[Series] Something Has Happend Chapter Eleven

” Cinta adalah Persahabatan, jika aku tidak bisa menjadi sahabatnya maka aku tidak bisa mencintainya “

Tapi bagaimana jika dua sahabat yang sebenarnya jatuh cinta justru mengingkarinya dan terpisah dalam luka. Mereka berdua selalu bersama sejak kecil, Kris dan Sooyoung adalah sahabat. Mereka tumbuh bersama dalam suka dan duka, saling berbagi dan menjaga. Namun saat mulai mengenal cinta, keduanya harus mengalami banyak kesalahpahaman.

Bagaimana kisah cinta mereka akan berakhir ?

Akankah cinta dua sahabat akan bersatu ?

.

.

.

Untitled-2

Something Has Happend

Title : Something Has Happend || Casting : Choi Sooyoung, Kris Wufan, Shim Changmin, Summer (OC) || Sub Cast : SMEntertaiment || Rate : 17 (Teenagers) || Genre : Romance, Angstr, Friendship || Disclaimer : ©Cast milik Tuhan || Lenght : 3337 words

NB : Coment please ^^ and follow me here

Sebelumnya : Kris akhirnya menemukan sahabat lamanya setelah sekian lama, keduanya kembali bertemu di kemah musim panas bersama Summer. Namun sekarang ada yang berbeda di dalam persahabatn mereka, ada yang telah berubah .. sesuatu telah terjadi ..

6120993-heart-vector-illustration

Setelah percakapan yang cukup terasa aneh dan setelah memestikan kaki Sooyoung sudah terasa jauh lebih baik, Kris memapah gadis dengan lembut saat mereka berdua berjalan ke taman di belakang gedung klinik. Meskipu begitu keduangnya masih terlihat sangat sangat canggung,, Kris tidak berhenti melirik Sooyoung di dalam pelukannya,, Sooyoung juga tidak mengucapkan sepatang katapun,, hanya pipinya yang bersemu merah.

5732207-swing-on-empty-playground-in-early-autumn

Begitu sampai di salah satu sepasang ayunan di tengah taman, Kris membantu Sooyoung duduk di sebelahnya.

“ Terima kasih “ kata Sooyoung

Kris hanya menjawab dengan senyuman manis sebelum dia sendiri duduk di ayunan yang lain,, “ Aku masih tidak percaya .. “ kata Kris

“ Tentang apa ? “

“ Bertemu denganmu di sini,, aku tidak percaya masih bisa melihatmu lagi setelah sekian lama “

“ Ak- aku juga .. “

Suasan kembali canggung,, mereka hanya menatap ujung kakai mereka yang sekarang sedang sibuk bermain dengan pasir-pasir cokelat. Lama sekali mereka terhanyut dalam sepi, sampai terdengar suara lembut dari Sooyoung.

“ Bagaimana kabar yang lain ? “

“ Ng ? “ Kris menoleh dengan wajah bertanya

“ Lay,, Sehun,, Kai,, Tao dan Luhan .. “

“ Aah,, mereka .. Mereka baik,, dan semuanya sudah menikah  “ Kris menambahkan sambil terkekeh kecil.

“ Benarkah ?? “ Sooyoung terdengar senang namun sedikit kecewa,, dia telah melewatkan banyak hal untuk sahabat-sahabatnya.

“ Maaf aku tidak memberitahu mu “ kata Kris lagi seolah bisa membaca pikiran Sooyoung

“ Tidak,, tidak apa-apa .. harusnya aku yang minta maaf “ kata Sooyoung murung

Kris tampaknya menyadari perubahan suasana menjadi sedih di antara mereka,, dia kemudian berkata dengan cepat, “ Sehun tampaknya menjadi yang paling bahagia .. “ katanya

“ Kenapa? “ Sooyoung mendongak

“ Dia berhasil mendapatkan Yoona “

“ Huh ? “ Sooyoung memekik kecil “ Gadis yang dia sukai sejak kelas satu ? Bagaimana bisa ? “

“ Sehun bekerja di perusahaan ayahnya dan ternyata mereka menjadi rekan kerja,, kemudian .. ta dah !! mereka menikah “ kata Kris terdengar sangat geli

Sooyoung tertawa kecil di sebelahnya,, Kris tidak bisa memungkiri bahwa Sooyoung yang sekarang benar-benar berbeda,, jauh lebih anggun dan cantik. Tapi bagian kecil hati Kris masih merindukan Sooyoung lang dulu, sahabat lamanya yang sudah lama sejak terakhir kali dia lihat.

“ Lalu bagaimana dengan Luhan ? “ Sooyoung bertanya lagi

Kris tidak langsung menjawab, dia terdiam beberapa detik sebelum berdeham dan bicara dengan tidak menatap Sooyoung, “ Setahun setelah kau pergi, ayah Luhan meninggal dan dia harus kembali ke Cina untuk menggantikan meneruskan perusahaan ayahnya “

“ Me-meninggal ? “

Sooyoung tidak bisa menemukan alasan untuk dia tidak merasa lebih bersalah sekarang,, sikap keras kepalanya telah membuatnya menjadi egois pada sahabat-sahabatnya. Dia telah melewatkan banyak saat bahagia mereka,, dan yang lebih parah dia tidak berada di sana saat mereka mengalami banyak kehilangan. Sooyoung tertunduk,, menyalahkan dirinya sendiri.

“ Itu juga bukan salahmu .. “ kata Kris lembut

“ Memang bukan .. “ suara Sooyoung bergetar, “ tapi aku bukan sahabat yang baik .. “

“ Youngie .. “

Kris malah bangkit dari ayunannya dan berjalan mendekati Sooyoung, dia berjongkok di depan si gadis dan menatap matanya yang mulai digenangi air mata.

“ Aku telah menjadi egois karena masalahku sendiri, aku menutup segala kemungkinan untuk kalian bertemu denganku, orang yang kalian sebut sahabat .. “ Sooyoung tidak melanjutkan kalimatnya.

Kris mengangkat wajah Sooyoung dan menghapus air matanya dengan lembut,, “ Tidak ada satupun dari kami yang menyalahkanmu atau bahkan membencimu karena ini, kami semua memahami keadaanmu, Soo. “

Soyoung meangguk kecil,, menemukan sedikit ketenangan di dalam hatinya saat menatap kedua mata hitam Kris.

“ Mulai sekarang aku harap kau berhenti menyalahkan dirimu sendiri, kami sengan kau baik-bak saja dan sekarang kembali lagi di sini bersama kami “

Sooyoung mengangguk lagi dan membiarkan Kris menarik tubuhnya ke dalam pelukannya, membelai kepalanya dengan lembut membuat Sooyoung memejamkan mata dalam kenyamanan.

“ Lagi pula aku yakin sekarang Luhan sudah bahagia “ Kris menambahkan

“ Kenapa ? “

“ Dia sudah punya keluarga kecilnya, dia sudah menikah “

6120993-heart-vector-illustration

Tampaknya hubungan mereka semakin baik dengan beberapa percakapan hangat yang terjadi kemarin,, tapi sepertinya sangat sulit menghilangkan kecanggungan itu begitu saja. Sepanjang dua hari berikutnya,, Sooyoung yang disibukkan dengan mengurusi anak-anak bersama yang lain tidak punya kesempatan sama sekali untuk mengobrol dengan Kris. Hal ini berimbas pada hari-hari berikutnya saat mereka bertemu,, mereka hanya saling mengucap ‘ Hai ‘ dengan sangat aneh dan cangung.

Keduangnya juga tampak gugup jika tiba-tiba salah satu dari mereka muncul di tempat yang sama,, Sooyoung sekali menjatuhkan selusin piring plastik pada jam makan siang hanya karena melihat Kris datang bersama Summer,, dan Kris tanpa sengaja memukul Chen dengan bola basket saat Sooyoung melintas bersama anak-anak di sebelah lapangan.

Hal ini membuat Summer merasa sangat frustasi,, “ Memperbaiki persahabatan ?? “ Summer menggeleng kepala, dia baru saja keluar dari gedung utama meluhat ayahnya menabrak lukisan Ken hanya karena melihat Sooyoung mendadak masuk ke ruangan yang sama.

“ Mereka bilang ingin memperbaiki persahabatan dengan cara seperti ini ?? “ Summer menepuk dahinya keras-keras, “ Mommy, aku rasa ini benar-benar tidak akan mudah!! “

Summer sedang duduk di ayunan tidak jauh dari rumah kemahnya,, hari ketiga setelah kemah dimulai dan belum ada perkembangan yang baik antara ayahnya dan Sooyoung. Berulang kali mendesah kesal,, cemberut sambil memeluk boneka panda yang di berikan paman Tao padanya,, Summer tidak menyadari bahwa segerombolan gadis kecil lain sedang mendekat padanya.

“ ehem “

straightlongkidslittlegirlhaircuts-13991419444gkn8

Summer berbalik mendengar suara seseorang dibelakangnya,, berdiri Caren dan teman teman gengnya. Summer mendesis putus asa,, bukan waktu yang tepat untuk berdebat dengan Caren.

“ Kau tida bersama teman-teman pengacaumu ? “

“ Jangan sekarang Caren, aku tidak mau merusak kemah musim panasmu “

Summer menatap Caren dengan malas dan sudaha kan ebranjak pergi saat satu kaliat Caren menghentikannya dengan cepat.

“ Beginilah tingkah laku anak yang tidak punya ibu ! Ayahmu pasti tidak pernah mengajarimu sopan santun “

Summer membeku ditempatnya,, tidak ada yang boleh berbicara jelek tentang ayah dan ibunya. Dia berbalik masih dengan usahanya untuk menahan amarah, “ Aku tidak suka kau mengatakan itu Caren,, minta maaf sekarang “ kata Summer sepelan mungkin.

“ Tidak perlu aku rasa,, itu kenyataan kan? “ Caren mendekat,, gadis kecil ini tingginya tidak melebihi Summer, “ Kau memang tidak mempunyai ibu dan ayahmu tidak pernah mengajarimu – “

tumblr_m6f0hnmnzm1qc9m5do1_500

“ Sudah cukup gadis kecil!! “

Sooyoung muncul di belakang mereka entah sejak kapan,, “ Kau tidak seharusnya berbicara sekasar itu pada temanmu,, ibumu harus tau tentang ini “

Sooyoung menatap satu persatu dari Caren dan teman-temannya kemudian beralih pada Summer yang terdiam dengan sedikit suara isakan.

“ Minta maaf sekarang dan kau harus menemuiku dengan ibumu setelah ini “

“ Aku .. “

Caren nampaknya bersikeras dan sudah akan menolak namun Summer sudah tidak tertarik lagi dan mendadak berlari pergi.

“ Summer!! “ Sooyoung berteriak, “ Kalian harus menemuiku dengan orang tua kalian malam ini, mengerti ? “ kata Sooyoung pada tida gadis kecil itu sebelum berlari menyusul Summer.

Sooyoung cukup kewalahan berlari mengejar Summer dengan sepatu highheel nya,, Summer berlari lebih cepat dari dugaannya. Sooyoung sudah akan menyerah dan hampir meminta bantuan Kris saat dia melihat seorang gadis berambut hitam pekat duduk di belakang salah satu pondok kayu.

Sooyoung mendekat berlahan dan sangat hati-hati,, “ boleh aku duduk di sebelahmu ? “

Summer sedikit terlonjak mendengar suara Sooyoung,, dia hanya mengangguk kecil sambil menghapus air matanya.

“ Kau baik baik saja ? “ Sooyoung bertanya dengan lembut

“ hmm .. “ Summer mengangguk lagi “ Aku hanya rindu pada mum “

“ Lalu kenapa malah menangis ? “

Pertanyaan Sooyoung membuat Summer mendongak karena bingung dan Sooyoung hanya tertawa kecil melihat wajah bingung Summer.

“ Kau seharusnya tersenyum saat kau teringat Tiffany “

“ Tapi kata-kata Caren sangat keterlaluan “

“ Itu karena dia tidak mengenal ibumu dengan baik “

Sooyoung mengulurkan tangannya dan mengelur kepala Summer, Kau benar-benar mirip dengannya. Matamu yang penuh kebahagiann, senyummu yang ceria dan hatimu yang baik. Kalian berdua memang pantas menjadi ibu dan putrinya “

Summer tertawa kecil, merasa sangat bangga saat seseorang mengatakan bahwa dia mirip dengan ibunya, meskipun dia sendiri tidak pernah melihat langsung bagaimana ibunya.

“ Tiffany adalah satu-satunya teman wanita yang aku punya, dia mengajariku banyak hal tentang berdandan dan pakaiaan. Beberapa kali Tiffany akan memarahiku yang meluakan semua pelajarannya dengan cepat, namun dia akan dengan sabar kembali mengajariku banyak hal. Dia juga yan selalu membelaku dari gadis-gadis lain yang menyebalkan “

“ Mommy pasti sangat hebat “

“ Dia luar biasa .. gadis yang akan selalu memberikan kebahagiaan bahkan pada orang yang membencinya “

“ Aku sangat merindukannya “ Summer berubah murung lagi

“ Aku tahu, aku juga merindukannya “ Sooyoung menarik Summer ke dalam pelukannya, “ Kehilangan orang yang sangat kita cintai memang sangat sedih dan menyakitkan “ dia menambahkan.

Summer mendongak,, dia melingkarkan tangannya di pinggang Sooyoung dan menatap sahabat ibunya itu, “ Apa unnie juga menyayangi mommy ? “

“ Dia sudah seperti saudaraku sendiri, tentu saja aku menyayanginya. Tapi .. tahukah kau kenapa semua ibu adalah orang paling hebat di dunia ? “

Summer mengeleng dengan polos.

“ Karena cinta mereka berbeda .. “ Sooyoung tersenyum tulus “ cinta seorang ibu berbeda dengan cinta di seluruh dunia ini,, karena cinta seorang ibu akan selalu kekal meski terpisah jarak sejauh apapun. Cinta ibu bisa melindungi kita dari bahaya apapun,, membahagiakan kita dari kesedihan terburuk sekalipun,, dan mengeluarkan kita dari ketakutan apapun. Karena ibu seperti malaikat tanpa sayap yang selalu ada dimanapun kita berada “

“ Apa mommy juga akan selalu ada ? “

“ Aku sangat yakin bahwa sekarang Tiffany sedang mengawasimu dari surga, memastikan putrinya tidak menangis, sedih dan terluka “

“ Kalau begitu mommy pasti sekarang sedang sedih karena teman-temanku mengatakan hal buruk tentangnya “

“ Tidak, Tiffany hanya bisa melihatmu,, dan dia hanya akan sedih dan menangis jika melihat kau bersedih dan menangis “

“ Benarkah ? “

“ Tentu, sayang “ Sooyoung mencubit kedua pipi tembem Summr, “ jadi kau harus selalu tersenyum agar ibumu juga tersenyum,, kau boleh saja bersedih dan menangis,, tapi katakan pada ibumu bahwa setelah itu kau akan kembali menjadi gadis ceria lagi “

“ Kalau begitu aku berjanji akan menjadi gadis yang baik agar mommy bangga padaku di surga “

“ Itu baru gadis pintar “ Sooyoung mengacak rambut Summer lagi

“ Terima kasih, unnie “

“ Dengan senang hati, Summer sayang “

il_fullxfull.142331211

“ Mommy pasti senang kalau melihat teman baiknya sedang memeluk putri kesayangannya “

“ Benarkah ? “

Mereka berdua tertawa bersama,, Summer semakin menyayangi Sooyoung. Gadis ini benar-benar seperti yang diceritakan ibunya,, Summer bisa merasakan kasih sayang ibu yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Sementara itu,, tanpa mereka sadari seseorang bersembunyi tidak jauh dari mereka. Tersenyum mendengar semua percakapan mereka,, dan memegang dadanya yang sekarang berdegup kencang.

“ Aku rasa omma benar,, sudah waktunya aku meberikan Summer sosok seorang ibu untuk melengkapi hidupnya “

Dia sekali lagi mengintip kedua gadis yang berharga dalam hidupnya itu,, “ Entah sejak kapan aku merasakan ini,, tapi jujur saja .. aku mulai tidak memandangmu sebagai sahabat lagi,, melainkan seorang wanita dewasa “

6120993-heart-vector-illustration

Pada pagi hari ketiga perkemahan,, semua anak berkumpul di dapur untuk kegiatan memasak bersama. Kris dan Summer datang terlambat karena bangun kesiangan,,

“ Cepatlah daddy “ kata Summer terburu-buru

“ oke,, ayo pergi ! “

MasterChefJunior_YNG104_2500_640x360_54937667766

Semua anak sudah berkumpul di dapur kecil saat Kris dan Summer masuk,,

*PRANGG !!*

Sooyoung masih dengan ceroboh menjatuhkan setumpuk panci di belakang,, Summer terkikik geli dan mendorong ayahnya.

“ Bantulah unnie,, daddy “

Kris mengangguk dan mendekati Sooyoung yang gugup,, “ Kau baik-baik saja ? “ kata Kris seraya berjongkok di sebelah Sooyoung.

Sooyoung melonjak kecil,, “ oh? Yeah,, aku baik-baik saja “

“ Biar aku bantu “

Dan Kris membantu Sooyoung menggotong sekitar dua belas panci dan membagikannya ke beberapa meja-meja.

“ Terima kasih “ kata Sooyoung lirih

“ Dengan senang hati “ Kris tersenyum manis

“ unnie ?? “

Sooyoung menoleh dan melihat Summer berdiri di sebelah sambil menatapnya,,

“ Iya, sayang ? “

“ Bisakah kau membantu kami ? “

Sooyoung mengerutkan alisnya,, “ Membantu untuk apa ? “

“ Membantu kami memasak “ Summer menambahkan

“ Eh? Tapi kan .. “

Sooyoung belum selesai bicara saat Summer menarik tangannya,, Sooyoung terhuyung dan membungkuk di sebelah kepala Summer.

“ Daddy sama sekali tidak bisa memasak,, bahkan air sekalipun “ Summer berbisik di telinga Sooyoung

Sooyoung menegakkan diri dan tertawa kecil,, keduanya melirik pada Kris yang sedang memegang beberapa selada dan tomat.

“ Apa ? “ Kris bertanya dengan bingung

“ Bukan apa-apa,, sepertinya aku akan membantu kalian memasak karena hanya kau satu-satunya ayah di sini “ kata Sooyoung

Dan begitu Sooyoung dan Summer meningglakannya menuju meja masak, Kris tersenyum lebar. Selama sepuluh menit pertama Sooyoung dengan sengaja membiarkan Kris untuk memasak dan hasilnya .. Kris merebus sayuran terlalu lembek dan hampir menjadi bubur,, dia memotong-motong wortel hampir sebesar tomat merah dan menggosongkan ikan yang sedang mereka goreng.

693985880

“ woow Kris,, kau sangat parah “ Sooyoung berkomentar

“ aku tahu,, karena itu aku membutuhkanmu “ Kris mengerutkan wajahnya

Sooyoung terkekeh sebelum berjalan ke samping Kris,, “ biar aku yang lakukan “ katanya

Akhirnya Kris dan Summer membiarkan Sooyoung menangani semua sementara mereka beberapa kali bergerak untuk membantu Sooyoung mengambilkan seseuatu.

“ Aku tidak tahu kau hebat dalam memasak sekarang “ kata Kris saat melihat Sooyoung memotong-motong seledri dengan cepat.

“ Ibu memaksaku untuk belajar memasak karena aku kelak akan jadi ibu rumah tangga,, dia terus menyuruhku mendatangi kelas memasak yang membosankan “

Kris hanya membentuk huruf ‘ o ‘ dengan mulutnya sambil manggut-manggut,, “ aku juga suka gadis yang pintar memasak “ kata Kris tiba-tiba sambil mengigit sebuah tomat merah.

Sooyoung yang sedang mencicipi kuah kaldu tersedak dengan keras,, membuat Kris menyadari kalimatnya barusan. Dia mendekat dan mengelus punggung Sooyoung dengan salah tingkah,, “ kau baik-baik saja ? “

Sooyoung hanya mengangguk dan masih mengatur nafasnya. Dua menit kemudian keduanya berdiri cukup jauh dan hanya saling terdiam.

Summer akhirnya kembali setelah sejak tadi bermain di meja Jeno dan mengganggu Ken,, “ ada apa daddy ? “ Summer bertanya saat menyadari suasana di antara mereka berdua.

“ Apa ? “ Kris malah balik bertanya

“ Kenapa sepi sekali di sini ? “

“ Tentu saja sepi. Kita kan sedang memasak sayang,, bukannya bermain musik “

“ Tapi kan daddy .. “

“ ouch !! “

Kris dan Summer menoleh bersamaan saat mendengar Sooyoung memekik keras,,

“ Kenapa ? “ Kris setengah berlari untuk melihat Sooyoung

Kris bisa melihat jelas ada sebuah sayatan kecil di jari telunjuk Sooyoung,, dan sayatan itu mengeluarkan banyak darah.

“ Ya tuhan,, kau berdarah “ kata Kris panik

“ Aku tidak apa-apa Kris,, hanya .. “

“ Biar aku ambilkan kotak obat, daddy “ kata Summer sebelum berlari pergi

“ Summer .. “ Sooyoung mencoba menghentikan Summer “ Kris,, ini hanya luka kecil jangan berle- “

“ Ayo ke ruang kesehatan “ kata Kris tanpa mendengarkan Sooyoung

“ Kris,, aku hanya .. “

Kris tidak menghiraukan Sooyoung dan menyeretnya keluar dapur,,

“ Kris,, aku baik-baik saja “ kata Sooyoung lagi

“ Dimana Dokter Minseok ? “

Ruang kesehatan sepi saat Kris dan Sooyoung tiba,,

“ Dengar Kris,, aku tidak .. “

Sooyoung tidak pernah punya kesempatan untuk bicara bahkan saat ini karena Kris tiba-tiba saja bergerak dan memasukan telunjuk Sooyoung ke mulutnya. Sooyoung berjengit kecil,, “ Kris ? “

“ kita harus menghentikan darahnya dulu “ kata Kris

“ tapi .. “

Sooyoung tidak bergerak,, dia hanya menatap Kris di depannya yang sedang berusaha mengobati luka kecilnya. Teringat olehnya saat dulu,, Kris yang selalu mengobatinya jika dia terluka karena kecerobohannya. Dan Sooyoung bersyukur sekali masih bisa merasakan hal ini lagi,,

“ Daddy!! “

Summer tiba-tiba menyeruak masuk,, berlari dengan cepat dan mendekati ayahnya dan Sooyoung.

“ Aku dapatkan kotak obatnya “ katanya sambil terengah-engah

“ Aku baik-baik saja Summer,, kau tidak harus sampai terengah-engah begini sayang “

“ Tidak apa-apa, unnie “ kata Summer riang

Kris mengambil kotak obat di tangan Summer dan mulai mengobati luka kecil Sooyoung. Dia melakukannya dengan lembut dan sangat hati-hati,, sesekali bergumam maaf saat Sooyoung berjengit kesakitan.

“ sudah selesai “ kata Kris

Sooyoung tersenyum kecil dan mengeleng kepala,, “ Ini hanya luka kecil dan lihat reaksi kalian berdua ? “ kata Sooyoung

“ Walaupun kecil,, ini tetap saja luka “

“ Tapi kalian tidak perlu belebihan,, kita kan bisa mengobatinya nanti “

“ Tidak ! “ kata Kris cepat, “ aku tidak akan membiarkanmu terluka sedikitpun “

Dan Sooyoung merasakan gelombang kebahagiaan besar dalam hatinya yang datang entah dari mana.

6120993-heart-vector-illustration

Malam harinya,, tepat jam delapan malam,, seluruh anak berkumpul di lapangan besar.

DSC01197

Malam ini cukup hangat dan langit dipenuhi dengan bintang-bintang. Yoona berdiri di sebuah panggung kecil dan memberikan komando untuk yang lain agar mengatur anak-anak untuk duduk melingkar. Butuh waktu hampir setengah jam sampai akhirnya permainan bisa di mulai.

“ Baiklah anak-anak, aku akan menjelaskan permainannya. Akan ada lima kali permainan,, setiap kelompok akan mengeluarkan wakilnya untuk maju ke panggung dan mengambil kertas dari bola kaca kemudian memeragakannya tanpa bersuara. Kelompok yang menang akan mendapat makan siang istimewa besok dan di tambah es krim “

Summer dan Sooyoung melompat kegirangan saat mendengar kata “ makan siang dan es krim!! “, membuat Kris menoleh dan menatap mereka dengan heran.

Permainanpun dimulai,,  tim dibagi menjadi Kris-Sooyoung dan Seohyun-D.O. Yoona maju pertama kali dan mulai bergerak aneh di atas panggung,, namun tidak butuh waktu lama sampai salah satu anak di kelompok Kris-Sooyoung berteriak ..

“ Kupu-kupu dalam toples “

2f91c6ccc3a9a70216f6073e346e5702

Dan Yoona menekuk wajahnya jelas sekali saat kembali kebangkunya,, permainan terus berlagsung dengan seru sampai tiba di babak akhir.

“ Kau yakin akan menirim aku ? aku tidak terlalu hebat dalam permainan ini “ kata Kris

“ Ayolah daddy,, hanya satu angka lagi dan kita akan mendapatkan es krim untuk makan siang “ kata Summer

“ aku mohon .. “ Sooyoung menambahkan

Kris akhirnya maju tanpa ada pilihan lain,, dia mengambil satu-satunya gulungan yang tersisa di bola kaca dan membacanya. Matanya terbuka lebar dan dia menatap kelompoknya dengan putus asa. ‘ orang bodoh mana yang memasukan kalimat ini ke dalam permainan ? anak-anak mana bisa menjawabnya ‘ Kris menggerutu dalam hati

“ Ayo paman !! “ Key berteriak menyemangati

“ Kita harus menang “ Jelo menambahkan

“ Aku mau es krim daddy “

Kris akhirnya mulai bergerak,, dia tidak punya pilihan lain selain meminta bantuan Sooyoung. Kris membuat gerakan pertamanya dengan menunjuk-nujuk Sooyoung

“ Aku ? “ kata Sooyoung terkejut

Kris mengagguk cepat,,

“ Aku rasa dia ingin unnie yang menjawabnya “ Summer berbisik,, dia sendiri juga heran

“ benarkah ? “

Entah apa yang menyerangnya tapi otak Kris mendadak berhenti berfungsi,, sama sekali tidak terpikir satupun cara di benaknya. Dia bergerak sembarangan dan membuat seluruh orang disana mengernyit heran.

“ Apa Kris ? aku tidak paham “ kata Sooyoung putus asa

Kria menghela nafas panjang,, dia mencari cara lain namun hasilnya tetap sama. Summer yang mulai jengkel dan frustasi menghampiri ayahnya ke atas panggung.

“ Tunjukan kertasnya padaku daddy “ kata Summer

“ Ng ? “ Kris melongo

“ Biar aku bantu “

Kris ragu-ragu sejenak namun kemudian menyerahkan kertasnya,, Summer mendesis jengkel dan mendelik ke arah ayahnya yang nampak menyedihkan.

“ Apa ini sulit daddy ? “ Summer bertanya

“ Daddy hanya .. “

Kris belum menyelesaian kalimatnya saat Summer menarik tangannya dan membuatnya berjongkok. Summer kemudian menatap Sooyoung meminta perhatiannya,, setelah memastikan Sooyoung menagngguk Summer memulai gerakannya. Sederhana,, pertama dia menunjuk ayahnya lalu Sooyoung dan membuat bentuk hati dengan tangannya. Sooyoung memiringka kepala tampak bingun namun berfikri keras. Sekali lagi Summer mengulanginya,, dan beberapa detik kemudian Sooyoung berkata dengan ragu.

“ I love you ? “ dia menjawab

Summer menjentikan jarinya dan mengangguk dalam sebelum kembali ke bangkunya sambil menepuk-nepuk dahinya,, Kris menggaruk belakang kepalanya dengan malu,, dan Sooyoung hanya berkedip beberapa kali. Kris kembali duduk di bangkunya,, namun kali ini Summer sudah pindah duduk di sebelah Ken dan bergabung dengan yang lain untuk membicarakan ayahnya.

“ Sulit sekali mengatakannya “ Kris bergumam perlahan

“ Sesulit itukah ? “ tanya Sooyoung lembut dengan sorot mata sedih

“ Aku harap tidak sesulit itu “ kata Kris pahit

6120993-heart-vector-illustration

.

.

.

BERSAMBUNG

Aku akhirnya bisa kembali meneruskan cerita ini, senang rasanya ^^ aku harap kalian masih bersemangt untuk embaca kelanjutannya. Besok atau lusa aku akan upload chapter berikutnya dan mungkin juga Miracle In December – Kai dan Sehun ^^

Selamat membaca dan jangan lupa tinggalakan komentar 🙂

tumblr_mps7xxrUvn1riq9k9o1_1280

Advertisements

13 thoughts on “[Series] Something Has Happend Chapter Eleven

  1. firstkah?? ya ampun kak akhirnya ngepost ff juga
    aku udah sering banget bolak balik nih wp buat ngeliat ada yg baru atw ngga dan akhirnya penantianku tak sia2
    thankyou udah post nih ff 😀

  2. weww kris ayolah coba buka hati buat syoo jgn smpe changmin dtng ke korea dan taraa memisahkan kalian….
    syoo sepertinya juga masih megharapkan kris nih… summer ayo bntu kedua dewasa ini utk bersama 🙂

  3. Akhirnya dilanjut jugaaa.. soo bener2 keibuan deh suka liatnya pas sama summer… kayaknya kris udh mulai suka nih sm soo.. terus klo kris nya sm sooyoung, changmin gmn? Ditunggu lanjutannya, fighting!!! ;D

  4. Keren… Aku gak menyangka Summer bakal sepintar ini. Hahaha~
    Ciee~ ada orang ketiga yg mendengar pembicaraan antara Sooyoung dan Summer. Dan itu adalah Kris. Aku harap SooKris cepat menyatu. Biar Summer punya eomma lagi ^-^

    Semangat chingu untuk ff yamg lainnya. Aku bakal dengan setia loh menunggu kelanjutan FF ini, asalkan dilanjut sampai selesai 🙂

  5. kaaak aku udh nunggu lama bgt loh ffnya dan akhirnya keluar jugaa haha..
    aku bacanya sambil senyum” sendiri ngebayangin sooyoung sama krisnya yg canggung hihi
    cepat di lanjutkan aku gak sabar 🙂

  6. Cieeee akhirnya dipost juga ni ff hihihi
    Emang sulit apa kris bilang i love u ke soo??? Soo sampe sedihhh
    Hahahah summer pinter bngt yaaaa…smga aja summer bisa nyatuin soi ama kris secepat.ny
    Ditunggu part selanjut.ny chingu

  7. akhirnya… padahal aku pengen changmin muncul tiba tiba di part ini. kayaknya soo susah bgt nglupain kris. changmin kasian banget, penantiannya selama ini berbuah masam… next partnya di tunggu…

  8. Aku menunggu keromantisan changmin sungguh ._. Changmin kau dimanaa ?? Summer kecil kecil pinter deh, syoung kenapa kyknya sedih bngt wktu tau kris susah ngomong i love you, baru beberapa saat move on dri kris,,eh jatuh lagi wkwk, next part ditunggu yaw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s