, “ Tidak apa-apa, Kris, aku tidak marah padamu “

“ Terima kasih, Soo “

Keduanya tertawa lirih bersamaan,, untuk sejenak melupakan keanehan pada persaaan mereka yang mereka rasakan sejak kemarin. Namun tiba-tiba, Kris bisa mendengar jelas seseorang memanggil nama Sooyoung di belakang.

“ Aku rasa sebaiknya aku tutup teleponya, Changmin pasti sudah pulang “ kata Kris

“ oh, yeah .. dia di baru saja datang “

“ Kalau begitu, sampai jumpa Soo “

“ Sampai jumpa “

Kris menarik teleponnya dan meletakannya di meja lagi, menghembuskan nafas berat sambil bergumam, “ Tentu saja, Kris, apa yang kau harapkan ? mereka sudah bertunangan, sudah pasti mereka tinggal bersama “

Dan Kris berdiri dari duduknya untuk mematikan lampu dan melompat ke kasurnya untuk tidur.

6120993-heart-vector-illustration

Kris dan Summer bangun pagi-pagi sekali dan sudah bersiap di dapur dengan beberapa bahan masakan kemudian menunggu dengan manis di ruang tamu.

Tepat jam setengah delapan, keduanya melompat kegirangan bersamaan saat mendengar bel pintu berbunyi, Summer berlari mendahului Kris dan membukakan pintu.

tumblr_m6uhss6MDt1qeywzjo1_r1_1280

Sooyoung berdiri dengan senyum manis dan memeluk dua kantong belanja, Kris berjalan mendekat dan mengambil kentong belanja Sooyoung.

“ Terima kasih “ kata Sooyoung lirih

“ Silahkan masuk “ kata Kris

Summer dengan riang menggandeng Sooyoung dan menariknya untuk masuk ke dalam, “ Sebaiknya kita masak sekarang sebelum terlambat ke kebun binatang “ kata Summer cerah.

“ Kebun binatang ? “ Sooyoung berkedip beberapa kali

“ Apa aku tidak memberitahumu ? “ Kris malah bertanya

“ Aku rasa tidak .. “

“ Apa kita tidak jadi jalan-jalan ke kebun binatang hari ini ? “

Sooyoung dengan cepat menoleh pada Summer dan menggeleng,, “ Tidak,, kita akan ke kebun binatang “

Kris dan Summer tersenyum bersama dan saling mengedip diam-diam.

“ Sudah aku bawakan bahan untuk kimbab dan sandwich, dimana dapurnya ? “

“ Disebelah sini, unnie “

Summer menarik Sooyoung bahkan sebelum Kris bisa menjawab, dia dengan riang membawa Sooyoung melewati ruang tengah menuju bagian belakang dan Kris mengikuti dari belakang dengan senyum yang tidak penah meningglakan wajahnya.

traditional-kitchen

“ Tidak apa-apa kan jika aku hanya membuat kimbab dan sandwich ? “ Sooyoung berkata sambil mengeluarkan belanjaannya

“ Semua akan sangat menyenangkan jika kami bisa pergi denganmu, unnie “ kata Summer riang

Kris hanya menggaruk belakang kepalanya melihat Summer yang terus menempel pada Sooyoung,, “ Kemarilah sayang, biarkan Sooyoung memasak untuk bekal kita “ kata Kris

“ Ada yang bisa kami bantu, unnie ? “

Sooyoung menoleh dan cemberut, “ Aku masih ingat terakhir kali kalian memasak, jadi tidak terima kasih “

Kris dan Summer nyengir bersama, “ Kalau begitu aku dan Summer akan menyiapkan kebutuhan yang lain “

“ Hmm “

Summer yang pertama berlari keluar dari dapur meninggalkan Kris yang masih terdiam dan tersenyum pada Sooyoung seperti seorang idiot.

“ Apa ? “ Sooyoung bertanya dengan heran

“ Tidak,, hanya saja .. senang rasanya ada orang lain yang menggunakan dapur ini selain Tiffany dan Omma “

Sooyoung tersenyum manis,, dan Kris akhirnya memutar tubuhnya untuk keluar dari dapur mengikuti Summer.

Sooyoung mulai memotong-motong buah dan yang lainya yang dia butuhkan untuk membuat bekal mereka. Setengah jam kemudian dia sudah memasukan bekal mereka ke dalam kotak lalu membawa keluar dua kantong tas ke ruang tengah.

“ Kris ? Summer ? “ Sooyoung berteriak memanggil

Namun beberapa detik dia menunggu tidak ada yang keluar, dia mencoba memanggil lagi namun tetap sama saja. Sooyoung akhirnya melangkahkan kakinya menaiki tangga dan melewati ruang keluarga menuju koridor. Dia berbelok ke kanan dan masuk ke salah satu pintu.

“ Kris ? “ kata Sooyoung saat kepalanya mengintip dari balik pintu

Rungan itu gelap saat Sooyoung sudah sepenuhnya berada di dalam, dia meraba dinding disebelahnya hingga beberapa detik kemudian lampu menyala. Sooyoung terkekeh kecil saat melihat kesekitar,, dia sedang berada di ruang baca.

“ Kau bahkan tidak pernah membawa satu bukupun dulu “

Sooyoung menuruni tangga kecil dan sekali lagi melihat berkeliling, lalu seketika itu pandangannya tertuju pada sebuah pigura foto besar mengantung di atas meja. Sooyoung perlahan berjalan mendekat dengan matanya yang masih terpaku di foto besar itu.

Modern-Indian-Wedding-Tomasz-Wagner-Photography-Bridal-Musings-Wedding-Blog-20

“ Cantik kan ? “

Sooyoung terlonjak kecil dan berbalik dengan cepat hanya untuk melihat Kris berdiri di belakangnya, memandang foto besar itu sama sepertinya.

“ Maaf Kris, aku tidak bermaksuk untuk masuk begitu saja, aku hanya .. “

“ Tidak apa-apa “ Kria tersenyum manis, “ Tapi aku rasa kita sebaiknya segera keluar, Summer sudah menunggu kita di bawah “

Namun Kris baru saja membalikan badan saat dia berhenti karena mendengar suara Sooyoung, “ Ini .. foto pernikahan kalian ? “

“ Hmm, dia terlihat cantik kan ? “

“ Sangat cantik “

“ Dia menjadi gadis paling cantik di dunia pada hari itu “ Kris tertawa kecil

Dia kemudian menoleh saat tidak mendengar suara Sooyoung lagi,, di sebelahnya gadis itu sedang terlihat murung dan bersedih

“ Masih merasa bersalah untuk kepergianmu? “ dia bertanya

“ Selalu .. “

Kris menggeleng kepalanya,, “ Kau lihat puluhan fiugura di atas meja itu “ katanya sambil menunjuk ke meja di bawah pigura besar itu.

Soooyoung menurunkannya pandangannya dan melihat di sana, ada sekitar dua puluh figura foto yang berukuran lebih kecil dan kebanyakan adalah fotonya dan Tiffany.

“ itu .. ? “

“ Dia sendiri yang memilih dan menatanya di sana sehari setelah kami menempati rumah ini, dia tidak pernah mau menghilangkanmu dari kehidupan kami “

Sooyoung tersenyum kecil namun belum merasa lebih baik,, “ Gadis baik .. “

“ Dan kau pikir dia membencimu ? Dia ingin kau selalu ada dalam hidupnya, dia tidak pernah berhenti membanggakanmu bahkan kepadaku yang sudah mengenalmu sejka lama “ Kris terkekeh lagi, “ dan sekarang kau sedang membahagiakan putrinya dengan menemaninya jalan-jalan, kau masih berfikri dia akan menyalahkanmu ? “

Sooyoung menggeleng kecil dan mendongak menatap Kris,, “ terima kasih “

“ Sama-sama .. “ Kris mengacak rambut Sooyoung, “ Ayo, Summer sudah menunggu “

Lalu tanpa sadar Kris menggandengan tangan Sooyoung dan sudah akan berjalan keluar namun tertahan karena Sooyoung sama sekali tidak bergerak dan hanya menatap tangan mereka yang saling berkaitan.

“ Maaf “ Kris melepaskanya dan tersenyum canggung

Mereka berdua jalan beriringan menuju lantai bawah dan melihat Summer sedang duduk dengan manis di sofa. Dia melompat dengan cepat saat melihat sosok Kris dan Sooyoung mendekat,, “ Bisa kita berangkat sekarang ? bisakan ? bisakan ? “ Summer melompat-lompat

“ Kita berangkat sekarang!! “ kata Kris

Dia kemudian membawa dua buah kantong tas dan berjalan dibelakang Summer dan Sooyoung yang sedang berceloteh riang di depan.

“ Aku mau melihat kanguru dan panda “ kata Summer riang, “ apa di kebun binatang juga ada unikorn? “

Meteka melewatkan perjalanan singkat dengan bernyanyi bersama, Summer benar-benar tidak mau diam dan terus berceloteh pada Soyoung, menceritakan tentang teman-temannya bahkan sampai kekoyolan ayahnya.

Mereka sedang berhenti di lampu lalu lintas saat Summer tiba-tiba menoleh ke luar jendela,, “ daddy ? “

“ Iya, sayang ? “

“ Lihat, bayi itu lucu sekali “ Summer terkekeh

Kris dan Sooyoung ikut menoleh ke luar jendela, seorang ibu sedang bermain dengan anaknya di kereta roda.

“ Iya, dia lucu sekali “ kata Sooyoung lirih

“ Bisa daddy buatkan satu untukku ? “ Summer bertanya tiba-tiba

Kris mendadak tersedak sendiri dan membelalak lebar,, memandang putrinya dari kaca dan melirik Sooyoung di sebelahnya yang juga menjadi salah tingkah.

“ Ibu guru bilang bayi datangnya dari perut wanita dewasa, mungkin Sooyoung unnie bisa ? “

Dan Sooyoung mengikuti Kris tersedang dan membelalak lebar,, dia bertukar pandang dengan Kris.

“ Dengar, sayang, tidak semudah itu kau bisa mendapatkan bayi .. “ Kris menjelaskan dengan canggung sambil melirik Sooyoung diam-diam.

“ Lalu bagaimana caranya? “ Summer bertanya polos

“ Emhh itu .. pertama harus ada sepasang pria dan wanita yang menikah kemudian .. “ Kris mengerling Sooyoung meminta bantuan.

“ Summer, kau tidak sempat sarapan kan ? ada sandwich kesukaanmu di bagian atas kantong, kau bisa makan dulu “

“ Sandwich ham dan keju ? “

“ Hmm “

“ Yippiiee!! “ Summer segera mengambil kotak bekal berwarna ungun dan memakan isinya

Kris dan Sooyoung bernafas lega dan kembali melanjutkan perjalanan mereka. Dua pulu menit kemudian mereka sudah sampai di depan gerbang kebun binatang.

“ ayo cepat ! cepat ! daddy – unnie “

Summer berlari kecil mendahului Kris dan Sooyoung yang terkekeh bersama di belakangnya,, “ Selamat datang di festival hari keluarga, nona kecil “ sapa seorang penjaga wanita berkostum peri menyambut Summer

“ Festival hari keluarga? “ Kris yang muncul di belakang bertanya

“ Iya, hari ini ada banyak tambahan permainan di dalam untuk merayakan hari keluarga “

“ Ada banyak makanan juga ? “ Summer bertanya

“ Tentu saja,, ayah dan ibumu juga bisa menikmati makanan kesukaan mereka “

Sooyoung tertegun dan sudah akan bicara saat Kris merangkulnya dan Summer, membawa mereka melewati gadis berkostum peri dan masuk ke dalam.

“ Summer, bisa kau belikan permen untuk daddy? di sana “ kata Kris

“ hmm “

Summer mengangguk beberapa kali dan berlari dengan cepat menuju sebuah kedai permen sementara Kris menoleh pada Sooyoung dan menatapnya, “ Aku tahu kami sudah meminta terlalu banyak darimu,, tapi bisakah aku minta tolong satu hal lagi “

“ Apa itu? “

“ Untuk hari ini, jadilah ibu bagi Summer “

Bersambung

.

.

.

6120993-heart-vector-illustration

Advertisements

11 thoughts on “[Series] Something Has Happend Chapter Thirteen

  1. Changsoo dong
    Apabanget masa kris dulu tinggalin sooyoung, nikah sama orang lain
    Dan skrng mau datang jadiin sooyoung istri, dan changmin jadi sendirian
    Changsoo jeball><

  2. Ooooooooo, gantian ya sekarang kris yg harus merasa sakit hati karna harus menerima kenyataan sooyoung milik orang lain. Semoga ada akhir yg baik untuk mereka

  3. eiy liat ekspresi si summer waktu tau changmin itu tunangannya syoo jadi sedih gitu…
    duh syooo pasti nnti mkin bimbang akankah dia ttp bersama changmin dam melupakan semua perasaannya trhadap kris, atau malah kebalikannya…
    kris juga nih dulu aja ga nganggep syoo wktu ada tiff skrng jd mau miliki syoo kan…
    smoga akhir hidup mreka baik dan bahagia deh..
    next part yaaa…
    semangat!!

  4. Wihhhh makin keren aja ffnya eonni^^
    Duhh jadi bingung milih yang mana tapi kayaknya lebih ke ChangSoo habis Changminnya udah cinta mati sama Soo eonni wkk
    duhh perkataan Kris yang terakhir bikin……… HIHIY~~
    SUMMER AKU PADAMU NAKK~~~

    next partnya ditunggu^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s