[Series] Something Has Happend Chapter Two

Mereka bersahabat sejak SMP, Choi Sooyoung dan Kris Wu adalah sahabat baik yang selalu ada untuk satu sama lain. Persabatan mereka pasti mebuat iri semua orang. Kris adalah pemuda tampan yang kaya, berwajah sempurna, bertubuh tinggi, dan jago olahraga, sayangnya ketampanannya ini dimanfaatkannya untuk menggaet hati banyak wanita. Kris adalah playboy berkualitas tinggi yang membuat semua wanita bertekuk lutut padanya. Sementara Sooyoung adalah gadis cantik namun sangat tomboy, rambut panjangnya selalu diikat, dia jago bermain basket, baik, ramah, dan kebanyakan temannya adalah laki – laki. Semua wanita iri ada Sooyoung yang selalu mendapat perhatian Kris, Sooyoung juga selalu merasa nyaman setiap berada bersama Kris.

Sampai suatu hari..

Sooyoung mulai merasa tidak nyaman saat ada seseorang baru yang masuk ke dalam persahabatan mereka, apalagi saat Kris mulai tidak pernah menghabiskan waktu dengannya

Sooyoung mulai merasa egois untuk memiliki Kris seutuhnya, dia tidak suka jika Kris mendekati wanita – wanita yang tidak jelas, Sooyoung merasa ingin menjadi lebih dari sahabatnya. Lalu bagaimana jadinya saat persahabatan itu berubah jadi cinta, orang lain datang diantara mereka..

 

Bagaimana nasib persahabatan mereka selanjutnya ?

 

Apa Sooyoung akan mendapatkan balasan cintanya ?

.

.

Gambar

Something Has Happend

Title : Something Has Happend

Casting :

Sooyoung, Kris, Luhan, Changmin

Sub Cast :

SMEntertaiment

Rate : 15 (teenagers)

Genre : Romance

Note : Harap tinggalkan pesan !! ^^

Story by :

Dellia

.

.

.

Hari melelahkan yang lain pun berakhir di Universitas Genie,, begitu bel tanda usai jam sekolah berbunyi,, seluruh murid berlarian keluar kelas menuju gerbang sekolah. Sooyoung merapikan semua buku dan peralatan sekolahnya ke dalam tas dan berjalan keluar kelas bersama Amber dan Krystal

” Youngie !! ” sesorang memanggil Sooyoung dari belakang. Sooyoung kenal betul suara itu,, dia berbalik dan melihat Kris berdiri di ujung lorong sambil melambai padanya ” kami pergi dulu Soo,, ” Amber pamit pada Sooyoung

tumblr_mu16eo76dh1riav2to1_500

Sooyoung berjalan menghampiri Kris,, ” hya !! kenapa kau lama sekali huh ? aku sudah sangat lapar ” Sooyoung menggerutu ” Maaf,, aku ada sedikit urusan dengan Hyuna ” Kris mrenges ” Cihh ..apa kau benar benar akan mengencaninya ? ”

” Tidak,, siapa bilang ? ” Kris bertanya ” Entahlah, tapi kau kan memang suka dengan gadis-gadis seperti Hyuna. seksi, manja, dan … ” Sooyoung berhenti sejenak untuk berfikir ” dan apa ? ”

” dan sangat berisik ” kata Sooyoung ketus. Kris hanya tertawa melihat tingkah konyol Sooyoung,, dia mengacak rambut Sooyoung. ” Hya !! ” Sooyoung berteriak pada Kris ” Ah Youngie .. aku tidak bisa pulang denganmu hari ini ”

” Wae ? Kau akan pergi dengan Hyuna ? kalian sudah pacaran ? kau bilang kau tidak menyukainya ”

” apa yang sebenarnya kau makan tadi pagi ? hari ini kau banyak bicara ”

” aku hanya .. ”

” aku akan pulang dengan Tiffany ” Sooyoung sedikit terkejut,, dia menatap Kris ” T-Tiffany ? ” Sooyoung membelalak

sooyoung_time_machine_gif_by_blake4monthsss-d4vlc6y

” Hmm .. gadis cantik yang kita lihat tadi pagi ” kata Kris penuh semangat ” Ahhh .. ” Sooyoung hanya mengangguk ” aku sudah janji akan mengantarkan dia pulang hari ini, dia sangat cantik kan ? ”

” Ohh ..? Iya,, cantik sekali ” Sooyoung menjawab lirih ” Hya .. aku harus pergi sekarang, kami janji bertemu di depan kelasnya ” Sooyoung memberikan senyuman tipis pada Kris,, ” Aku akan mengenalkanmu padanya nanti,, aku pergi dulu Youngie ” Kris berlari meninggalkan Sooyoung yang masih berdiri di tempatnya,, ” ahk .. ” Sooyoung tiba-tiba merasakan ada sengatan kecil di dadanya,, ” aku rasa aku harus berhenti makan terlalu banyak ” gumamnya

Sooyoung sedang berjalan sendiri di pinggir lapangan menuju gerbang sekolah,, saat tiba – tiba seseorang memanggilnya “ Sooyoung !” Sooyoung berbalik dan melihat Luhan dan Kai berlari ke arahnya,, “ oh hai guys ! ada apa ?”

“ ada apa ??” tanya Kai keheranan “ tentu saja kita pulang bersama, bukankah biasanya seperti itu ?” katanya lagi

“ … “

“ kau baik – baik saja ? wajahmu pucat, kau tidak berkonsentrasi tadi dikelas ! aku memperhatikanmu hanya melihat keluar jendela !” kata Luhan khawatir “ aku baik – baik saja, hanya .. “

“ hanya apa ?” tanya Kai yang juga tiba – tiba merasa khawatir pada sahabatnya yang selalu terlihat ceria “ sejak tadi dadaku terasa sakit, mungkin karena saat istirahat aku makan terlalu cepat !”

“ benarkah kau tidak apa – apa ? apa perlu kita kerumah sakit ? ” Luhan memastika sekali lagi “ tidak apa – apa Luhan, aku hanya perlu istirahat !” kata Soo “ lain kali makanlah dengan pelan Soo “ kata Kai. Luhan merasa ada yang aneh pada Sooyoung. Selama enam tahun berteman denganya, Sooyoung tidak pernah sediam dan semurung ini.

.

.

.

Sejak hari itu Sooyoung mulai dekat dengan, dia yang biasanya hanya punya teman laki-laki sekarang punya seorang teman wanita, Tiffany. Mereka jadi sangat dekat setelah Kris memperkenalkan mereka berdua. Bagi Sooyoung, Tiffany adalah teman perempuan yang sangat baik, lucu, dan juga menyenangkan untuk diajak bicara. Selama ini Sooyoung tidak terlalu suka berteman dengan perembuan karena menurut Sooyoung mereka sangat merepotkan dan hanya menilainya dari penampilan. Namun Tiffany berbeda, dia ramah dan baik pada siapapun tanpa memilih-milih. Suatu hari Sooyoung dan Tiffany sedang makan di kantin saat tiba tiba Kris datang,,

“ Hai Youngie .. hai cantik “ Sooyoung hampir tersedak makanannya,, “ Hai Kris “ sapa Tiffany dengan ceria “ m-  mau a- apa kau kesini ? “ kata Sooyoung sambil masih mencoba mengatur nafasnya “ apa aku tidak boleh kesini ? “ Kris bertanya “ bukan begitu maksudku, seharusnya sekarang kau sedang berlatih basket dengan yang lain “

“ aku tahu, aku kesini untuk mengajak kalian berdua menonton latihan,, kami akan melakukan pertandingan “

“ kau tidak lihat aku sedang makan “ kata Sooyoung. Kris melirik Sooyong sebentar sebelum tersenyum pada Tiffany,, “ aku mau “ Tiffany terdengar bersemangat “ kalau begitu kita ke sana sekarang “ ajak Kris. Tiffany dan Kris sudah berdiri dan akan berjalan pergi saat kemudian,, “ aku ikut “

“ tadi kau bilang kau sedang makan “

“ aku sudah selesai “ kata Sooyoung sambil tersenyum lebar. Mereka bertiga berjalan ke menuju gedung olah raga. Disana sudah ada Luhan, Kai, Lay, Tao, dan Sehun menunggu. “  kemana saja kau ? kami menunggu kalian dari tadi “ kata Lay “ menjemput mereka “ kata Kris. Sooyoung dan Tiffany muncul dari balik pintu,, “ Hai semua “ Sooyoung menyapa dengan ceria “ Apa kabar ? “ sapa Tiffany dengan sopan sambil membungkuk “ Oh .. Hai Tiffany ssi “ Sehun membungkuk kecil

Mereka segera memulai pertandingan basket,, tiga melawan tiga,, Tao yang sedang cidera dengan terpaksa harus rela digantikan oleh Sooyoung. “ Youngie … “ Kris tiba-tiba merangkul Sooyoung dari belakang dan berbisik padanya “ Wae ? “ kata Sooyoung sedikit terkejut “ aku minta tolong padamu ? “

“ untuk ? “

“ kau tau Tiffany sedang menonton pertandingan kita kan? aku ingin kau mengalah padaku sekali ini saja. Dalam pertandingan nanti,, biarkan aku yang menang. Agar aku bisa terlihat keren di depan Tiffany  “

“ … “ Sooyoung hanya diam saja

“ Youngie !? “

“ Ahh .. wae ? “

“ kau mendengarku ? “

“ Aku tahu ! aku tahu ! Sekarang singkirkan tanganmu dariku “ kata Sooyoung sambil menyingkirkan tangan Kris dari bahunya, dia berjalan mendahului Kris sambil memegang dadanya yang terasa seperti tersengat lagi.

Pertandingan pun dimulai,, Sooyoung, Kai, dan Luhan menjadi satu tim melawan Kris, Sehun dan Lay. Pertandingan berlangsung dengan seru, mereka berusaha keras mendapatkan nilai tinggi. Tim Sooyoung yang pertama mendapat bola, Kai mendribel mendekat ke ring basket dan mengopernya pada Luhan yang berhasil mencetak angka pertama. Yang berikutnya Sehun berhasil merebut bola dari Kai dan mendekati ring basket, namun usahanya gagal saat dengan cepat Luhan bergerak dan mengambil bola dari tangan Sehun untuk dioperkan ke Sooyoung.  Tapi, seperti yang diminta Kris padanya, Sooyoung berulang kali harus menahan diri agar Kris bisa mencetak angka. Bertandingan berakhir dengan kemenangna dari tim Kris.

“ Youngie,, ada apa denganmu ? “ tanya Luhan “ permainanmu buruk sekali “ Kai menambahkan. Sooyoung melirik kearah Kris yang sedang mengobrol seru dengan Tiffany “ aku tidak apa apa,, hanya terlalu lelah “ katanya beralasan

Hari sudah mulai sore,, mereka semua mulai berkemas dan bergegas pulang. Sepanjang perjalanan menuju gerbang sekolah Kris dan Tiffany terus mengobrol tanpa henti. Kris berulang kali memamerkan kehebatannya dalam bermain basket pada Tiffany.

“ dasar pembual “ Tao menggerutu “ dia memang pantas disebut playboy “ kata Sehun “ tapi entah hanya perasaanku saja atau kalian juga bisa melihatnya, aku rasa Kris bersungguh sunggu kali ini “ kata Kai tiba-tiba. “ Maksudmu Kris benar-benar menyukai Tiffany ? “ tanya Lay. “ iyaaa kurasa begitu,, atau itu hanya perasaanku saja mungkin “

“ bagaimana menurutmu Soo ? “ tanya Sehun pada Sooyoung yang sedari tadi hanya diam saja

“ … “

“ Choi Sooyoung “ Sehun mengeraskan suaranya

“ Oh !! ada apa ?? “

“ kau tidak mendengarkan kami ? “ tanya Sehun “ ada apa denganmu akhir akhir ini ? kau sering melamun “ sekarang giliran Luhan yang sedari tadi juga diam saja untuk bertanya “ a – aku baik-baik saja,, tadi kau bertanya apa Sehun ? “

“ sudahlah lupakan “ jawab Sehun

“ kau benar benar tidak apa-apa ? “ tanya Kai khawatir

“ aku tidak apa-apa “

“ kau sedikit berubah akhir-akhir ini ? “ kata Lay

“ berubah bagaimana ? “

“ kau jadi sedikit .. pendiam “

“ bukanya kalian sendiri yang ingin agar aku bisa menjadi sedikit pendiam, kalian bilang aku terlalu cerewet “ omel Sooyoung. “ tapi kau lebih menakutkan saat diam “ jawab Tao enteng. Sooyoung melirik tajam pada Tao yang membuatnya bersembunyi dipunggung Sehun. “ ceritakan pada kami jika ada sesuatu yang terjadi padamu Youngie, kami semua kan sahabatmumu “ kata Luhan. “ ne appa “ Sooyoung tertawa lebar

.

.

Dua bulan kemudia,,

Setelah hari itu hidup Sooyoung semakin berubah,, Kris lebih sering menghabiskan waktu dengan Tiffany. Tampaknya Kris benar benar jatuh cinta pada Tiffany, dan sebagai sahabat yang baik Sooyoung berusaha untuk memahami keadaan. Tapi Sooyoung tidak mampu membohongi dirinya sendiri, dia merasa sangat kehilangan, seperti ada bagain dari dirinya yang hilang. Tapi bukan hanya Sooyoung yang merasakan perubahan, Luhan juga merasa ada yang berubah pada Sooyoung. Luhan sangat khawatir pada keadaan Sooyoung saat ini.

“ apa yang kau lakukan disini ? “ tanya Luhan yang tiba tiba muncul entah dari mana. Sooyoung sedang berbaring di atas rumput, di bawah sebuah pohon besar di belakang sekolah. “ OMO !! kau mengagetkan aku “ Sooyoung terlonjak kecil. “ maaf “ kata Luhan sambil tersenyum lebar, dia ikut berbaring disamping Sooyoung. “ kenapa kau kesini ? “ Sooyoung bertanya. “ aku tidak melihatmu dikantin bersama yang lain, jadi kau mencarimu kesini. Kau tidak makan bersama yang lain ? “

“ aku sedang tidak lapar “

“ food monster sepertimu tidak lapar ?? apa hari ini matahari terbit dari barat ?? “ Luhan menggoda “ HYA !! “ Sooyoung memukul bahu Luhan dengan keras “ apa harus matahari terbit dari barat agar aku tidak makan ? “

“ Auchh .. “ Luhan mengelus-elus bahunya yang sakit “ kau tidak pernah lupa jika tentang makanan kan ? “

“ aku hanya sedang tidak ingin makan “ Sooyoung merengus. “ aku tahu,, aku hanya bercanda “. Mereka kembali larut dalam diam, keduanya berbaring bersebelahan sambil menatap langit biru yang luas. “ Youngie .. “

sky-clouds-3wax

“ hmm .. “

“ kau pernah jatuh cinta? “ Sooyoung sedikit terkejut dengan pertanyaan Luhan. “ entahlah .. aku bahkan tidak tau apa artinya cinta “ Ini adalah jawaban yang jujur dari seorang Sooyoung. Meskipun sudah berumur 18 tahun, Choi Sooyoung tidak pernah merasakan jatuh cinta, atau lebih tepatnya mengerti artinya cinta. Dia banyak mendengar dari teman temannya tentang artinya cinta, tapi dia tidak pernah tau bagaimana rasanya.

“ mau kuberitahu ? “ Luhan bertanya, dia bangun dari posisi berbaringnya dan duduk menghadap Sooyoung, Sooyoung juga ikut bangun “ beri tahu tentang apa ? “ tanya Sooyoung polos. “ tentang artinya cinta, bodoh “

“ baiklah,, hari ini rusa akan memberitahu jerapah apa artinya cinta “ Sooyoung terkekeh sementara Luhan tertawa hanya kecil. “ Cinta itu jika kau mau melindungi orang lain lebih dari kau melindungi orang dirimu sendiri. Cinta itu jika kebahagiaannya juga menjadi kebahagiaan kita. Cinta adalah ketika kita menjadi orang yang kita cinta dan melakukan yang terbaik untuknya, karena seluruh hidupmu adalah hidupnya “

Sooyoung memperhatikan setiap perkataan Luhan dengan baik,, “ lalu bagaimana dengan jatuh cinta ? “ Sooyoung terdengar bersemangat seperti anak kecil yang baru pertama kali belajar menggambar

“ jatuh cinta itu saat dipikiranmu hanya ada dia, saat kau bahagia kau orang yang pertama kau ingat adalah dia, saat kau sedih orang yang kau ingat adalah dia, saat kau kesepian orang yang kau ingat hanya dia, hanya dia yang selalu muncul di pikiranmu “

Sooyoung tiba tiba teringat pada Kris, Kris lah yang selalu adadi saat Sooyoung sedih, Kris lah orang yang selalu bisa membuat Sooyoung bahagia, Kris lah .. Sooyoung menggelengkan kepalanya dengan cepat,, ‘ kenapa tiba tiba aku teringat Kris

“ ada apa Youngie “

“ ne ? “ Sooyoung malah menatap Luhan dengan heran

“ kenapa kau tiba tiba menggelengkan kepala ?? “

“ Ani !! aku hanya .. hanya .. ada nyamuk terbang di sekitar kepalaku “ Sooyoung beralasan

“ imut “ Luhan berbisik lirih

“ apa ? “

“ Tidak .. bukan apa apa “ Luhan hampir saja ketawan

Ring .. Ring .. Ring .. Bel tanda waktu istirahat tiba tiba terdengar,, Sooyoung dan Luhan berjalan bersamaan menuju kelas masing mereka.

 .

.

jatuh cinta itu saat dipikiranmu hanya ada dia ..

saat kau bahagia kau orang yang pertama kau ingat adalah dia ..

saat kau sedih orang yang kau ingat adalah dia ..

saat kau kesepian orang yang kau ingat hanya dia ..

hanya dia yang selalu muncul di pikiranmu ..

Navy blue girl teen room- Sam4

Setiap perkataan Luhan masih terngiang jelas di kepala Sooyoung, sejak siang tadi Sooyoung terus menerus memikirkannya,, dan setiap kali kalimat itu berakhir bayangan Kris selalu muncul. Sooyoung sedang berbaring di kamarnya, dia baru saja akan tertidu saat telefonnya berbunyi.

“ yeobseo “

“ Sooyoungie, kau dimana ?”

“ aku di kamarku,, ada apa Kris ?”

“ bisa kita bertemu di tempat biasa ? ada yang ingin kuceritakan padamu “

“ tentu Kris, aku segera kesana !” kata Soo bersemangat

Sejak tadi jam istirahat Sooyoung sama sekali tidak melihat Kris. Padahal setiap hari mereka selalu bersama kemanapun,, tadi juga Kris memintanya untuk pulang lebih dulu dan tidak menunggunya. Jujur saja, Sooyoung merindukan Kris.

park-bench-51321_640

Sooyoung sedang memarkirkan sepedanya saat mendengar seseorang memanggil namanya,, “ Youngie “ Kris yang sudah duduk disalah satu bangku di taman dekat rumah mereka berteriak begitu melihat Sooyoung datang. Sooyoung yang melihat Kris kemudian berlari dengan semangat dan duduk disebelahnya

“ ada apa Kris ? Apa kau membuat masalah lagi ?” tanya Sooyoung khawatir “ tentu saja tidak ! justru sebaliknya, aku punya berita besar Soo “ kata Kris bersemangat “ apa ?” Soo merasa sedikit heran “ aku jatuh cinta “

Sooyoung terdiam untuk beberapa detik,, hanya mentapa Kris dengan mata terbuka lebar dan sesekali berkedip kebingungan.  “ Kris, kau selalu jatuh cinta “ jawab Soo datar. “ tidak Soo, kali ini berbeda “ kata Kris putus asa. “ maksudmu ? apa yang berbeda ?”

“ aku jatuh cinta pada Tiffany !”

“ … “

“ aku tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya, begitu pertama kali melihatnya aku langsung berdebar – debar dan menyukainya saat itu juga. Aku bahkan sudah berfikir untuk memutuskan semua pacarku dan menanggalkan predikat playboyku untuk setia hanya pada satu gadis yaitu Tiffany “ kata Kris dengan bersemangat,, sebuah senyum kebahagiaan terukir di wajahnya yang tampan

“ … “

“ Sooyoungie ? “ kata Kris melambaikan tanganya di depan wajah Soo. “ o.. oh.. ya ? ” Sooyoung kembali sadar dari lamunannya. “ kau tidak mendengarkan ceritaku kan ?” tanya Kris. “ tidak Kris, tidak ! aku mendengarnya, aku mendengar semua, aku dengar dengan jelas.. “ kata Sooyoung lirih. “ jadi bagaimana menurutmu ? apa Tiffany akan menyukaiku juga ?”

“ apa ?” tanya Sooyoung keheranan, bukan karena tidak pahan apa yang dimaksudkan Kris, tapi lebih karena otaknya tiba-tiba terasa membeku.

Tiba – tiba Sooyoung merasakannya lagi, sesak dan perih yang sedari tadi siang dirasakannya. Secara reflek tangan Soo bergerak ke tempat dadanya terasa sakit, ia menggit bibir bawahnya menahan kesakitan. Sakitnya kali ini lebih dari yang dia rasakan siang tadi, kali ini Sooyoung juga tiba – tiba merasa sangat dingin padahal dia mengenakan pakaian yang tebal. Sayangnya Kris tidak menyadarinya,,

“ aku bertanya pendapatmu sebagai sahabat baikku,, apa yang sebaiknya kulakukan ?” kata Kris

” tunggulah sebentar lagi Kris,, biarkan Tiffay merasakan perasaanmu juga. Selama itu, tunjukanlah padanya bahwa dialah satu – satunya gadis yang dapat merubahmu. Gadis yang benar benar membuatmu jatuh cinta, gadis yang sangat berharga bagimu, gadis pertama yang kau cintai dengan setulus hatimu dan dengan seluruh hidupmu. Begitu Tiffany bisa merasakannya, maka dia pasti akan menerimamu ” Sooyoung mengakhirinya dengan senyum tipis yang dipaksakan sambil menahan sakitnya

” Kau yakin Soo ? ”

” tentu saja ! aku juga wanita sama seperti Tiffany, aku juga bisa merasakan cinta .. ” kata terakhir Sooyoung diucapkan sangat pelan hampir seperti bisikan ‘ benarkah aku bisa merasakan cinta ‘ Sooyoung membatin ‘ aku bahkan tidak tau apa itu cinta ‘

“ terima kasih Soo, kau benar – benar yang terbaik. Oh ya, tadi aku dan Tiffany mampir ke .. “

Sooyoung terus menatap wajah Kris yang begitu bersemangat, ada kebahagiaan yang lama tidak dilihat Sooyoung di wajah Kris. Apa ini semua karena Tiffany ? Apa tiffany begitu hebat sampai bisa membuat Kris berubah ?. pertanyaan itu terus terngiang di kepala Sooyoung. Tiba – tiba wajah Sooyoung menjadi sangat panas, matanya terasa berat. Entah kenapa, sakit dan sesak di dadanya semakin parah. Tubuhnya juga menggigil,,

“ Kris, aku rasa aku harus pulang “ kata Sooyoung tiba – tiba

“ Wae ? apa ibumu mencarimu ? “

“ tidak aku hanya .. “ Sooyoung berusaha mencari alasan yang tepat unutk menghindar. Sooyoung tidak mau Kris melihat dirinya yang berubah menjadi aneh.

“ aku akan mengantarmu “ kata Kris

“ tidak perlu “ kata Sooyoung sambil berdiri “ samapi bertemu besok “

Sooyoung berlari meninggalkan Kris yang keheranan, berlari secepat yang dia bisa, sejauh yang dia mampu. Dia hanya berfikir angin malam yang dingin akan memulihkan wajahnya yang terasa panas, dan dengan berlari cepat akan bisa menghilangkan sesak yang dirasakan. Tapi ternyata tidak,, Sooyoung sampai di sebuah sungai kecil saat dia berhenti untuk mengambil nafas.

“ ada apa denganku ?” bisiknya lirih

Sooyoung duduk di bangku dekat sana, dia mencoba menata nafasnya yang terengah – engah. Sakit di dadanya sama sekali belum hilang, justru semakin parah. Sampi tiba – tiba Sooyoung merasa ada yang mengalir dari dipipinya,, tangan Sooyoung bergerak menuju pipinya dan saat itu dia menyadari bahwa dia menangis.

oepY3

“ ada apa denganku ? kenapa aku harus menangis ? “

.

.

Bersambung

Coment please >u<

Advertisements

16 thoughts on “[Series] Something Has Happend Chapter Two

  1. Kasihan sooyoung. Kenapa kriss gk peka sama perasaan sooyoung? Tpi bukan salah kriss juga sih. Dari ff ini aku tarik kesimpulan kalo memang hubungan pertemanan pria-wanita gk mungkin murni cuma sbatas teman, pasti ada perasaan lebih meskipun singkat

  2. Kasian Soo eonn. Benerkan ku bilang Soo eonn itu suka sama Kris, cuman mungkin karna dia gak pernah jatuh cinta ya begini jadinya

    Kayaknya di part ini rada kecepetan deh alurnya. Tapi gak papa FF kamu masih seru
    Next~
    Ditunggu 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s