[Series] Something Has Happend Chapter Ten

” Cinta adalah Persahabatan, jika aku tidak bisa menjadi sahabatnya maka aku tidak bisa mencintainya “

Tapi bagaimana jika dua sahabat yang sebenarnya jatuh cinta justru mengingkarinya dan terpisah dalam luka. Mereka berdua selalu bersama sejak kecil, Kris dan Sooyoung adalah sahabat. Mereka tumbuh bersama dalam suka dan duka, saling berbagi dan menjaga. Namun saat mulai mengenal cinta, keduanya harus mengalami banyak kesalahpahaman.

Bagaimana kisah cinta mereka akan berakhir ?

Akankah cinta dua sahabat akan bersatu ?

.

.

.

Gambar

Something Has Happend

Title: Something Has Happend || Casting : Choi Sooyoung, Kris Wufan, Shim Changmin, Summer (OC) || Sub Cast : SMEntertaiment || Rate : 17 (Teenagers) || Genre : Romance, Angstr, Friendship || Disclaimer : ©Cast milik Tuhan || Lenght : 3008 words

NB : Coment please ^^ and follow me here

.

.

Sebelumnya : Sooyoung akhirnya kembali ke Korea setelah tujuh tahu dia meninggalkan negara yang menyimpan banyak kenangan untuknya. Semenatra itu di tempat lain, Kris dan Sumer tengah sibuk dengan perispan kemar musim panas mereka. Dan tanpa sengaja, Summer bertemu seseorang ..

Gambar

Dua hari kemudian,,

“ DADDY !! “ Summer berteriak dari lantai bawah untuk kesekian kalinya dalam pagi ini.

“ sebentar saja,, sayang “ Kris menjawab dari atas

Summer melemparkan tubuhnya ke sofa dan duduk sambil melipat kedua tangnnya di depan dada. Sekitar lima belas menit kemudian Kris turun dengan senyuman polosnya, “ kita berangkat sekarang ? “, Kris bertanya. Summer tidak menjawab dan hanya memandang ayahnya dengan malas.

Gambar

“ ada apa sayang ? “

“ kenapa daddy lama sekali ? “

“ daddy hanya sedikit membereskan pakaiaan “

“ kita akan pergi kemping daddy,, bukannya jalan-jalan dengan tante Bora ! “

“ daddy tau “

“ lalu kenapa daddy lama sekali ? “ Summer memutar bola matanya dengan putus asa

“ daddy akan bertemu guru dan orang tua teman-temanmu,, tentu saja daddy harus rapi “

Summer tidak akan pernah menang jika berdebat melawan ayahnya yang keras kepala,, “ terserah daddy saja “ kata Summer yang akhirnya menyerah.

Mereka berdua berangkat lima menit kemudian setelah memasukan koper-koper mereka,, sepanjang perjalanan Kris dan Summer bernyanyi dan bermain banyak permainan konyol bersama. Dan karena perjalanan yang cukup jauh,, Summer bahkan sempat tertidur di pangkuan Kris.

Setelah tiga jam perjalanan,, mereka akhirnya sampai di tempat kemah. Sudah cukup banyak anak yang datang,, Kris dengan susah payah membantu Pak Oh mengeluakan koper Summer.

“ apa saja sebenarnya yang kau bawa ?? “ kata Kris yang keheranan saat mengangkat dua koper Summer

“ boneka panda dari paman Tao dan boneka unikon dari paman Lay “ kata Summer polos

Gambar Gambar

“ kau membawa dua boneka itu ? kenapa ? “

“ agar aku bisa tidur “

“ bagaimana dengan boneka beruang dari daddy ? “

“ aku tidak suka “

“ kenapa ? “

“ karena warnanya pink,, daddy kan tahu aku tidak suka pink “

“ Tapi Tiffany sangat suka warna pink ” kata Kris

“ ayolah daddy, aku dan mommy punya selera yang berbeda “ kata Summer

Kris menatap putrinya untuk beberapa detik,, “ oke oke,, daddy akan memberikanmu boneka yang lain “

Keduanya saling bergandengan dan berjalan melewati sebuah jembatan panjang,, Summer tidak berhenti berjingkrak-jingkrak kesenangan,, membuat Kris harus berullang kali memperingatkannya untuk berhati-hati.

“ Dimana tendamu ? “ Kris bertanya

“ Entahlah .. “ Summer menjawab cepat

Keduanya mengedarkan pandangan mereka ke segala arah, berharap bisa menemukan sesuatu yang bisa membantu mereka. Dan saat mereka hampir menyerah untuk mencari,, keduanya mendengar seseorang memanggil Summer, “ Summer !! “

Kris dan Summer menoleh bersama dan melihat Jeno, Ken, dan Key berlari ke arah mereka.

Gambar  Gambar Gambar

“ Hai “ kata Summer ceria sambil melambaikan tangannya bersemangat

“ Hai Summer “ kata Jeno “ Selamat Pagi Paman Kris “ dia menambahkan

“ Selamat pagi boy’s,, kalian sudah datang ? “

Ken dan Key mengangguk bersama,, “ aku baru saja tiba Paman dan segera berlari kesini begitu melihat Summer “ kata Jeno

Kris tersenyum kecil dan membelai kepala Jeno dan yang lain,,

“ boleh kami membawa Summer ketendanya ? “ Ken tiba-tiba bertanya

“ kalian sudah menemukan tenda kita ? “ Summer juga bertanya

“ kalian satu tenda ? “ Kris juga malah itu bertanya dengan mata terbuka lebar

Gambar

“ tentu saja daddy,, memangnya siapa lagi ?? “ kata Summer

“ tapi kenapa kau tidak satu tenda dengan teman perempuanmu lain ? kenapa dengan mereka “

“ Memangnya kenapa aku tidak boleh satu tenda dengan mereka ? Lagipula, semua teman-teman cewekku sangat merepotkan “ kata Summer sambil menata ayahnya dengan polos

“ Tapi tetap saja kau tidak seharusnya berada di satu tenda dengan mereka bertiga, kau – “

“ Sudahlah daddy, jangan berlebihan. Kami masih harus membereskan tenda kami, jadi .. sampai jumpa daddy ! “

Summer sudah berlari tanpa mendengarkan kalimat Kris,, detik berikutnya Jeno, Ken dan Key sudah menyusul Summer.

“ kenapa dia malah tidur dengan laki-laki ? “ kata Kris sambil bergidik

Kris akhirnya memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar mengelilingi daerah perkemahan,, mengelilingi perbukitan,, mengunjungi pondok kayu dan masuk ke gedung utama. Dia bertemu dengan beberapa orang tua siswa yang sedang mengomel pada beberapa staf tentang berbagai hal.

“ bagaimana bisa tidak ada ruang ber AC disini ? “ kata seorang wanita bertubuh gemuk dengan banyak gelang di tangannya,, jarinya yang besar seperti sosis menunjuk-nunjuk pria kurus di depannya.

“ Cih .. dasar tukang gerutu ! “ Kris mencibir lirih

Dia melongok ke beberapa ruangan di koridor pertama,, ada satu ruangan dengan banyak bangku kecil dan alat gambar,, ada ruangan yang sepertinya adalah ruang kesehatan,, ada ruangan luas dengan dinding kaca,, dan ada ruangan dengan banyak alat memasak. Kris berbelok ke kanan di ujung koridor pertama dan menemukan dua pintu masing-masing disisi kanan kiri. Dia membuka pintu bertama di sebelah kiri dan masuk ke dalam,, ada banyak alat musik. Mulai dari drum,, piano,, gitar,, suling,, dan biola.

 Gambar

“ Summer akan suka sekali ruangan ini “ Kris bergumam

Dia kemudian keluar dan berjalan ke ruang disisi sebelah kanan,, tapi saat mengintip ke dalam,, ruangan itu tampak gelap,, sepi dan kosong. Kris bisa langsung menebak bahwa ini adalah ruang oleh raga karena ada dua buah ring basket di masing masing ujung ruangan. Dia sudah akan berjalan menjauh saat tiba tiba dia mendengar sebuah suara,, suara bola yang menyentuh lantai dengan keras berulang ulang. Kris berhenti dan kembali mengintip ke dalam,, dia tidak bisa melihat dengan jelas,, tapi samar-samar seperti ada seseorang di dalam sana. Kris menajamkan pandangannya,, sepertinya seorang perempuan,, Kris menyakini itu saat melihat orang tadi punya rambut panjang yang tergerai di punggungnya. Semakin lama Kris semakin bisa melihat orang itu dengan jelas. Tubuh langsing dan tinggi,, rambut panjang bergelombang yang tergerai dibelakang punggung,, dan kaki jenjang yang indah. Tapi ada yang membuat Kris heran,,

“ Apa gadis ini sudah gila ? “ dia bergumam “ Mana ada orang yang bermain basket dengan rok mini dan high heel ? “

Gambar

Beberapa menit terus menatap cewek misterius itu,, Kris sedikit terkejut melihat kemampuannya bermain basket,, dia berulang kali berhasil membuat angka. Saat sedang asik memperhatikan cewek tadi,, tiba-tiba ada yang memanggilnya.

“ daddy ? “

Kria melonjak kaget,, “ Summer ? “

“ apa yang daddy lakukan disini ? apa daddy sedang mengintip seseorang ? “

“ tidak tidak tidak ! daddy hanya kebetulan lewat dan .. “ Kris berusaha menjelaskan tapi dipotong oleh Summer

“ apa yang daddy lihat ? “

“ buka apa-apa ? “ kata Kris sambil melirik ke dalam,, gadis tadi masih bermain basket

Kris bernafas lega,, setidaknya dia tidak mendengar keributan diluar.

“ daddy bohong ! “

“ daddy tidak bohong “ Kris menggeleng cepat “ daddy hanya – hanya sedang .. “

“ kalau daddy tidak mau memberitahu aku,, biar aku masuk sendiri “

Suumer sudah berlari kecil menuju pintu masuk ruangan itu,, namun Kris lebih cepat dan mengangkat tubuh putrinya.

“ oke oke ! daddy akan memperlihatkanmu “ Kris menyerah “ tapi jangan membuat suara “

“ hmm “ Summer mengangguk dengan senyuman lebar di wajahnya

Kris menggendong Summer dan membawanya kejendela kecil tempat Kris mengintip tadi,, dengan antusias Summer menajamkan penglihatannya dan melihat kedalam. Lama-kelamaan Summer bisa melihat dengan jelas,, sama seperti yang tadi dilihat ayahnya,, seorang gadis dengan rambut panjang terurai dan tubuh tinggi.

Summer mendadak membuka matanya lebar,, hatinya mencelos dan tidak percaya dengan penglihatannya. Dengan cepat Summer meringsek turun dari gendongan ayahnya dan berlari ke pintu masuk,, membukanya dengan cepat dan berlari masuk. Kris yang kaget berusaha mendapatkan Summer kembali namun terlambat,, dia sudah berlari ke dalam. Kris setengah berjinjit berlari mengikuti putrinya di belakang.

“ UNNIE ! “ Summer berteriak keras

Entah karena kaget mendengar Summer atau karena dia terpeleset high heelnya,, saat berbalik,, gadis tadi terhuyung dan jatuh di pantatnya.

“ aww .. “ gadis itu berjengit

Summer dan Kris sama-sama memekik pelan namun dengan alasan yang berbeda,, Summer yang merasa bersalah karena mengagetkan gadis tadi segera berlari mengahmpirinya,, sementara Kris … meski hanya beberapa detik melihat wajah gadis itu,, tapi sepertinya wajah itu tampak tidak asing baginya. Kris seperti orang bodoh dengan pikiran kosong,, hanya terpaku ditempatnya sambil masih terus mengingat-ingat.

“ daddy,, bantu aku ! “

Teriakan Summer membawa Kris kembali dari lamunannya,, dia melihat Summer sudah berjongkok di sebelah gadis itu.

“ unnie tidak apa apa ? “ kata Summer

“ aku tidak – “ dia manatap wajah Summer “ oh ? sepertinya aku pernah melihatmu “ dia menambahkan

“ kita pernah bertemu di toko mantel, unnie “

Gadis itu terdiam sesaat,, “ ah !! kau gadis kecil cantik itu “ kata gadis sambil tersenyum

Summer juga tersenyum manis,, “ unnie tidak apa apa ? “

“ hmm .. “ kata gadis itu sambil berusaha berdiri namun terhuyung lagi sambil memekik kesakitan.

“ biar aku dan daddy membantumu,, unnie “

“ hmm .. terima kasih “ gadis mengangguk pasrah

“ cepatlah daddy ! “ Summer berteriak lagi pada ayahnya

Kris setengah berlari menghampiri Summer dan gadis tadi,, setelah Kris sampai di dekat mereka,, Summer mundur kebelakang dan membiarkan ayahnya berdiri tepat di sebelah gadis tadi yang masih menunduk sambil memijat pergelangan kakinya,, sepertinya dia terkilir.

“ aku minta maaf karena putriku sudah mengejutkanmu,, biar aku bantu kau .. “

Kris belum selesai mengambil nafas untuk menyelesaikan kalimatnya saat dia berhenti karena melihat wajah gadis tadi yang mendongak menatapnya. Kris membeku di tempatnya,, tidak ada yang bisa mengejutkannya lebih dari ini. Matanya terbuka lebar dalam ketidak percayaan,, otaknya tidak berfungsi seolah telah mengkerut seukuran kelereng,, tak sekalipun dia mengedipkan mata seolah jika dia melakukannya semua di hadapannya akan menghilang. Gadis tadi tampaknya juga sama terkejutnya dengan Kris,, dia tetap mendongak ke atas dengan mulut terbuka lebar dan sorot ketidak percayaan nampak jelas dimatanya. Rasa sakit di kakinya seolah telah naik ke dadanya,, ada sengatan perih yang sekarang dia rasakan tepat dimana hatinya berada. Bagaimana takdir begitu mempermainkan mereka .. tidak ada seorangpun yang tahu.

“ daddy ? unnie ? “ kata Summer dengan polos

“ eh ? “ keduanya tersadar dari lamunan mereka

Gadis tadi mengedipkan matanya beberapa kali,, sementara Kris mengaruk kepalanya dengan canggung.

“ bisa kita bawa unnie ini ke rumah sakit, daddy ? aku rasa dia terkilir,, iya kan unnie ? “ Summer menoleh lagi pada gadis tadi.

“ Huh ? ah .. aku rasa tidak perlu ke rumah sakit,, ada klinik diperkemahan ini. Doktor Minseok akan mengobati ini .. “ kata gadis tadi dengan gugup.

Kris masih terdiam seperti orang bodoh,, mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi di depan matanya, rasanya otaknya saja tidak cukup untuk merangkai kata-kata yang ingin dia ucapkan.

“ daddy ? “ Summer memanggil ayahnya,, dia berusaha keras untuk tidak terkekeh saat melihat ayahnya yangmenjadi salah tingkah dan gugup.

“ eh ? “

“ daddy harus membantu unnie ke klinik sekarang “

“ oh .. yeah .. a-  aku akan membantumu “

“ neh .. “

Kris dengan lembut membantu gadis itu berdiri dan memapahnya ke klinik. Kris merasakan seluruh darahnya mengalir dengan cepat dan detak jantungnya berdegup kencang saat tubuh gadis tadi berada dalam dekapannya,, sementara gadis tadi merasakan seluruh wajahnya memanas dan sesuatu mengelitik perutnya saa dia mencium aroma tubuh Kris yang sangat dekat dengannya.

Setelah tertatih-tatih dan berdebar-debar sepanjang jalan, mereka akhirnya tiba di klinik. Seorang dokter tampan berpipi tembem keluar dan membantu gadis tadi masuk ke ruang periksa,, sementara Kris hanya berdiam diri diluar.

“ apa yang daddy lakukan disini ? “ Summer bertanya

“ eh ? “

“ masuklah daddy,, siapa tahu unnie membutuhkan bantuan lagi “

“ Bukankah sudah ada dokter itu ? “

“ apa dokter itu akan mengantar unnie keluar,, dia juga harus menjaga pasien yang lain daddy “ Summer memutar matanya dengan kekonyolan ayahnya “ Sebentar lagi Ken juga pasti akan sakit “ dia menambahkan.

“ dari mana kau tahu ? “

“ dia makan terlalu banyak cokelat tadi “ Summer menjawab enteng sambil mengangkat bahunya “ aku sudah mengingatkannya, dia tidak bisa makan cokelat lebih dari dua batang “

Kris melongo tidak percaya melihat putrinya berceloteh,, dia merasakan sesutau yang aneh pada putrinya namun dengan segera dia menghapus pikiran konyol itu.

“ temani daddy masuk kalau begitu “

“ tidak mau ! aku ada janji dengan Key “

“ tapi kau yang membuat unnie itu terjatuh,, suaramu yang sangat tinggi itu mengagetkannya “

“ aku tidak sengaja “ kata Summer kalem

Dia kemudian berlari begitu saja meninggalkan ayahnya yang kebingungan lalu menghilang di balik tembok. Namun beberapa detik kemudian kepalanya muncul lagi,  “ daddy ! “ dia memanggil ayahnya.

Kris menoleh dengan pandangan kosong, ” apa ? “

“ sampaikan pada unnie aku minta maaf,, dan katakan padanya aku mencintainya “ kata Summer sambil terkekeh dan kembali menghilang.

Rahang Kris rasanya terjatuh saat dia membuka mulutnya lebar-lebar,, apa yang harus dia lakukan ? dia tidak mungkin kabur,, apa yang akan dikatakan Summer nanti ? lagi pula,, dia harus memastikan sesuatu. Kris bimbang sejenak,, memikrkan banyak hal di otaknya. Mungkinkah itu dia ? Tapi bagaimana bisa ? Kenapa dia disini ? Banyak sekali pertanyaan dalam kepalanya.

Dan saat berfikir dengan khusuk Kris tiba-tiba dikagetkan oleh pintu yang terbuka,, Dokter Minseok keluar dari ruangan,,

“ bagaimana keadaannya dok ? “ kata Kris

“ Nona Sooyoung hanya terkilir karena memakai high heel,, dia akan segera sembuh setelah istiraha beberapa jam. Dan anda bisa melihat kedaannya sekarang “

“ apa ? “ suara Kris terdengar bergetar

“ dia hanya terkilir “ Dokter Minseok mengulangi

“ Bukan itu, anda tadi bilang siapa namanya ? “ Kris bertanya dengan tidak sabar

“ Nona Sooyoung,, Choi Sooyoung “

Gambar

Kedua lutut Kris terasa lemas,, dia bisa kapan saja terjatuh. Setelah membungkuk kecil pada Dokter Minseok,, Kris perlahan membuka pintu dan masuk ke dalam,, masih dalam keadaan antara tidak percaya dan bahagia. Dia bisa melihat Sooyoung sedang duduk di sisi tempat tidur,, ada lilitan perban di kaki kanannya.

Seketika seteleh Kris masuk dan mata mereka berdua bertemu,, suasana jadi sangat canggung,, sangat berbeda dengan beberapa tahun yang lalu. Kris berdeham dan berjalan ke depan Sooyoung,, “ kau tidak apa-apa ? “ Kris bertanya lembut.

Sooyoung tersipu hanya dengan mendengar suara Kris yang berat dan lembut,, “ hmm “ dia mengangguk singkat.

Suasana kembali sepi dan canggung, keduanya nampak mencoba mencari kata-kata yang bisa mereka gunakan untuk mencairkan suasana diantara mereka. Keadaan ini benar-benar sangat-sangat berbeda dengan beberapa tahun yang lalu, Sooyoung dan Kris sama-sama tidak memikirkan apapun jika sedang bersama, mereka bahkan bisa melakukan hal paling melmalukan sekalipun jika sedang berdua, itu semua karena persahabatn mereka masih baik-baik saja saat itu.

“ L-lama tidak bertemu Y-Youngie .. apa kabar ? “ kata Kris

“ Huh .. ehmm .. aku baik,, b_bagaimana denganmu ? “

“ aku juga baik .. “

Mereka terdiam lagi,, Kris berulang kali menggaruk belakang kepalanya dengan gugup sementara Sooyoung sedari tadi hanya menundukkan kepalanya menatap kedua kakinya.

“ jadi … kau sudah bertemu Summer ? “ Kris mencoba memulai pembicaraan lagi.

“ hmm .. dia gadis kecil yang sangat cantik “

“ yeah .. dia mirip seseorang kan ? “

Sebuah ingatan mendadak mengahmpiri kepala Sooyoung dan membuatnya memekik dalam diam, dadanya mendadak terasa sesak saat ingatan itu berubah menajdi ide menakutkan yang coba dia hilangkan. Namun sepertinya ketakutan pada ide mengerikan itu sudah menguasai hati dan tubuhnya. Sooyoung mendadak meneteskan air mata yang semakin lama semakin deras, suara tangisan keluar dari bibir merahnya.

Sementara tidak jauh darinya, Kris yang jauh lebih kaget dengan Sooyoung yang tiba-tiba menangis nampaknya tidak tahu harus berbuat apa. Dia berulang kali ingin mendekat untuk bertanya tapi mundur lagi saat mendengar Sooyoung mengerung dalam tangisannya,

“ Kris .. “ Sooyoung berkata dengan suara lirih dan bergetar

Kris sedikit berjengit mendengar Sooyoung memanggil namanya dengan air mata,, rasanya menyakitkan hatinya, “ h-hmm ? “ kata Kris dengan serba salah.

“ j-  jika benar Summer adalah putrimu   m-   maka itu berarti Tiffany sudah … “ Sooyoung tidak tega melanjutkan kalimatnya.

Kris sedikit terkejut dengan perkataan Sooyoung,, dia tahu sekarang kenapa Sooyoung tiba-tiba menangis,, tapi dia juga terkejut karena tidak tahu dari mana Sooyoung mendengar berita kematian Tiffany. Namun dengan segera Kris tersenyum pada Sooyoung dan menganguk kecil.

Tak ada lagi yang bisa Sooyoung pikirkannya saat ini,, keterkejutannya mengalahkan segalanya. Dia marah dan kecewa pada dirinya sendiri yang telah bersikap egois dan keras kepala. Dimana dia saat sahabat baiknya membutuhkan dia ? Tiffany tidak akan pernah meninggalkan Sooyoung jika hal yang sama terjadi padanya,, tangisan Sooyoung semakin keras dan membuat Kris semakin merasa kebingungan.

“ aku minta maaf Kris .. “ katanya dalam tangisan yang lebih keras, “ aku minta maaf .. “

Gambar

Kris sama sekali tidak menyalahkan Sooyoung atas kejadian yang telah terjadi, tapi dia juga tidak tahu bagaimana menenangkan perasaan Sooyoung saat ini. Akhirnya setelah berfikir cukup lama,, dengan lembut Kris menarik tubuh Sooyoung dalam pelukannya. Wajah Sooyoung tersembunyi didalam dada Kris yang hangat,, sementara Kris mengelus kepala Sooyoung perlahan.

“ tidak apa-apa,, ini bukan salahmu “ katanya dengan lembut

“ tapi aku bukan sahabat yang baik untuk nya “ kata Sooyoung sambil menangis tersedu-sedu “ aku harusnya disana bersama Tiffany seperti dia selalu bersama aku dulu,, aku minta maaf Kris .. “ dia menangis semakin keras,, Sooyoung tanpa sadar melingkarkan tangannya ke pinggang Kris,, memeluknya erat dan melupakan semua kecanggungan yang beberapa menit lalu dia rasakan.

“ tidak ada yang menyalahkanmu Youngie,, ini sudah takdir,, dan aku yakin Tiffany juga akan berfikir hal yang sama “ Kris berkata dengan bijak.

Tak ada yang bicara untuk dua menit berikutnya,, Sooyoung masih tersedu-sedu di dalam pelukan Kris sementara dia sendiri dengan sedikit gugup membelai kepala Sooyoung dengan perlahan dalam usahanya untuk menenangkan gadis itu. Suara tangisan Sooyoung mulai mereda,, Kris menarik tubuhya perlahan dan berjongkok di depan Sooyoung. Mengulurkan tangannya perlahan dan menghapus sisa air mata di kedua pipinya.

“ jangan menangis di hari pertama pertemuan kita setelah sekian lama “ katanya lembut

Sooyoung mengangguk patuh dan tersenyum kecil,,

“ begitu lebih baik “ kata Kris sambil mengacak rambut Sooyoung

Sepertinya suasana canggung diantara mereka tanpa terasa telah mencair menjadi susana rindu yang hangat,, “ maafkan aku Kris .. “

“ kenapa ? “

“ aku harusnya tidak pergi meninggalkan kalian berdua “

“ sudahlah,, jangan menyalahkan dirimu,, kau pergi untuk keluargamu kan ? “

Sooyoung mengagguk dan mengangkat wajahnya untuk balik menatap Kris yang tersenyum padanya. Ada sesuatu yang memaksa keluar dari dalam hati Sooyoung, sesuatu yang sepertinya telah tersimpan di bagian hati Sooyoung yang paling dalam dan gelap. Namun bersama dengan itu, ingatan-ingatan akan masa lalu mereka nampaknya masih jelas dan menyakitkan.

“ aku juga seharusnya minta maaf untuk hari itu,, aku … aku tidak seharusnya marah dan berteriak padamu, aku mencoba mengejarmu namun kau sudah .. sudah pergi “

“ kita sama-sama melakukan kesalahan hari itu, kita benar-benar sangat bodoh ” kata Sooyoung

“ hmm .. sangat bodoh “ Kris mengulai

Mereka berdua sama-sama tertawa kecil untuk kebodohan mereka,, masa lalu telah memberi mereka pelajaran banyak sebagai sahabat,, untuk lebih saling memahami dan mengerti satu sama lain. Kris kembali memperhatikan Sooyoung dari atas kepala sampai ujung kakinya.

“ Tapi ngomong ngomong .. kau sepertinya sudah banyak berubah “ Kris berkata sambil menarik-narik kalimatnya perlahan, menyeringai kecil dari ujung bibirnya.

Sooyoung yang sedang sesegukan menatap Kris dengan polos,, “ huh? “

“ Tidak, hanya saja .. make up, rok mini, rambut panjang terurai dan bahkan high hels. Kau benar-benar Choi Sooyoung kan? “ kata Kris dengan nada bercanda.

Gambar

Sooyoung segera tersipu malu dan kemudian berkata dengan suara lirih,, “ Sulli mengajariku banyak hal,, aku tahu ini tidak cocok untukku tapi aku – “

“ tidak tidak tidak ! “ kata Kris cepat dan panik “ itu semua cocok untukmu,, kau sangat cantik “

Keduanya saling tatap dengan mata yang terbuka lebar, nampak sama-sama terkejut dan bingun namun dengan lasan yang berbeda. Kris diam-diam mengutuk pada dirinya senidri dalam hati karena kecerobohannya, sementara Sooyoung tidak percaya pada apa yang baru saja dia dengar.

“ terima kasih “ Sooyoung bergumam kecil

Kris lalu memikirkan sesuatu,, sesuatu untuk memperbaiki persahabatan mereka,, sesuatu yang seharusnya dia lakukan sejak lama. Dia kemudian meraih tangan Sooyoung lagi dan membantunya berdiri,, “ aku ingin memperbaiki persahabatan kita “

“ aku juga “

Gambar

Kris lalu merentangkan tangannya,, tersenyum tulus dan manis. Senyuman ini pernah Sooyoung lihat bahkan sering sekali saat bertahun tahun lalu dan untuk beberapa tahu ini dia sangat merindukan senyuman itu. Sooyoung sekali lagi meneggelamkan tubuhnya didalam pelukan Kris,, “ aku merindukanmu, Choi Sooyoung “ Kris bergumam.

“ aku juga, Kris Wu “ Sooyoung balas bergumam.

Mereka berdua melepaskan kerinduan mereka selama ini dalam sebuah pelukan,, keduanya masih tidak percaya bahwa takdir akan mempertemukan mereka lagi. Masing-masing dari mereka berterima kasih pada Tuhan atas pertemuan ini. Sementara itu,, tanpa mereka sadari,, sepesang mata kecil sedang melihat mereka sambil tersenyum sangat lebar.

“ bagus ! sangat bagus !! “

 Gambar

.

.

.

BERSAMBUNG

Gambar

Note : Guys, berhubung ujian tinggal seminggu lagi jadi aku pamit dulu sama kalian sekitar dua atau tiga minggu yaa 😦 tapi jangan khawatir, begitu ujian selesai aku bakal rajin upload chapter berikutnya >u< aku juga lagi bikin cerita baru ^^ Soo, keet stay in this blog okay ??

Minta doanya supaya semester ini IPku naik lagi ^^ Amin ^^

Advertisements

12 thoughts on “[Series] Something Has Happend Chapter Ten

  1. KYAAAA MEREKA KETEMU LAGII !!!!!!! thanks to Summer yg memiliki otak encer nan pintar *narihulahulabarengSummer* kayaknya endingnya mereka tetep sahabatan yaa?? Habis udah janji gituu:|
    Eonii~ Luhannya munculin lagi donggg kan kasian dia ngilang tanpa kabar. Yaa eonni yaaa?? Jeball *aegyobarengXiumin*
    Taugak eonni/gak/ *nangis* #abaikan# aku hampir mencak mencak lohh waktu mereka ketemu -,- tapi eonni aku jadi bingung pilih ChangSoo atau SooKris:(( ehh tadi ada nama Bora tuu muncul kenapa gak Dasom eonni/ditendang/

  2. Ditunggu moment changsoonya ‘-‘
    Sookris sahabatan aja ya ._. Aku udh jatuh cinta sma changsoo’-‘ semoga summer nerima klo soo sma changmin 😀
    Semoga soo ktmu sahabat lamanyaa
    Next ditunggu sangat changmin di adain yaa

  3. Aaaaaa gak sabar nunggu lanjutan.ny….
    Kalo soo ama kris balikan…trus changmin gmn donkkk #kasian
    Cepet dilanjut ya chingu

  4. Mereka berdua bertemu \(^-^)/
    Huhuhu~ setelah sekian lama, akhirnya mereka berbaikan juga. Aku tak menyangka kalau pertemuan mereka seperti ini, hahaha~
    Kris lucu, Soo eonnie juga lucu. Dan Summer menggemaskan >_<

    Lanjut yah. Dan semoga IP chingu naik ^^

  5. kak maaf aku baru baca cerita kk dari yg pertama sampe sekarang. huaa aku nyesek bgt loh kak, aku bacanya emosi sendiri hihi.
    lanjut dong kak aku penasaran bgt

  6. kyaaaa >.< akhirnya sookris ketemu lgi setelah sekian lama, makin penasaran ama lanjutannya, ditunggu next chapternya y thor hwaiting! :D.
    Btw moga" ujiannya bsa dpet nilai ama IP yang memuaskan y thor, sorry telat ucapinnya hhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s