[Series] Miracle In December – Sehun

Miracle In December mengisahkan tentang dua belas pria yang merindukan kekasih mereka. Karena kesalahan besar yang telah mereka buat,, mereka kehilangan wanita yang mereka sayangi. Mereka berusaha melihat apa yang tidak bisa mereka lihat. Mereka berusaha mendengar apa yang tidak bisa mereka dengar. Keegoisan mereka yang membuat mereka buta pada cinta sejati di sekitar mereka. Dan meski mereka bisa menghentikan waktu, dia tidak akan bisa kembali ..

Dua belas cowok dengan cinta yang berbeda namun takdir yang sama …

.

.

Untitled-1

Miracle In December

Title : Miracle In December || Casting : Choi Sooyoung, Oh Sehun || Sub Cast : SMEntertaiment || Rate : 17 (teenagers) || Genre : Sad, Angst, Fantasy, SongFic || Words : 4259

|| Note : Setiap member akan memiliki kisah yang berbeda dengan Sooyoung ||

|| Story by :  Dellia ||

WARNING !! Aku sebenarnya sudah mulai kehabisan ide untuk meneruskan cerita ini, tapi aku tidak mau mengecwakan kalian semua. jadi sebelumnya aku akan minta maaf, ide cerita ini aku ambil dari Film – Heart 😦 maaf jika kalian kecewa, tapi aku sudah menambahkan beberapa bagian untuk kalian bisa nikmati ^^

.

.

EXO_12-- -- (Miracles in December)_Music Video (Korean ver.) - YouTube.mp4_snapshot_01.10_[2013.12.05_11.16.35]

Sehun mengendarai sebuah sepeda dengan sebuket bungan di salah satu tangannya, wajahnya nampak sedih dan terluka. Dia kemudian berhenti di sisi kanan sebuah gereja bergaya eropa dengan warna putih di semua bagian.

Sebuah senyuman pahit nampak samar-samar di bibirnya,, “ Terima kasih .. “ gumamnya lemah, “ untuk semua “

Sehun memasukan tangannya ke salah satu kanton di mantelnya untuk mengambil sesuatu, sebuah  buku harian tua berwarna cokelat, dan saat itu sebuah air mata jauh ke pipinya

“ Sahabatku .. maaf “

Flasback,,

 

Kamis, 08 Febuary 2012
 
Hari ini Sehun terlihat sangat konyol 😛 dan dia kalah, lagi !! Aku berhasil mendapdtkan makan malam gratis, dan Sehun berhasil mendapatkan omelan dari semua orang ^^ kasihan dia.

 

Seorang gadis dengan rambut cokelat panjang berkilau menjulurkan lidahnya dengan kedua tangan di pingganga, “ Bukankah sudah aku bilang, kau pasti kalah lagi “ kata si rambut cokelat.

Sementara itu, seorang pria berambut merah muda terkapar di lapangan basket dengan nafas terengah-engah. Dia melirik si rambut cokelat dengan jengkel sebelum melompat bangun, “ Aku hanya mengalah padamu, jangan berlebihan, Choi Sooyoung

“ Mengalah kau bilang ? “ Seorang pria bertubuh tinggi dengan rambut pirang mendekatinya dan menjitak kepalanya.

“ Ahk !!, sakit hyung !! “ keluh si rambut pirang

“ Kita ketinggalan sepuluh angka dari Sooyoung, Kai, Chanyeol dan Luhan. Kau masih bilang mengalah, Oh Sehun ? “

Sehun cemberut dan memberikan lirikan kematian pada Sooyoung, dia kemudian bangkit berdiri dan menatap teman satu kelompoknya, Lay dan Tao. Mereka semua nampak sebal pada Sehun yang berualng kali tidak bisa merebut bola dari Sooyoung.

“ Aku tahu, aku tahu, semua salahku, aku yang akan membayarkan makanan kalian “

“ Yehett !!! “ Sooyoung memekik paling keras sambil tersenyum manis

 light-pink-heart-md

 

Selasa, 19 Februari 2012
 
Hari ini Sehun membantuku menjaga toko bunga yang sangat ramai, banyak orang datang dan aku senang sekali. Tapi dia tidak berhenti menjengkelkanku, dia terus merusak beberapa bunga dan aku berusaha keras untuk tidak memukulnya 😛 Hari ini beberapa siswa SMP datang dan mencari Sehun , aku tidak tahu kenapa tapi aku tidak suka, jadi aku mengusir mereka 😛

10CJ_flowershop

“ Taruh pot bunga mawar itu di ujung sana “ perintah Sooyoung

“ Siap, bos!! “ kata Sehun sambil memberi hormat

Beberapa bunga baru saja datang ke toko bunga dan mereka sedang menatanya di dalam,, hari ini sangat sibuk karena beberapa pesanan dan puluhan pembeli yang datang. Sehun sudah membantu sejak pagi dan mereka belum istiraha sama sekali.

“ Sooyoung,, kau layani saja pelanggan di luar,, biar aku yang menata bungannya “ kata Sehun

“ Kau yakin ? “

“ Hmm “ Sehun mengangguk

Sooyoung keluar dari ruang belakang dan menemui beberapa pelanggang yang telah menunggu,, dia merangkaikan buket bunga untuk mereka dan memilihkan beberapa hal yang ingin mereka pesan.

“ Unnie .. “ dua orang gadis remaja memanggilnya

Sooyoung mengerutkan alsinya,, “ Oh, Irene ? Seulgi ? Sedang apa kalian ? “

tumblr_n0vqbzSGRU1rcoad1o1_1280

“ Kami hanya kebetulan lewat “ kata Irene

Sooyoung membentuk huruf ‘O’ dengan mulutnya sambil mengangguk, dia suah akan berjalan kebelakang lagi namun berhenti.

“ Unnie “

“ Ng ? “

“ Apa hanya kau yang ada di toko hari ini ?

“ Apa maksudmu ? “

“ Sehun oppa juga di sini kan ? “ kata Seulgi

“ Tadi pagi aku lihat dia bersepeda ke toko bungamu “ Irene menambahkan

Sooyoung membuat ekspresi aneh dengan wajahnya dan bertanya dengan ketusm “ Wae ? “

Irene dan Seulgi tersenyum manis pada Sooyoung,, “ unnie .. bisa kau kenalkan kami pada Sehun oppa ? “ kata Seulgi dengan riang.

“ Kami akan mentraktirmu makan “ Irene menambahkan

Sooyoung mendelik pada dua gadis itu sebentar sebelum tertawa mencemooh, “ Apa kalian piir aku bisa dibeli dengan makanan, hah ? “ pekik Sooyoung

Seulgi dan Irene nampak kaget dan melonjak kebelakang, “ Kami hanya .. “

“ Kemari kalian berdua “ Sooyoung menggerakkan tangannya dan melambai pada mereka, “ Kemari ku bilang “ dia mengulangi

Meski nampak ragu dan takut, kedua gadis remaja itu tetap melangkah mendekat dengan saling mendorong.

“ Dengarkan aku baik-baik ! Sehun sama sekali tidak tertarik dengan bocah kecil seperti kalian, dia punya selera yang jauh lebih tinggi. Jadi dari pada kalian repot-repot untuk mencari Sehun, kalian sebaiknya pulang dan belajarlah dengan baik “

“ Tapi .. “ Seulgi sudah akan memprotes namun Sooyoung memotongnya

“ Lagipua .. Sehun sudah punya pacar, dan dia adalah gadis berambut cokelat panjang, bertubuh tinggi dan sangat anggun. Jika aku jadi kalian aku pasti sudah menyerah, si rambut cokelat itu tidak bisa dikalahkan “

Tepat saat itu Sehun muncul dari pintu belakang dengan buket bunga besar di masing-masing tangannya, “ Ini mau di taruh dimana ? “ dia bertanya

“ Disana, di samping jendela “

“ Oh, oke “ Sehun menagguk, “ Hai Irene, Seulgi “ sapa Sehun saat dia lewat

Namun keduanya tidak menjawab dan dengan kepala tertunduk berjalan keluar dari toko bunga.

“ Ada apa dengan mereka ? “ Sehun bertanya pada Sooyoung

“ Ng? bukan apa-apa, hanya gadis-gadis aneh, lupakan saja “

Sehun mengagguk lagi, “ Oh, rambut cokelat, aku rasa kau bertambah tinggi lagi “ Sehun menambahkan

“ Benarkah ? “ Sooyoung melihat bayangannya di jendela, “ Mungkin sedikit “

light-pink-heart-md 

Rabu, 17 April 2012
 
Hari ini ada keluarga baru yang pindah ke sebelah rumahku, aku dan Sehun datang untuk berkunjung. Ibuku dan bibi Oh membawakan banyak kue dan makanan, aku dan Sehun mengambil beberapa dan kami kena marah. Tapi .. aku merasa ada yang aneh dengan Sehun, dia tidak berhenti menatap Yoona, tetangga baru kami. Dia bilang jantungnya berdegup kencang dan ada kupu-kupu berterbangan di perutnya. Kenapa dengan Sehun ?

 

Sooyoung sedang duduk di depan televisi untuk menonton kartun kesukaannya dengan toples kue dipelukannya

“ Kau tidak mau ikut mengunjungi tetangga baru kita ? “ Nyonya Choi bertanya

Sooyoung menoleh pada ibunya,, “ Apa Sehun juga ikut ? “ dia malah bertanya

“ Tentu saja “ jawab Tuan Choi

Sooyoung melompat dari duduknya dan segera berlari pada ibunya,, “ Kalau begitu aku juga ikut “ dia tersenyum lebar

“ Apakah kau bisa terpisah dari Sehun sehari saja ? “ kata Nyonya Choi dengan heran

Mereka berjalan keluar dari rumah dan bertemu dengan keluarga Sehun halaman, kedua keluarga itu berjalan bersama menuju sebuah rumah yang kayu cukup besar di sebelah rumah Sooyoung. Sehun dan Sooyoung berjalan paling belakang sambil memakan beberapa kue yang seharusnya untuk di berikan kepada tetangga baru mereka.

“ Kau tahu siapa mereka ? “ Sehun bertanya saat mereka sudah jalan bersama

“ Entahlah,, aku juga belum lihat “ Sooyoung berbisik

“ Apa mereka alien atau semacamnya ? “ Sehun bertanya dengan bodoh

Sooyoung mengambil beberapa kue dan menjejalakannya ke mulut Sehun, “ Diam kau idiot !! “

“ Oh Sehun, Choi Sooyoung !! Berhenti menghabiskan kue itu !! “ Kata Nyonya Oh

“ Neh !! “ jawab keduanya bersamaan

Keluarga Sehun dan Sooyoung sampai di depan pintu dan mengetuk beberapa kali, setelah beberapa detik seorang gadis dengan rambut hitam melewati bahunya membuka pintu dan tersenyum manis pada mereka. Seketika itu juga, Sehun merasa waktu berhenti di sekitarnya, senyuman gadis itu seperti mantra baginya. Jantung melompat-lompat lebih cepat dari yang pernah dia rasakan, sesuatu terasa berterbangan di perutnya, dan sebuah senyuman lebar terukir di bibirnya.

“ Sehun !! “ Sooyoung menyikut perutnyanya

“ eh ? “ Sehun mengerjap beberapa kali

Sehun menoleh dan melihat Sooyoung yang menatapnya dengan aneh, namun tidak menyadari perasaan lain yang di rasakan sahabatnya.

“ Ayo masuk “

“ Oh, o- oke “

Mereka berdua melangkahkan kaki menyusul yang lain yang sudah masuk ke ruang tamu, keduanya duduk bersebelahan namun Sehun masih tidak bisa melepakan pandnagannya dari gadis berambut hitam tadi.

“ Terima kasih sudah datang ke rumah kami “ kata Tuan Im

“ Selamat datang, Tuan Im “ kata Tuan Oh, “ Ini putri anda ? “

“ Iya, perkenalkan dirimu, sayang “

tumblr_mghp1mGcks1qgea8mo1_500

“ Selamat siang “ gadis itu membungkuk sopan, “ nama saya Im Yoona “

“ Aku Oh Sehun “ katanya mendadak

Semua orang menoleh pada Sehun yang tiba-tiba berdiri dari duduknya dan mengulurkan tangan pada Yoona. Sehun yang menyadari kesenyuian berikutnya melihat berkeliling kemudian menggaruk belakang kepalanya sebelum kembali duduk.

“ Ada apa denganmu ? “ Sooyoung berbisik

“ Entahlah,, tapi sepertinya aku tertarik pada gadis itu “

light-pink-heart-md

 

Senin, 14 Juli 2012
 
Apa ini hanya karena keegoisanku saja, atau memeng benar adanya. Sehun jadi lebih sering menghabiskan waktunya dengan Yoona. Setiap kali kami akan bermain, dia tidak lupa mengajakku untuk menemui Yoona dan membawanya bersama kami. Dan saat keduanya sudha bersama, Sehun akan melupakanku.

“ Kenapa kita harus ke sini ? “ Sooyoung bertanya sambil mencoba melepaskan tangan Sehun

“ Kita akan menjemput Yoona dulu sebelum kita berangkat nonton “ kata Sehun riang

“ Tapi filmnya akan segera di mulai “

“ Tidak,, aku sudah minta pada Suho hyung untuk menunggu kita “

“ Tapi .. “

Sehun bahkan tidak mendengarkan Sooyoung dan berjalan mendahuluinya,, dia berhenti di depan pintu rumah Yoona dan mengetuk beberapa kali.

“ Hai “ Yoona membuka pintu dengan senyum manis di bibirnya

“ H- hai “ Sehun tersenyum juga seperti orang bodoh

Sooyoung memutar matanya di belakang dengan malas, dan untuk beberapa menit mereka hanya terdiam dan saling memandang satu sama lain.

“ Kita berangkat sekarang ? “ Sooyoung berteriak dari belakang

Sehun dan Yoona menoleh dan tertawa bersama,, keduanya kemudian berjalan ke tempat Sooyoung menuju sebuah mobil hitam yang terparkir tidak jauh dari sana.

“ Jangan di sana “ kata Sehun dengan cepat

Sooyoung yang sudah membuka pintu depan dan akan naik mendadak berhenti dan menoleh saat Sehun mengehntikannya.

“ Kau duduk di belakang saja “ kata Sehun

“ Apa ?  Aku ? Di belakang ? Kenapa ? “ kata Sooyoung tidak percaya dengan apa yang dia dengar.

“ Biarkanlah Yoona duduk di sebelahku, “ Sehun memelankan suaranya, “ aku ingin ongobrol banyak dengannya “ dia menambahkan tatapan memohon.

“ Tapikan Sehun .. “

“ Aku mohon .. “

Sooyoung menghembuskan nafas dengan keras dan mengenyakkan tangan Sehun dengan jengkel sebelum dia masuk ke pintu belakang.

“ Masuklah, Yoona “ kata Sehun

“ Aku bisa duduk di belakang, Sehun “

“ Tidak tidak, Sooyoung lebih suka di belakang. Iya kan ? “

“ Hmm “ Sooyoung hanya mengagguk tanpa menatap Sehun

“ Kau yakin ? “ Yoona bertanya

SXp2Q05xZWhoaUUx_o_hd-121011-sooyoung-cut---the-3rd-hospital-ep-12

Sooyoung sekali lagi menghembuskan nafas panjang dan mencoba tersenyum, “ Iya. Yoona. Tidak apa-apa “

Sooyoung merasakan sesuatu berdenyut di hatinya, sesuatu yang perih dan menyayat hati. Dia tidak suka Sehun mengabaikannya, dia tidak mau Sehun memperhatikan gadis lain di depannya. Namun tidak bisa menjelaskan alasannya, dia hanya tidak mau kehilangan Sehun dalam hidupnya.

light-pink-heart-md 

Sabtu, 21 September 2012
 
Jika kau mencintai seseorang, maka biarkanlah dia pergi. Jika suaru hari dia kembali padamu, maka dia memang untukmu. Tapi jika tidak, maka dia memang bukan.
Aku tidak tahu bagaimana ini dimulai, bagaimana perasaan ini tumbuh dan bagaimana aku bisa jatuh cinta pada sahabatku sendiri. Aku bahagia tapi juga takut, aku merasa lega tapi juga khawatir.

 

Sehun berlari lebih cepat dari yang pernah dia lakukan,, melewati pasar kecil lalu berkebunan teh dan tiba di lapangan basket di atas bukit. Dia berhenti di kedua kakinya dan kehabisan nafas,, sementara Sooyoung yang sudah menunggunya sejak tadi hanya menatapnya dengan aneh.

“ Sehun ? Kenapa kau terengah-engah ? “

“ Soo, aku p- perlu bicara denganmu “ kata Sehun dengan terbata-bata

“ A- apa ? “ Sooyoung menjadi khawatir

“ Aku mencarimu “

Rasanya Sooyoung bisa mendengar suara petir samar-samar di belakang kepalanya, tubuhnya mendadak lemas namun dia bahagia.

“ A- aku ? “ Sooyoung menunjuk dirinya, “ K- kau mencintai aku “

“ Aku akan mengatakan itu pada Yoona “

Dan kali ini suara petir itu terasa lebih jelas di dalam kepala nya, kebahagiaan yang baru saja dia rasakan beberapa detik mendadak hilang dan berganti dingin yang menakutkan.

“ A- apa ? “

“ Aku telah jatuh cinta pada Yoona, Soo. Aku sangat-sangat mencintanya “

Dan seperti ada pisau tajam yang menusuk hatinya,, Sooyoung merasakan sakit di hatinya dan sesuatu menghentikan nafas nya. Tubuhnya mendadak mengigil perlahan, namun Sehun bahkan tidak menyadarinya.

“ Maaf ? “ dia mengulangi dengan suara bergetar

“ Iya,, aku telah jatuh cinta, dan aku sudah mengumpulkan keberanianku untuk menyakannya pada Yoona “

“ Se- hun .. “ Sooyoung sulit mengatur nafasnya

large

“ Neh ? “ Sehun melongo

“ Ani, bukan apa-apa “ Sooyoung berkata lirih dengan hati yang perih

light-pink-heart-md 

Kamis, 25 Desember 2012
 
Kenapa sakit ini tidak mau hilang ? Kenapa aku merasa begitu lemah dan terluka ? Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya, merasa sedih dan harus mengais setiap kali melihat Sehun di dekatku. Dia sahabat kecilku yang selalu bersamaku, aku tidak bisa tanpa dia disampingku. Dan sekarang, untuk pertama kalinya aku membenci persahabatan ini. Karena aku menyadari, bahwa hubungan persahabatan kita hanya menjadi penghalang bagiku untuk menjadi lebih dari sekedar sahabatmu.

 

Sooyoung duduk di pinggiran lapangan basket dengan bola dalam pelukannya, wajahnya murung dan matanya bengkak. Dia merasa sendirian dan kesepian, sahabatnya telah hilang, bahkan teman-temannya yang lain tidak bisa mengisi kekosongan hatinya.

“ Hufftt .. “ dia mendesah untuk kesekian kalinya

“ Youngie .. “

Sooyoung melonjak kaget dan menoleh ke belakang,, “ Yoona ? “

Yoona tersenyum manis dan duduk di sebelah Sooyoung,, “ Kau sedang apa sendirian di sini ? “ Yoona bertanya dengan ramah.

“ Aku – aku hanya – hanya sedang menunggu yang lain, untuk bermain basket “ Sooyoung menunjukan bolanya, “ Kau bagaimana ?  kenapa kau di sini ? Maksudku .. dimana Sehun, dia tidak – tidak bersamamu ? “ Sooyoung menjadi salah tinggah

Yoona hanya menggeleng kepala sambil tersenyum kecil, tapi saat menatap Sooyoung sekilah, Sooyoung bisa melihat genangan air mata di kedua matanya.

“ Ada apa ? “ Sooyoung bertanya lagi

“ Ada yang ingin aku katakan padamu ? “

“ Apa itu ? “

Yoona mengambil nafas dalam dan membirakan sebutir air mata jatuh di pipinya, “ Bisa kau bantu aku ? aku harus .. “ Yoona tampak ragu, “ Aku harus putus dengan Sehun “

“ Apa ? “ Sooyoung membelalak lebar dalam ketidakpercayaannya, “ tapi .. kenapa ? maksudku kalian saling m-    mencintai .. “

Yoona menetskan air mata lagi,, semakin lama semakin deras. Sooyoung mendekat dan merangkunya, “ katakan padaku, Yoona, ada apa ? “

“ Aku sakit Soo, Sirosis Hepatis, aku – aku tidak akan hidup lama “

krjladyzdxzacus1j8td

Sooyoung bahkan tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya hanya sekedar untuk menghargai Yoona, dia menjadi dua kali lebih sedih sekarang. Bukan hanya karena dia tahu Sehun akan sangat hancur jika dia mendengar tentang ini, tapi juga karena gadis malang ini. Tanpa dia sadari, sebuah air mata juga jatuh di pipinya, sedikit demi sedikit, namun dia segera menghapusnya, air mata tidak akan merubah apapun.

“ Tapi kau tidak bisa meninggalkan Sehun “

“ Aku tidak mau dia tahu “

“ Dia sangat mencintaimu “

“ Tapi .. “

Sooyoung berdiri dan berjongkok di depan Yoona,, meraih kedua tangannya dan mencoba memberikan keyakinan kepada gadis malang itu.

“ Dengar, Sehun sangat mencintaimu dan aku yakin dia sangat tulus. Kau tidak perlu melakukan ini semua sendirian, kau tidak harus menunggu kematian karena tanpa kita menunggupun kematian pasti akan datang. Sadarkah kau bahwa Tuhan sedang berusaha menunjukan padamu bahwa dia ingin membuat hidupmu jauh lebih berarti dengan menghadirkan pria yang mencintaimu dengan seluruh hatinya. Kau mungkin tahu hidupmu tidak akan lama, tapi kau tahu ada cinta indah yang sedang kau miliki. Nikmatilah hidupmu dengan cinta itu, setidaknya kau tidak akan merasa kehilangan nantinya “

Yoona menatap Sooyoung dengan sangat berterima kasih sebelum memeluknya erat,,“ Terima kasih, Soo “

“ Sama-sama “ kata Sooyoung dalam tangisan

light-pink-heart-md

 

Jumat, 12 April 2013
 
Selamat ulang tahun sahabatku, Oh Sehun. Dan selamat untuk pertunaganmu, semoga kau bahagia.
Sejujrunya, aku tidak pernah relah, aku yang memikirkanmu selalu, namun aku tidak pernah berani berharap apapun. Kau membuat semua waktuku tersita hana untuk memikirkanmu, mencemaskanmu dan memandangmu. Tapi sekarang, semua akan benar-benar berubah. Ada jarak besar diantara kita, kau dan aku sekarang berbeda, kita bukan sahabat lagi.

 

12

Sooyoung memakai gaun pink cantik yang melekat indah di sosoknya yang langsing. Dia berdiri di meja paling ujung bersama teman-temannya yang lain. Dia boleh saja tersenyum manis, tapi tidak ada yang tahu isi hatinya yang sesungguhnya.

“ Aku tidak percaya Sehun benar-benar telah bertunangan “ kata Kai

“ Suho hyung bahkan belum punya pacar “ Chanyeol menambahkan

Dan Suho bergerak dengan cepat untuk memukul Chanyeol tepat di kepalanya, semua orang tertawa kecuali Sooyoung. Dan saat itu pasangan yang sedang berbahagia datang mendekat, Sehun dan Yoona.

“ Selamat atas pertunanganmu, Sehun “ kata Kris

“ Terima kasih, hyung “

Sehun dan Yoona saling bertukar pandang dan tersenyum manis,, keduanya nampak serasi dalam balutan gadun putih dan tuxedo biru.

“ Kau cantik sekali malam ini, Soo “ kata Yoona

Dan untuk pertama kalinya sejak tadi Sehun menatap Sooyoung yang berdiri di belakang Kai,, “ terima kasih sudah datang Soo “ kata Sehun

Sooyoung hanya mengagguk kecil dan tersenyum tipis,, “ Tapi aku tidak bisa di sini lebih lama “ kata Sooyoung

“ Kenapa ? “ Yona dan Sehun bertanya bersamaan

“ Aku dan appa akan ke Busan untuk beberapa hari “

“ Untuk apa ? Kenapa aku tidak tahu ? “ kata Sehun

“ Aku tidak bisa menghubungimu sejak seminggu yang lalu “

Sehun hanya menggaruk belakang kepalanya dengan canggung sementara Yoona memarahinya. Keduanya harus segera meningglakan teman-teman mereka karena menemui tamu-tamu yang lain. Dan sebelum pesta berakhir, Sooyoung meninggalkan pesta dengan Kai mengatarnya keluar.

“ Kau yakin tidak mau aku antarkan sampai ke rumah ? “ Kai bertanya

“ hmm “ Sooyoung mengangguk

Sooyoung melambai pada Kai sebelum menghilang di ujung jalan. Setelah yakin dia jauh dari semua orang, Sooyoung melepas semua sesak di hatinya. Air matanya mengalir perlahan di wajah pucatnya,, dia terisak lirih di balik telapak tangannya. Langkah nya terhenti saat tangisan nya semakin membesar. Di dalam tangisan itu, dia menyebut nama Sehun lirih bersama dengan semua kesedihan yang dia punya.

Lalu .. terjadi sangat cepat,, Sooyoung yang tidak menyadari dimana dia berdiri hanya melihat sebuah cahaya terang mendekat padanya dan setelah itu semua gelap saat sosok nya tergeletak di jalan dengan darah di seluruh tubuhnya.

Sementara di tempat lain,, Yoona kehilangan kesadarannya tepat setelah Sehun memasangkan cincin di salah satu jari nya. Sehun yang panik segera menggendong Yoona ke mobilnya dan memacu secepat yang dia bisa. Melewati kerumunan di jalan raya dan tiba di rumah sakit terdekat sepuluh menit kemudian.

“ Y-yoona .. sadarlah sayang .. aku mohon “ kata Sehun dengan suara bergetar

Lalu saat itu seorang pasien masuk ke ruang yang sama dengan beberapa perawat dan dokter yang mengelilinginya.

“ Siapa nama pasien ini ? “ kata seorang dokter saat sedang memasang alat bantu pernafasan

“ Choi Sooyoung, 25 tahun “

Dan Sehun membalikan tubuhnya dengan cepat hanya untuk melihat Sooyoung terkapar dengan darah di seluruh tubuhnya. Gadis itu merintih kesakitan saat suster merobek beberapa bagian gaunnya untuk membersihkan lukanya yang nampak parah.

“ Sooyoung!! “ Sehun memekik keras

Sehun berjalan mendekati tempat tidur Sooyoung,, betapa takutnya dia saat mendegar Sooyoung menangis dalam kesakitan. Salah satu kaki Sooyoung nampak parah dengan luka besar di lututnya.

“ Apa yang terjadi ? “ Sehun bertanya dengan suara bergetar

“ Siapa anda ? “ Dokter bertanya

“ Saya- saya temannya “

“ Nona Choi  mengalami kecelakaan, Tuan. Dugan sementara adalah patah kaki pada kedua kakinya, namun sepertinya dia juga mengalai benturan di kepala dan kaki kanannya tidak bisa digerakan “

Sehun merasakan lemas di kedua kakinya karena ketakutan, dia meraih salah satu tangan Sooyoung dan menggenggamnya erat.

“ Youngie … “

Namun belum lama Sehun berusaha menguatkan Sooyoung, seorang suster mendorong tempat tidur Yoona menjauh untuk menuju ruang UGD dan Sehun merasa bimbang. Setelah beberapa pemikiran yang kacau, Sehun melesakan tangan Sooyoung.

“ Youngie .. aku harus menemani Yoona terlebih dahulu, aku akan kembali melihatmu setelah ini. Bertahanlah .. “

Dan tepat saat Sehun melepaskan tangannya,, sebuah air mata mengalir di ujung matanya, bukan karena luka di tubuhnya, tapi karena hatinya yang sudah hancur beekeping-keping.

light-pink-heart-md 

Rabu, 12 Agustus 2013
 
Aku tidak tahu apa yang aku rasakan, aku tidka bisa marah padamu, tapi aku merasa kecewa. Aku seharusnya tidak begini, aku hanya sahabatmu, dan dia adalah cintamu, aku bukan apa-apa bagimu selain sahabat kecil.
Tapi aku tidak bisa, aku tidak sanggup melihatmu bersedih dan terluka, itu lebih melukaiku dari pada kehilanganmu.
Sehun, sahabat kecilku, aku mencintaimu, aku telah memilihmu untuk mejatuhkan hatiku. Tapi .. aku tahu aku akan selalu jadi sahabatmu. Dan sebagai sahabat, aku akan memberikan satu hal terakhir untukku, agar kau bahagia.

 

Sooyoung perlahan membuka matanya dan mendengar sama-samar suara seseorang memanggil namanya.

“ S-sehun … ? “ panggilnya dengan suara lemah

“ Sayang ? ini omma “

Sooyoung berusaha mengembalikan penglihatannya,, dan setelah beberapa saat dia melihat sosok ibunya menangis di sisinya.

“ Omma .. dimana Sehun ? “

“ Dia tidak disini, sayang, dia sedang bersama Yoona “

Sesuatu berjengit di hati Sooyoung,, “ apa yang terjadi ? “

“ Yoona .. dia sakit,, sejak kemarin dia tidak sadarkan diri. Karena itu Sehun tidak pernah bisa kemari “

 the-third-hospital-sooyoung-shines-even-in-hospital-scrubs

Dan selama hari – hari berikutnya Sehun masih tidak datang meski Sooyoung terus dan terus menunggu. Tidak ada lagi sahabat yang berdiri di sisinya bahkan saat dia harus terpuruk karena harus menerima bahwa kedua kakinya harus diamputasi. Tidak ada lagi sahabat yang akan menghiburnya hanya untuk sekedar membuatnya lupa pada kesedihan yang membuatnya terpuruk.

“ Sooyoung sudah bangun ? “

Nyonya Choi menoleh saat mendengar suara Sehun di belakang,, “ dia tadi bangun, tapi setelah minu obatnya, dia tertidur lagi “

Sehun menggaruk belakang kepalanya dengan canggung,, “ aku sudah dengar tentang kaki Sooyoung, dan .. “

“ Dia menangis semalaman dan menolak bicara dengan siapapun, dia terus menolak makan hingga kondisinya semakin memburuk “ kata Nyonya Choi sedih.

Nyonya Choi kemudian ijin keluar dari kamar sebentar untuk menemui dokter dan meninggalkan Sehun yang terduduk di sisi tempat tidur Sooyoung.

“ Hai, Soo .. aku merindukanmu “

Sehun tersenyum pada sosok Sooyoung yang diam tidak bergerak,, “ Yoona akan pulang hari ini,, dia sakit, Soo, dan dia tahu dia sudah tidak punya harapan lagi. Tapi dia terus berusaha terlihat baik-baik saja di depan kami, dia tidak mau membuatku bersedih. Aku .. “ Sehun menghapus air matanya, “ aku hanya menyesal tidak mengetahuniya sejak awal, jika aku tahu, aku akan melakukan semua hal yang akan membuatnya bahagia, mencintainya dengan jauh lebih baik dan memberikan segalanya yang aku punya. Aku takut kehilangan dia, Soo. Aku terlalu mencintainya ..

Sehun menangsi di depan tubuh sahabatnya yang tidak bergerak, mencoba paling tidak mengurangi sedikit bebannya dengan membaginya pada Sooyoung. Dia tidak tahu kemana lagi harus mengeluh jika buka  pada sahabat kecilnya, “ aku harus segera pergi Soo, aku akan menemuimu lagi setelah mengantar Yoona pulang. Sampai jumpa “

Dan begitu Sehun menutup pintu di belakangnya, sebuah air mata menetes dari mata Sooyoung sebelum dia bergumam sangat lirih, “ aku mencintaimu .. “

Flashback end,,

 

light-pink-heart-md

Sehun menghapus air mata yang telah memenuhi wajah tampannya saat dia menutup buku harian tua di tangannya.

“ maafkan aku yang tidak bisa mencintaimu lebih dulu .. “ dia bergumam dalam tangisan

Lalu dia membuka surat yang terselip di bagian belakang buku harian dengan tangan gemetar.

 9781402875502_p0_v2_s260x420

Untuk sahabat kecilku, Oh Sehun
 
Sehun ..saat aku menulis surat ini, aku mengenang banyak hal. Aku mengingat lagi hari pertama kita bertemu, aku menyelamatkanmu dari beberapa pengganggu dan kau terus mengikutiku. Kemudian sat kita pertama kali masuk SPM, kaulah yang menyelamatkan aku dan kita semakin dekat. Kita melakukan semuanya bersama, berbagi segalanya, dan melewatkan banyak hal berdua, kau dan aku.
Hingga suatu hari, aku memikirkan suatu hal, mungkin aku tidak akan pernah bisa tanpamu. Aku tidak akan bertahan tanpa kau disisiku dan aku tidak bisa hidup tanpamu. Kau menjagaku, melindungiku, membahagiakan aku, dan melakukan banyak hal dalam hidupku. Saat itulah aku menyadari bahwa aku .. aku mulai jatuh cinta padamu.
Terkadang aku begitu membenci kenyataan bahwa kita adalah sahabat, bahwa ada sebuah hubungan persahabatan yang memisahkan kita. Aku selalu takut jika suatu hari nanti aku benar-benar jatuh cinta padamu, karena yang akan aku dapatkan hanyalah kesakitan. Kau selamanya hanya akan mengaggapku sahabat, bukan seorang gadis yang bisa mencintaimu. Persahabatan kita akan menjadi penghalang antara perasaanku padamu. Kau .. kau suatu hari akan memilih gadis lain selain aku, karena sekali lagi, aku hanya sahabatmu.
Aku begitu hancur dan terluka, aku merasa begitu tersiksa dengan semua hal yang terjadi diantara kita. Kau yang jatuh cinta dengan Yoona, kau yang tidak pernah lagi melihatku, kau yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan gadismu, kau yang melewatkan ulang tahunku, dan kau yang akhirnya akan menikahi Yoona.
Aku bahagia, tapi aku juga terluka dalam waktu bersamaan. Aku bahagia karena kau akhirnya mendapatkan kebahagiaanmu, kau menemukan cinta sejatimu. Tapi aku juga terluka karena aku tidak akan pernah memilikimu, selamanya.
Sehun .. tidak berada di dekatmu adalah hal terburuk dalam hidupku, namun .. melihatmu bersedih adalah jauh lebih buruk. Aku tidak mau kau menagis karena kehilangan Yoona dan aku tidak mau kau terluka kerena cinta. Lalu .. aku melakukan yang seharusnya aku lakukan untuk membuat orang yang berharga dalam hidupku menjadi bahagia.
Aku mungkin sekarang tidak berada di sisimu, tapi percayalah .. aku akan tetap bersamamu. Kuberikan hatiku pada Yoona agar aku selamanya bisa mencintaimu, di sisimu, dan Menjagamu. Aku akan terus bisa melihatmu tumbuh dewasa, menjadi seorang ayah dan  kakek, dan kemudian kita bisa bertemu di surga. Aku akan terus menunggumu, Oh Sehun, sahabat yang aku cintai.

 825599436

Sehun memeluk suratnya dalam tangisan,, sahabatnya telah melakukan hal besar untuk kebahagiaan nya dan Sehun merasaka sesuatu yang aneh. Dia mencintai Yoona tapi dia ingin Sooyoung di tetap sisinya juga. Dia ingin Sooyoung kembali, melihat senyumnya lagi dan mengatakan ..

“ aku juga mencintaimu, sahabatku “

light-pink-heart-md

.

.

.

TAMAT

Thanks to

Tada … !!!! Akhirnya aku selesai untuk Series – Miracle In December ini,, terima kasih banyak untuk kalian yang sudah membaca dan berkomentar selama cerita ini ^^ aku akan menghadirkan banyak cerita lain setelah ini ^^

thank-you (1)

 

Advertisements

8 thoughts on “[Series] Miracle In December – Sehun

  1. gatau harus coment apa lagi, ffnya menguras hati bgt buat dibaca…
    sedih liat pengorbanan soo eon yg bgitu besar buat sehun…
    terkadang kita selalu terlambat mnyadari bahwa ada seseorang yg menyayangi kita tnpa kita tau, dan disaat kita kehilangannya barulah kita menyesal…
    kereen aku suka bacanya, bahasanya ringan…
    ditunggu karya ffmu yg lain yaaa 🙂

  2. Bikin mewek niiii 😥
    Apalagi pas baca surat.ny soo, bikin netesin air mata dahh
    Kalo aku jadi sehun pasti udah nangis tu waktu baca surat.ny soo
    Ditunggu ff laen.ny chingu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s