[Series] Miracle In December – Luhan

Miracle In December mengisahkan tentang dua belas pria yang merindukan kekasih mereka. Karena kesalahan besar yang telah mereka buat,, mereka kehilangan wanita yang mereka sayangi. Mereka berusaha melihat apa yang tidak bisa mereka lihat. Mereka berusaha mendengar apa yang tidak bisa mereka dengar. Keegoisan mereka yang membuat mereka buta pada cinta sejati di sekitar mereka. Dan meski mereka bisa menghentikan waktu, dia tidak akan bisa kembali ..

Dua belas cowok dengan cinta yang berbeda namun takdir yang sama …

.

.

Gambar

Miracle In December

Title : Miracle In December

Casting :

Choi Sooyoung, EXO (all member)

Sub Cast :

SMEntertaiment

Rate : 15 (teenagers)

Genre : Sad

Note : Setiap member akan memiliki kisah yang berbeda dengan Sooyoung

Story by :

Dellia

.

.

.

“ AHKK AKU BOSAN !!! “

large

Seorang pria dengan rambut cokelat cerah dan wajah imut berteriak tiba-tiba dari pojok sebuah ruangan yang tampaknya ruang rekreasi. Ada sejenis bar kecil di pojok paling kanan,, meja biliar di tengah,, tivi dan seperangkat alat permainan canggih di ujung kiri dan sofa nyaman yang berjejer di bagian kanan. Sebelas pria yang lain yang tampaknya sedang menikmati waktu santai mereka meloncat kaget.

“ ada apa hyung ? “ kata si pria berambut hitam dan kulit kecokelatan. “ kenapa kau tiba-tiba berteriak Luhannie ? “ pria dengan pipi tembem ikut bertanya. Luhan berdiri dari duduknya di sofa dan melompat ke meja biliar,, membuat permainan Sehun dan Tao berantakan. “ ah hyung !! “ Tao mendesis marah

“ carikan aku sesuatu yang bisa aku kerjakan ! “ kata Luhan mengabaikan Tao. “ bantu saja Pak Jin membersihkan seluruh gedung sekolah,, gampang kan ? “ kata pria dengan tubuh paling tinggi. “ hehehe “ Luhan pura pura tertawa “ aku sungguh sungguh, Kris “ dia menambahkan.

“ apa yang kau inginkan hyung? “ pria dengan eyeliner tebal. “ aku ingin melakukan sesuatu yang menarik dan menantang “ kata Luhan dengan semangat “ akhir-akhir ini aku benar-benar sangat bosan “ sekarang dia menambahkan dengan lemas

Kesebelas pria yang lain sama sama terdiam,, sepertinya jadi ikut berfikir. Setelah beberapa menit kemudian,, pria dengan wajah mengantuk dan rambut cokelat gelap yang sejak tadi hanya diam saja dan duduk di depan tv melompat bangun.

“ ayo lakukan sesuatu yang sederhana tapi sangat menarik “ katanya dengan senyum penuh arti

607ffad6033042fb50ae9998453ca788

Luhan mengangkat satu alisnya heran,, Sehun dan Tao melongo,, Kris dan Xiumin bertukar pandang. “ apa yang kau maksud Lay ? “

“ aku akan membantumu dengan beberapa simpanan yang aku punya “ katanya penuh misteri. “ pasti ada hubungan dengan stok cewek yang dia punya “ D.O berbisik pada Baekhyun. “ menurutmu apa idenya ? “ Baekhyun balik bertanya. D.O hanya mengangkat bahunya,,

“ katakan “ kata Luhan. “ mari bertaruh ! dalam dua minggu jika kau berhasil membuat cewek yang aku pilihkan untukmu menjadi pacarmu dan mencampakannya pada pesta ulang tahumu sebulan lagi .. “ Lay mengambil nafas “ aku akan berikan mobilku padamu hyung “

mobil-terkeren-jaguar

Luhan kelihatannya tertarik tapi dia menahan diri,, “ hanya mobil ? “ dia bertanya pada Lay,, kemudian mengedarkan pandangannya pada yang lain “ ada yang ingin ikut bertaruh ? “ dia menambahkan. “ aku ikut,, motorku akan jadi milikmu “ kata Kris ikut bergabung

Motor-Sport

“ akan aku berikan seperangkat permainan baru yang baru akan muncul bulan depan hyung,, kau akan jadi yang pertama memainkannya “ Chen juga ikut bergabung. “ kau bisa datang ke klub malamku sesukamu dan menikmati apapun yang kau inginkan selama enam bulan penuh gratis,, hyung “ kata Baekhyun

Perlahan senyum kemenangan muncul di wajah imut Luhan,, “ dan terakhir .. “ Kai berjalan dan merangkul Luhan “ aku akan berikan Yoona padamu hyung “

Luhan melompat dan berdiri di depan semua teman-temannya,, “ mendapatkannya dalam waktu dua minggu dan memutuskannya di pesta ulang tahunku di depan semua anak ? “ dia menulangi “ aku terima tantangan kalian “ dia menambahkan. “ tapi aku yang akan pilihkan ceweknya “ kata Lay lagi. “ terserah padamu “

Lay tersenyum lagi,, matanya yang sayu mendadak terbuka lebar dengan penuh semangat. Dia berjalan mendekat ke meja biliar dan mengeluarkan sebuah foto. Yang lain berjalan mendekat dan berkerumun di sekitar,,

“ dia targetnya “

121019sootvn

.

.

Dia culun,, penyendiri,, kutu buku,, tidak punya teman,, dan bukan dari keluarga kaya. Dia hanya beruntung karena terlahir pintar sehingga mendapatkan beasiswa dan sabar karena mampu menghadapi teman-temannya yang selalu menganggunya.

Perpustakaan

Seperti biasa,, dia sedang di perpustakaan dengan setumpuk buku sebagai sahabatnya. Dia hanya perlu membaca agar bisa melupakan seluruh kesulitan hidupnya. Sedang asiknya membaca buku ‘ Sejarah Kemerdekaan Korea Selatan ‘, samar-samar dia mendengar beberasa siswa memekik di sekitarnya. Beberapa detik kemudian suara bising itu semakin dekat dan semakin menganggu konsentrasinya. Sepertinya dia justru menyesali tindakannya setelah itu,, karena begitu dia mengangkat wajahnya,, dia hampir saja memekik keras,, matanya terbuka lebar,, dia sangat terkejut.

“ selamat pagi Sooyoung shi “

9bay

Seorang pria dengan lingkaran hitam di sekitar matanya – mengingatkan Sooyoung pada hewan panda – berkedip padanya,, “ a-  ada apa ? “ kata Sooyoung dengan terbata-bata. “ boleh aku minta waktumu sebentar ? “

“ neh ? “ Sooyoung menaikan satu alisnya. Tanpa peringatan apapun,, pria tadi meraih tangan Sooyoung dan membawanya keluar dari perpustakaan. Pekikan para cewek semakin menggila saat Sooyoung dan pria tadi melewati mereka,, Sooyoung bahkan ketakutan karena sebagian besar dari mereka meliriknya dengan tajam seolah ingin membunuhnya.

“ jangan khawatir “ kata si pria panda seolah bisa membaca pikiran Sooyoung. Mereka berbelok ke salah satu lorong sekolah yang tidak pernah di lewati nya. Berjalan luruh lalu tiba tiba berhenti di sebuah tangga menuju ruang sepertinya ruang bawah tanah.

“ masuklah “

“ neh ? “

Apa pria ini sudah gila ? Tiba tiba munsul dihadapannya,, menyeretnya sepanjang jalan,, dan sekarang memintanya masuk ke sebuah ruangan yang aneh ‘ batin Sooyoung dalam hati

“ masuk saja “

“ t-  tidak mau “ Sooyoung mengeleng dengan cepat. Pria panda itu mendesah keras sebelum menarik Sooyoung lagi untuk masuk kedalam. Ruangan itu mirip dengan gudang tapi kosong,, remang – remang,, dan ada sesuatu seperti layar proyektor di seberang sana.

“ maaf hyung,, aku harus ikut masuk bersamanya “ pria panda itu berteriak di udara kosong. Sooyoung semakin heran,, ‘ dia pasti gila ‘ Sooyoung membatin lagi. Pria panda itu akhirnya melepaskan tangan Sooyoung,, dia berkedip lagi sebelum berjalan keluar meninggalkan Sooyoung sendiri. “ hei .. j-   jangan tinggalkan aku …. “ Sooyoung bergumam

304203_172895412799006_108706152551266_347705_2104511444_n

Tepat saat gumaman Sooyoung berakhir,, lampu di ruangan itu menyala. Sooyoung melonjak kaget,, dalam keadaan gelap ruangan itu sepertinya mengerikan,, tapi setelah lampu menyala .. banyak dekorasi pita di langit-langit,, balon warna warni berbentuk hati di lantai,, dan benar saja – layar proyektor di seberang ruangan. Layar proyektor menyala sama mendadaknya seperti lampu tadi.

ugly duckling copy2

Gadis pintar seperti Sooyoung tentu bisa menebak dengan mudah film pendek yang sedang diputar proyektor,, sebuah kisah tentang seorang itik buruk rupa yang berubah menjadi angsa cantik dan menemukan pangerannya. Untuk sesaat Sooyoung lupa dimana dia sekarang dan menikmati film pendeknyanya,, dia bahkan tidak menyadari sesorang sedang menyeringai di belakang punggungnya. Beberapa menit kemudian filmnya berakhir,,

“ indah bukan ? “

Untuk kesekian kalinya dalam sehari ini Sooyoung melonjak kaget,, dia berbalik dengan cepat. Seorang pria sedang tersenyum sangat manis padanya,, Sooyoung tahu siapa dia,, sebenarnya hanya sekedar tahu. Anak pemilik sekolahan,, pria paling tampan dan kaya,, seorang casanova,, brengsek dan tidak punya otak.

“ k-   kenapa kau disini ? “

“ aku membutuhkan pertolonganmu “

“ p-   pertolongan ? “

Luhan berjalan mendekat,, tetap dengan senyuman andalannya yang selalu dia gunakan untuk memikat setiap mangsanya. Dapat dipastikan jika saat ini bukan Sooyoung yang berdiri di sana melainkan penggemarnya,, maka mereka akan mengalami serangan jantung dengan hidung berdarah dan akhirnya pingsan. Namun Sooyoung tidak mempan,, dia masih sama bingungnya sejak tadi.

“ aku yakin kau tidak akan heran jika aku bilang padamu bahwa aku tidak percaya pada keajaiban .. terutama dalam film-film cengeng seperti dongeng “ Luhan menatap layar dengan datar “ tapi akhir akhir ini teman-temanku mulai mebahas tentang hal bodoh itu,, dan itu membuatku sedikit penasaran “

“ penasaran ? “

“ aku ingin tahu apa artinya keajaiban “

“ lalu kenapa dengan aku ? “

“ aku dengar kau gadis paling pintar di SMA ini “

“ dan ? “

“ bantu aku menjelaskan tentang keajaiban dan membuktikannya “

“ tapi .. “

“ aku akan memberikan apapun yang kau inginkan,, hanya dengan kau membuktikan padaku tentang keajaiban “

“ aku tidak .. “

“ apapun ! pengobatan orang tuamu dan masa depan adikmu .. aku akan menjaminnya “

“ bagaimana kau tahu semua itu ? “ Sooyoung mengernyit,, sorot matanya tampak sedih dan rapuh. Luhan tidak tahu dari mana datangnya perasaan ini,, tapi sesuatu dalam hatinya memintanya untuk membatalkan permainan ini sementara sesuatu di otaknya terus mengingatkan pada taruhan yang sudah dia buat.

“ sebelum aku meminta bantuan,, aku mencari banyak tentangmu “ Luhan menjelaskan. “ kau sama saja “ kata Sooyoung dingin “ cara mu menatap aku,, sama seperti yang lain ! menyedihkan,, kutu buku,, aneh .. “

“ aku tidak bermasuk untuk .. “

“ lupakan ! aku tidak akan melakukannya “

 “ aku mohon .. “ Kalimat itu terlepas begitu saja dari mulut Luhan,, terdengar sangat berharap. Sementara Sooyoung masih terpaku di tempatnya,, menatap Luhan tepat pada kedua bola matanya. Cukup lama sampai dia menghela nafas berat dan berkata lirih,,

“ tapi ini tidak akan mudah .. “

“ hmm ?? “

“ tidak pernah ada buku yang menjelaskan tentang keajaiban .. bahkan buku dongeng sekalipun “

“ aku tahu,, karena itu aku meminta bantuanmu “

“ dan aku tidak perlu bayaran apapun “ Sooyoung menambahkan dengan cepat

 .

.

Pikirannya benar benar sedang penuh dengan banyak pikiran,, belum pernah dia dibuat bingung akan sesuatu seperti ini. Kemampuan otaknya selalu bisa memecahkan banyak pertanyaan,, tapi dia tidak pernah ditanya tentang apa itu arti keajaiban.

Sooyoung sedang berjalan di deretan rak buku di perpustakaan di deretan novel-novel romantis,, siapa tahu mendapat bantuan. Sedang berkonsentrasi penuh membaca setiap judul buku,, terdengar lagi jeritan beberapa cewek dari luar perpustakaan seperti hari itu. Sepertinya Sooyoung menjadi sedikit trauma dengan jeritan ini karena hal berikutnya yang terjadi,, dia telah menoleh ke kanan-kiri berjaga-jaga siapa tahu ada yang tiba-tiba muncul seperti waktu itu. Namun lama Sooyoung menunggu dan tidak ada yang datang,, karena itu dia putuskan kembali berkonsentrasi mencari buku. Jarinya bergerak menyentuh deretan buku buku novel romantis itu,, lama sekali sampai berhenti pada sebuah judul ‘ Keajaiban Cinta ‘.

“ Keajaiban Cinta .. “ dia mengeja perlahan

Diambilnya buku itu,, tapi kemudian dia menyesalinya. Sooyoung menjerit kecil dan melompat kebelakang karena sangat terkejut. Sebuah wajah tiba-tiba muncul di celah yang ditinggalakn oleh buku itu,, sebuah wajah dengan senyum menyeramkan.

222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222luhan

“ kau mengagetkan aku Luhan .. “

Luhan hanya tertawa kecil sambil berjalan ke tempat Sooyoung disisi lain rak buku. “ maaf .. “ katanya sambil masih tertawa. “ aku sudah menduga saat mendengar teriakan histeris di luar “

“ kepopuleranku memang tidak bisa disembunyikan “

“ heol “ Sooyoung memutar bola matanya,, “ kau sedang apa ? “ Luhan bertanya. “ bukan apa apa,, hanya mencuci piring “ Sooyoung menjawab tanpa menatap Luhan yang tertawa kecil padanya,, “ aku tidak tahu kau juga bisa melucu “

“ pertanyaanmu yang lucu “

“ ikutlah denganku “

“ kemana ? “

“ menunjukanmu salah satu keajaiban “

“ heh ? “

Tidak memberi kesempatan Sooyoung untuk bertanya lebih lanjut,, Luhan menggandengnya dengan lembut melewati puluhan gadis yang menatap Sooyoung dengan iri. Dengan perjalanan yang tidak terlalu panjang, Sooyoung dibawa kesebuah salon mewah di pusat perbelanjaan,,, meronta sepanjang jalan ternyata sama sekali tidak membantunya,, bahkan justru membuatnya lelah sendiri.

salon kecantikan

“ lakukan seperti yang aku katakan “ kata Luhan pada salah satu pelayan salon

Tanpa mengetahui apapun Sooyoung dibawa ke dalam salon untuk menerima banyak perlakuan layaknya putri raja. Dikeramas,, dipijat,, didandani,, mencoba baju indah,, semua hal yang hanya pernah dia jumpai di televisi.

Sementara itu di luar salon,, Luhan berjalan mondar-mandir dengan gugup. ” kenapa lama sekali sih ? ” Luhan sudah akan melihat ke dalam,, namundia baru sampai di depan pintu saat mendadak ada seseorang yang keluar.

large

Luham membeku dengan mata dan mulut terbuka lebar,, dia tampak tercengang. Sooyoung berdiri dengan anggun di depannya. Kedua pipinya merona merah,, bibirnya merah muda manis,, dan ada sedikit eyeliner di matanya. Sooyoung memakai mini dress dia atas lutut dan sebuah switer biru hangat. Rambutnya terurai indah dan berkilau,,

“ apakah aku terlihat aneh ? “ Sooyoung akhirnya berbicara setelah merasa tidak enak di pandang Luhand engan tatapan seperti itu. “ eh ? “ Luhan tertarik dari lamunannya. “ kau melihatku seperti itu .. “ Sooyoung cemberut

Luhan merasakan kedua pipinya terasa memanas,, dia melirik kaca di belakang bahu Sooyoung dan melihat wajahnya bersemu merah. “ er – tidak,, kau .. c- cantik “ Luhan bergumam pada sepatunya. “ huh ? “ Sooyoung tidak mendengar apapun. “ ah sudahlah !! “ Luhan berteriak mendadak, “ kenapa kau lama sekali hah ? “

Sooyoung yang tidak mengerti apa-apa hanya berkedip beberapa kali,, “ mana aku tahu .. “ Sooyoung cemberut lagi. Luhan mengacak rambutnya dengan frsutasi dan segera menyeret Sooyoung  untuk kesekian kalinya keluar  dari salon.

Perjalanan yang sangat canggung,, mereka berhenti di sebuah taman dan berjalan ke bukit tidak jauh dari sana,, duduk bersebelahan di bawah pohon besar memandang lepas ke depan. Angin membelai mereka dengan nyaman,, melelehkan suasana canggung yang sejak tadi terasa. Beberapa menit kemudian mereka sudah saling bercerita tentang berbagai hal konyol,, saling tertawa,, dan melewatakan waktu yang menyenangkan bersama

.

.

Tidak ada yang tahu sejak kapan dan bagaimana terjadi,, bahkan keduanya sekalipun. Mereka jadi semakin dekat dan menemukan kecocokan satu sama lain. Luhan bahakn heran kenapa dia jadi bersikap selembut ini pada seorang cewek. Dia tidak pernah begini,, bahkan teman-temannya juga heran,,

“ dia jadi aneh “ Sehun bergumam. “ dia mulai sinting “ Kai menambahkan saat mereka berdua melihat Luhan tertawa sendiri di pojok ruangan.

.

.

Si rambut cokelat sedang duduk di bawah pohon sambil membaca buku dengan asik,, “ kau sedang apa ? ” Sooyoung melemparkan bukunya ke atas dan jatuh tepat di atas kepalanya,, “ auch !! “

“ kau tidak apa-apa ? “

“ kenapa kau selalu muncul tiba-tiba ? “

“ aku tidak muncul tiba-tiba,, mereka seduah memberikan tanda kehadiranku “ kata Luhan sambil menunjuk ke belakang punggung Sooyoung. Dia menoleh dan melihat puluhan gadis memekik dan melompat lompat untuk Luhan,, “ ohh yeah .. aku hampir lupa “ Sooyoung memuta matanya

“ kau sedang apa ? “

“ membaca buku “

“ oh .. “

Luhan berhenti bertanya dan menyender ke pohon di sebelah Sooyoung,, “ ehmm “ Sooyoung berdeham sebelum pelan “ Luhan .. “ dia menambahkan. “ heh ? “ Luhan menoleh dengan cepat. “ tentang keajaiban yang kau tanyakan .. “

“ kau menemukan sesuatu ? “

“ aku tidak tahu apakah ini akan membantu “

“ apa ? “

“ aku menemukan sebuah buku .. dan yeah .. mungkin akan membantu .. “

“ buku apa ? “

“ ini “ Sooyoung memberikan buku yang tadi sedang dia baca. “ Keajaiban Cinta “ Luhan mengeja judulnya “ kenapa dengan buku ini ? “

“ aku hanya merasa buku itu bisa sedikit membantu “

“ karena ada kata Keajaiban pada judulnya ? “ Luhan bertanya dengan bodoh. Sooyoung mendengus kesal dan memutar bola matanya lagi,, “ bukan itu bodoh,, kau harus membaca isinya ! ini tentang beberapa keajaiban karena cinta “. Luhan terlihat masih belum paham,, Sooyoung menghela nafas panjang dan bicara perlahan pada Luhan “ aku telah banyak membaca buku sastra,, dan di dalamnya bayak menceritakan tentang cinta yang telah mengubah banyak hal,, menciptakan banyak hal dan memberikan banyak hal “

“ ohh “

“ cobalah kau baca .. kalau kau punya waktu .. “

“ aku akan membacanya .. terima kasih “ Luhan tersenyum manis

.

.

Buku adalah benda yang sangat aneh bagi seorang Xi Luhan,, membaca saja dia tidak pernah. Namun buku yang ini berbeda,, entah bukunya special atau orang yang memberikan buku ini yang mulai menjadi special. Dan hal ini jelas sangat mengagetkan teman-temannya,, Baekhyun tersedak minumanya saat Luhan tiba-tiba mengeluarkan bukunya di kantin,, Tao terkena tongkat yang sedang dia mainkan saat tanpa sengaja melihat Luhan membaca di ruang latihannya,, dan Kris sekali lagi menjatuhkan sesuatu di ruang rekreasi saat mendapati Luhan duduk tenang di sofa sambil membaca.

“ apa Luhan hyung tertabrak sesuatu ? mungkin otaknya sudah menciut sebesar biji kenari “ Suho berbisik pada Kai. “ Luhan hyung sudah sinting “ kata D.O

Luhan menjadi sadar banyak hal ajaib yang telah terjadi karena sebuah cinta,, dia bahkan mulai memimpikan cinta sejati datang dalam hidupnya dan mengubahnya menjadi lebih baik .. jauh lebih baik.

.

.

“ mau kemana kita ? “ Sooyoung mencoba melepaskan diri dari genggaman tangan Tao dan Xiumin sementara member EXO yang lain berjalan di belakang. “ ikut saja Sooyoung shi “ kata Kai dari belakang

Mereka memasukan Sooyoung ke mobil Suho dan yang lain bergegas mengikuti dengan mobil lain. Perjalanan yang menyeramkan dan membingungkan,, Sooyoung dibawa ke sebuah taman di pinggiran sungai Han.

“ semoga beruntung Sooyoung shi “ Lay berkedip padanya saat mereka menurunkan Sooyoung di pinggi ayunan. “ hei t-tunggu .. “ Mereka sudah terlanjur pergi bahkan sebelum Sooyoung menyelesaikan kalimatnya.

Tiba tiba seseorang menepuk punggungnya .. “ Luhan ? “

“ ikut aku “

Mereka berdua berjalan melewati jalanan taman yang sudah dihiasi dengan lilin warna warni menuju ke sebuah lingkaran. Luhan baru berhenti setelah mereka berdiri tepat di tengah,, “ terima kasih sudah menunjukan padaku arti sebuah keajaiban Youngie “

“ neh ? “ Sooyoung mengangkat satu alisnya “ dan membuat aku merasakannya .. “ Sooyoung memiringkan kepalanya.  “ aku yang tadinya benar-benar menyedihkan karena tidak pernah tau tentang keajaiban kini bahkan tidak hanya mengetahuinya tapi juga merasakan .. “

“ Luhan aku .. “

“ keajaiban cinta telah menyentuhku Youngie dan semua itu berkat dirimu .. “ Luhan mengambil nafas dalam “ aku telah jatuh cinta padamu .. “

Sooyoung tidak mempercayai apa yang dia dengar dan dia lihat,, seorang pria yang selama ini dia kenal sebagai Casanova kini menyatakan cintanya padanya. Dia ingin percaya,, tapi ada keraguan di hatinya.

“ kau tidak percaya padaku ? “

“ aku hanya .. “

Kalimat Sooyoung terputus saat mendadak bibir mereka bersatu,, hanya bersentuhan tapi rasanya manis sekali. Sooyoung tak bisa lebih terkejut dari ini,, ciuman pertamanya sedang diambil oleh seseorang. Dia ingin melepaskan diri tapi ada bagian lain dari dirinya yang menikmati ciuman ini. Luhan sendiri tanpa dia sadari merasakan sesuatau yang berbeda,, ciuman buka hal baru bagi playboy seperti dia,, tapi kali ini … tidak pernah Luhan merasakan bibir semanis dan selembut ini,, detakan jantung secepat ini,, dan panas yang sepanas ini di seluruh tubuhnya. Mereka mengakhiri ciuman itu,,

“ sekarang kau percaya ? “

Sooyoung hanya mengangguk malu,,

 .

 .

“ sebentar lagi natal .. “ kata Sooyoung tiba-tiba

“ lalu ? “

“ apa yang biasa kau lakukan saat natal ? “

“ hanya dirumah .. setelah makan malam lalu tidur “

“ benarkah ? “

“ hmm .. orang tuaku tidak akan dirumah lagi pada natal tahun ini “. Sooyoung berfikir sebentar .. Mereka sedang duduk di pinggir pantai menikmati pemandangan biru laut dan suara ombak yang terdengar indah di telinga. “ ada apa ? “ kata Luhan tiba tiba

“ heh ? “

“ kau mau mengatakan sesuatu ? “

“ tidak .. aku hanya .. “ Sooyoung berhenti “ kau mau merayakan natal denganku ? aku tidak menjamin akan menyenangkan,, aku hanya .. “

“ tentu saja aku mau “ Luhan menjawab cepat

“ benarkah ? “

“ tentu saja sayang “ Luhan mencubit ujung hidung Sooyoung

Sooyoung melompat kegirangan,, dia berlari ke arah pantai dengan bersemangat,, bermain kejar kejaran dengan ombak. Luhan hanya menatapnya dengan senyuman lebar sampai sebuah pikiran melintas dikepalanya. Sudah sepuluh hari sejak mereka menjadi sepasang kekasih dan masih dua minggu menuju hari ulang tahunnya. Luhan harus melaksanakan taruhannya dengan teman temannya pada malam pesta ulang tahunnya,, sehari setelah natal. Hal ini harusnya menjadi mudah seperti yang dia rencanakan sejak awal,, tapi akhir-akhir ini dia berfikir banyak. Sooyoung benar benar sangat berbeda dengan kebanyakan gadis yang pernah dia permainkan. Sooyoung benar-benar polos bukan berpura pura polos,, dia sangat tulus bukan berpura-pura tulus,, dan dia gadis baik bukan gadis berpura pura baik. Ada sedikit keraguan dan rasa bersalah di hati Luhan,, merasa bimbang dengan apa yang akan dia lakukan setelah ini.

.

.

Berdua,, Sooyoung dan Luhan berjalan melewati tebalnya salju musim dingan dengan saling bergandengan erat. Mereka berhenti di sebuah gereja putih tidak jauh dari rumah Sooyoung,,

MiD14

“ aku selalu kesini setiap kali merindukan orang tuaku “ kata Sooyoung. Mereka masuk ke dalam dan duduk di bangku nomor dua dari depan. “ aku harus berdoa apa ? “ kata Luhan tiba-tiba. “ doakan apaun yang kau mau “ jawab Sooyoung cepat.  “ aku masih tidak tahu “

“ kau benar-benar tidak tahu harus berdoa apa ? “ Sooyoung menoleh dengen cepat dan berkedip beberapa kali.  “ hmm “ Luhan mengangguk polos. Sooyoung mendesah putus asa,, “ baiklah .. aku akan berdoa juga untukmu,, kau tutup mata dan dengarkan dengan baik “. Luhan mengangguk dan mengikuti perintah Sooyoung.

“ Tuhan .. “ Sooyoung memulai “ terima kasih untuk satu lagi Natal yang telah kau berikan pada kami .. Terima kasih untuk tetap menjaga kami dengan semua takdirmu yang terbaik “ Sooyoung mengambil jeda “ Tuhan .. terima kasih untuk membarikan Luhan padaku “

Tanpa Sooyoung ketahui,, Luhan dengan cepat membuka mata dan menoleh pada Sooyoung. “ aku selalu melewati natalku di gereja ini sendiri,, berdoa untuk ayah dan ibu dan untuk adikku tersayang Sulli .. Tapi kali ini,, ada orang lain yang sangat aku cintai yang datang menemaniku “

Luhan terpaku di tempatnya,, masih menatap kagum wanita di sampingnya. “ Tuhan .. jagalah Luhan seperti kau menjaga aku selama ini,, lindungilah dia seperti kau melindungi aku selama ini. Karena aku hanya gadis lemah yang tidak bisa memberikan apaun padanya,, aku hanya bisa memberinya cinta yang tulus “ sebuah senyum kecil terukir di bibir Sooyoung,, manis sekali.

Sooyoung mengakhir doanya,, membuka matanya dan menoleh pada Luhan yang ternyata sudah membuka mata. “ kau tidak berdoa ? “

“ semua keinginanku sudah terkabul “

“ apa maksdmu ? “ Sooyoung mengerjap beberapa kali. ” Ini maksudku .. ” Luhan mendekatkan wajahnya dan menciumnya lembut. “ semua yang aku inginkan adlah dirimu “ Luhan menambahkan

.

.

“ aku masih belum siap kehilangan motorku “ Kris merengek “ seharusnya aku tahu sejak awal bahwa Luhan hyung pasti menang “ kata Baekhyun. Kesebelas pria ini sedang berkumpul di salah satu meja sambil menikmati pesta. Beberapa menit kemudian Luhan datang bersama Sooyoung di tangannya,,

“ mereka datang .. “ kata Kai. “ perasaanku saja atau Luhan hyung terlihat sangat bahagia “ kata Lay. “ entahlah,, aku hanya melihat Sooyoung yang terlihat sangat cantik “ kata Tao

Pasangan Luhan dan Sooyoung sampai di meja mereka,, “ Hai guys “ Luhan menyapa. “ selamat malam Sooyoung “ kata Sehun mengabaikan Luhan

Sooyoung dan yang lain sedang menikmati musik di dalam pesta saat tiba-tiba Yoon Sohee datang bersama gengnya. “ Selamat Ulang Tahun oppa “ katanya dengan nada manja. “ terima kasih Sohee “. Sohee kemudian melirik pada Sooyoung,, “ kenapa dia masih disini ? “ dia bertanya. “ neh ? “ kata Sooyoung keheranan “ bukankah kau seharusnya sudah menangis di luar ? “

Luhan tampaknya sudah akan menjelaskan sesautu dan cowok-cowok yang lain juga akan membantu,, tapi hal berikutnya yang terjadi bahkan tidak pernah diimpikan siapapun. Sohee meringsuk mendekati Luhan dan mencium bibirnya. Semua terjadi begitu cepat di depan mata Sooyoung,, membuatnya terhuyung kebelakang karena terkejut,, Sehun menangkap tubuh Sooyoung tepat pada waktunya sebelum dia bisa jatuh ke lantai. Luhan yang sama kagetnya sadar lebih cepat dan menyingkirkan Sohee,, menatap Sooyoung dengan cemas dan bersalah.

“ aku bisa jelaskan .. “

“ kau hanya bahan taruhan gadis kampung “ kata Sohee dari belakang punggung Luhan “ mereka semua bertaruh apakah Luhan oppa bisa mendapatkan gadis kutu buku sepertimu kurang dari dua minggu. Dan aku rasa Luhan oppa sudah menang,, kau memang gadis murahan “ katanya dengan kejam

Mata Sooyoung sudah di penuhi air mata yang siap tumpah kapan saja,, dia melepaskan diri dari Luhan dan berlari keluar. Sooyoung berlari secepat yang dia bisa,, melepas higheel yang menganggu langkahnya,, dia melewati orang orang yang memandangnya dengan aneh. Dia sudah berada diluar halaman saat Luhan menangkap tangannya,,

“ kumohon dengarkan aku “

“ lepaska  aku ! “

“ dengarkanlah aku Sooyoung “

“ lepaskan kataku “

Sooyoung masih mencoba melepaskan diri namun Luhan menariknya dan membuat dia berbalik,, Luhan tercekat saat melihat air mata di pipi Sooyoung “ aku bisa menjelaskannya Youngie “

 “ selamat atas kemenanganmu “ kata Sooyoung dengan nada dingin. Luhan mencelos,, mulutnya tiba-tiba tersa kering. ” dengarkan aku,, aku bisa .. “

“ kau harusnya di sana sekarang bersama teman temanmu dan menikmati hadian taruhanmu “ tangisan Sooyoung semakin parah

“ Sooyoungie .. “

“ JANGAN PERNAH PANGGIL NAMAKU LAGI !! “ Sooyoung meraung “ jangan pernah !! “ dia menambahkan “ aku percaya padamu,, sesuatu yang tidak pernah aku lakukan pada orang lain. Rasanya sakit sekali Luhan .. “

 “ aku tahu aku bersalah .. tapi semua sudah berubah .. “ Luhan maju selangkah namun Sooyoung justru melangkah mundur,, “ kau keajaiban yang selama ini aku cari .. aku mencintaimu .. “

Sooyoung memekik pelan dalam tangisannya,, dia mengelengkan kepalanya. “ terlambat .. aku sudah tidak percaya lagi pada keajaiban .. “

“ Soo aku .. “

“ aku harusnya sadar sejak awal .. “ dia tertahan “ cinta bukan untuk orang yang tidak percaya pada keajaiban .. “ Dan sebelum Luhan bisa mencegahnya,, Sooyoung telah berbalik dan kembali berlari menghilang dalam kegelapan malam

.

.

Sepuluh tahun kemudian,,

3

Luhan duduk di atas sofa hitam,, memeluk kedua kakinya,, pandangannya kosong ke depan. Wajahnya yang tampan dipenuhi kesedihan dan penyesalan.

Tok tok tok

“ Luhan,, kita berangkat sekarang? “ Xiumin muncul dari balik pintu. “ Neh hyung “ Luhan menjawab lirih. Xiumin menatap sahabatnya itu beberapa saat kemudian menghilang lagi di balik pintu.

Flashback,,

D.O berlari secepat yang dia bisa,, menaiki tangga terakhir tiga sekaligus menuju lantai dua dan mebuka pintu kamar seseorang secara paksa,, dia sedang terburu-buru. Ruangan itu masih gelap,, tampak suram dan menyedihkan.

“ hyung .. “ D.O berkata pelan. Dilihatnya sosok seorang pria sedang duduk di pinggiran jedela besar memandang kosong keluar. “ Luhanhyung .. “ dia mengulai. Luhan akhirnya menoleh,, “ Sooyoung .. “ kata kata D.O terhenti “ orang tuanya meninggal “

Luhan melompat bangun lebih cepat dari siapapun,, berjalam ke arah yang D.O dan menatapnya dengan lekat. “ dua hari yang lalu .. “

Luhan mendorong tubuh D.O agar dia bisa melewatinya,, berlari seperti orang gila menuju mobilnya dan memacu dengan cepat lebih dari yang bisa dia bayangkan. Tak sampai sepuluh menit dia tiba di tempat tujuannya,, kembali berlari hingga tiba di sebuah kamar rawat sebuah rumah sakit kumuh. Sudah tidak ada orang disana,, kamar itu sepi dan tidak berpenghuni. Luhan mencoba mengatur nafasnya yang terengah engah,, ketakutan melanda dirinya lagi,, penyesalan yang menjadi beban terberatnya saat ini.

“ maaf Tuan “ Luhan dengan cepat berbalik,, sempat berharap namun kembali kecewa. “ iya ? “

“ anda Tuan Xi Luhan ? “ seorang perawat berdiri di ambang pintu dengan sebuah kotak di tangannya. Luhan berjengit kaget,, “ neh,, ada apa ? “. Perawat itu mengulurkan sebuah kota yang sejak tadi dipegannya,, “ ini titipan untuk anda “

“ saya ? “

“ iya Tuan “

luhan

Luhan menerima kotaknya,, perawat itu membungkuk dan pamit pergi. Kotak itu berwarna putih,, dengan pita perak diujung kanan atas. Membukanya dengan perlahan dan hati hati,, Luhan menemukan buku yang sudah sangat dia kenal. Ada sebuah surat diatasnya,,

Cinta adalah keajaiban …

Aku butuh waktuku sendiri untuk memulihkan semua, jangan mencariku karena kita tidak akan pernah bertemu lagi. Aku dan kau memang tidak ditakdirkan untuk bersama walaupun kita pernah bersama. Akan aku simpan kenangan kita sebagai sebuah keajaiban kecil yang pernah aku punya, sebagai peringatan bahwa cinta dan keajaiban tidaklah sama. Hiduplah dengan baik Luhan, karena sekarang kau telah berubah. Kau sudah percaya pada cinta dan keajaiban, itu sudah cukup untukmu menjalani hidup baru.

Selamat tinggal dan meskipun sulit mengatakannya, tapi aku sangat mencintaimu .. 

Choi Sooyoung

Flasback End,,

 luhe

Air mata meleleh dipipinya,, setiap saat .. setiap waktu .. penyesalan itu semakin besar dan melukainya. Hari itu bersama dengan teman-temannya,, Luhan datang ke gereja untuk berdoa pada malam natal. “ kau akan pulang sendiri atau pulang bersama kami hyung ? “ Sehun bertanya “ aku masih ingin disini,, kalian pulanglah dulu “

Setelah melambai pada temannya yang lain,, Luhan berjalan keluar dari dalam gereja. Salju mulai turun ke bumi,, indah tapi dingin.

“ Selamat Natal Sooyoung .. dimanapun kau berada “ dia bergumam dengan pahit. Dia mendongak dan menatap bulan yang mulai tertutupi awan gelap,,

825599069

“ Aku berjuang untuk menemukan mu yang aku tidak bisa melihat .. aku berjuang mendengar mu yang aku tidak bisa dengar .. “ Kembali menatap nanar kedepan,, air mata menetes perlahan dari matanya yang polos. Dia menarik buku ‘ Keajaiban Cinta ‘ dari dalam mantelnya.

“ aku menyesal tidak menjaga keajaiban yang telah kau berikan,, dan aku begitu tersiksa karena tidak bisa menemukan kau dimanamu kau berada sekarang .. “ dia berhenti sejenak, mengambil nafas sangat dalam sebelum melanjutkan “ cinta memang bukan untuk orang yang tidak percaya keajaiban .. “

.

.

.

TAMAT

Nb : masih ada kisah lain dari member EXO yang lain,, ditunggu ya #bow

Advertisements

17 thoughts on “[Series] Miracle In December – Luhan

  1. Pingback: [Series] Miracle In December – Luhan | Choi Sooyoung Fanfiction

  2. Pingback: [Series] Miracle In December – Luhan Ver | Choi Sooyoung Fanfiction

  3. Okee sipp dari yang sudah di post ini yang paling banyak mengurasa airmata 😦 Luhan nappeun masa cewe kayak Soo eonni di mainin emang boneka apaaa-_-
    Nice ff eonni :’D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s